Pasangan Muda Berencana Menikah? Inilah 7 Tips Mengatur Keuangan Sebelum Menikah

By |2019-07-26T10:07:25+00:00July 25th, 2019|Knowledge|

Photo by Artem Beliaikin

Sering mendengar kampanye untuk menikah muda? Menikah muda bukanlah sebuah kesalahan, namun hal itu bukan berarti segalanya luput dari persiapan. Sebelum memutuskan untuk menikah, ada hal yang harus dipersiapkan mulai dari mental hingga keuangan. Bagi pasangan muda yang berencana menuju ke jenjang pernikahan, pastikan kamu sudah memiliki rencana ke depannya apa yang akan dicapai dan bagaimana cara mencapainya. Berikut ini 7 tips mengatur keuangan sebelum menikah yang harus kamu tahu dan persiapkan!

 

Loading...

1. Persiapan Pernikahan

Photo by sh112

Pasangan yang hendak menikah harus menyusun rencana bagaimana pernikahannya akan dilangsungkan, mulai dari prewedding, seserahan, lamaran, hingga resepsi pernikahan. Anggaran dari masing-masingnya pun harus direncanakan agar sesuai dengan keinginan. Banyak pasangan yang menginginkan adanya prewedding. Hal ini karena foto dan video prewedding merupakan hal yang timeless, tidak akan berubah termakan oleh waktu, dan pastinya bisa selalu kalian kenang. Namun kalian harus mempertimbangkan lagi, apakah perlu? Jika diperlukan, ingin melakukannya secara simple atau menggunakan jasa vendor?

Kamu harus mempertimbangkan pilihan terbaik jika ingin menggunakan jasa vendor. Pertimbangkan yang terbaik dari sisi budgeting, tema yang diinginkan, hal yang didapatkan, dan tentunya atas dasar kesepakatan bersama. Selain itu, kamu juga bisa memikirkan tema pernikahan apa yang kalian impikan, atau berapa orang yang akan diundang. Sesuaikanlah pilihan kamu dengan kemampuan dan tempat yang tersedia. Bagi perempuan, persiapan pernikahan dirasa lebih banyak mulai dari make up, hair do/hijab do, dan riasan-riasan lain nail art atau bahkan henna art. Jangan sampai tergiur hingga overbudget ya! Sebab kehidupan sesungguhnya baru akan kalian jalani setelah menikah.

 

2. Tabungan atau Aset

Photo by nattanan23

Tabungan adalah hal yang sangat penting untuk disiapkan sebelum menikah. Walaupun sebagian orang telah memiliki anggarannya sendiri dari orang tua untuk keperluan menikah, namun tabungan tetaplah hal penting yang harus kamu punya. Ada baiknya sejak usia muda, kamu sudah menyiapkan tabungan pribadi. Jika sudah memiliki pasangan dan berencana menuju jenjang yang serius, sebaiknya buatlah tabungan bersama agar dana yang ada lebih terjaga dan tidak dipakai oleh diri sendiri. Kamu juga bisa menggunakan dana yang dimiliki bersama untuk membeli aset agar bisa berkembang.

 

3. Mengetahui Tanggungan Pasangan

Photo by aiilolo

Banyak orang yang mengira jika setelah menikah tanggungan pasangan hanyalah dirinya seorang. Padahal, pasangan memiliki keluarga seperti orang tua, saudara kandung, atau saudara lain yang menjadi tanggungannya. Sebelum menikah, sebaiknya kamu harus mengetahui seberapa besar tanggungan dan harus bisa memperhitungkannya. Pendapatan yang didapatkan suami harus dibagi sebaik mungkin agar kebutuhan rumah tangganya sendiri dan keluarganya dapat terpenuhi.

 

4. Transparan

Photo by Free-Photos

Sifat transparan ini bisa kamu latih sejak mulai berpacaran, terlebih jika kamu menggunakan tabungan bersama. Hal ini penting agar kamu sudah mulai belajar memahami keuangan pasangan agar masa depan lebih bisa dipersiapkan dengan matang. Sebelum melangkah ke jenjang yang serius, kamu sebaiknya tahu berapa pendapatannya dan untuk apa dana itu digunakan. Kamu juga bisa saling mengingatkan apabila pasanganmu terlalu konsumtif ataupun boros. Tak perlu malu menyebutkan besaran pendapatanmu, sebab ini dibutuhkan untuk perencanaan anggaran nantinya. Kamu juga tidak perlu merasa tertekan atau insecure apabila ternyata gaji yang kamu dapat lebih kecil darinya.

 

5. Samakan Tujuan dan Target

Photo by kalhh

Setiap orang memiliki keinginan dan tujuan yang ingin dicapai. Dengan menikah, berarti hampir seluruhnya dijalani berdua termasuk dari segi finansial. Target apa yang ingin dicapai terlebih dahulu? Mulai dari tahun pertama menikah, hingga tahun-tahun berikutnya harus dipikirkan di awal agar kamu sudah paham mengenai target yang diinginkan pasangan.

Kendaraan, rumah, atau kalian ingin memulai bisnis bersama terlebih dahulu? Semuanya harus didiskusikan bersama agar tidak ada yang saling keberatan satu sama lain. Kamu juga harus memperhatikan kemampuan masing-masing dalam memilih target yang didahulukan.

 

6. Memiliki Asuransi

Photo by geralt

Bagi sebagian orang, mungkin asuransi bukanlah hal yang penting. Namun, adanya asuransi ini bisa meminimalisir resiko yang muncul di kemudian hari. Kita tidak bisa menduga kapan musibah, penyakit dan kematian akan datang, namun setidaknya hal tersebut bisa dipersiapkan. Kamu bisa memilih asuransi mana yang mau kamu miliki, asuransi jiwa, asuransi kesehatan, atau keduanya?

Saat ini, bahkan kamu sudah bisa memiliki asuransi kesehatan hanya dengan membayar iuran sebesar Rp. 25.500 per bulan (iuran minimal BPJS Kesehatan) dan sudah mendapatkan manfaat perawatan di rumah sakit dan obat-obatan. Jika sewaktu-waktu kamu sakit, uang tabunganmu tetap aman sebab adanya asuransi.

 

7. Memahami Sumber Pendapatan

Photo by stevepb

Ketika memutuskan untuk menikah, itu artinya segalanya dijalani berdua. Sebagian perempuan yang memutuskan untuk menikah muda berharap finansialnya akan ditanggung oleh suaminya dan kehidupan akan terjamin. Anggapan itu bisa jadi tidak sepenuhnya benar, sebab saat menjalani rumah tangga pun anggaran yang dikeluarkan akan lebih besar dibanding ketika sendiri.

Untuk itu, bagi perempuan harus mendiskusikan apakah nantinya akan bekerja atau tidak. Apabila memutuskan untuk tidak bekerja, pastikan pendapatan suami sudah mencukupi untuk rumah tangga yang dijalani. Memulai usaha bersama pun bisa menjadi salah satu pilihan pasangan muda untuk menambah pemasukan.

 

Menikah bukan hanya soal cinta saja. Segala kemungkinan yang dihadapi harus dipersiapkan dengan matang. Komunikasi, kedewasaan, dan komitmen untuk setia menjalani hidup bersama-sama pun harus ada sebelum memutuskan untuk menikah. Kamu juga harus bisa mengatur dari awal bagaimana jika nantinya terjadi masalah keuangan dan kapan waktu yang tepat untuk membicarakan hal tersebut.

Semoga bermanfaat!

 

Loading...