Jangan Panik, Ini Hal yang Harus dilakukan Sebelum, Saat, dan Setelah Gempa Bumi Terjadi

By |2019-07-16T18:10:56+00:00July 16th, 2019|Knowledge|

Photo by Angelo_Giordano

Gempa bumi bisa terjadi kapan saja, terlebih bagi kita yang tinggal di negara yang termasuk dalam ring of fire atau cincin api. Untuk itu, kita harus mempersiapkan berbagai hal supaya bisa meminimalkan resiko dan dampak gempa bumi, serta tetap dapat bertahan hidup ketika bencana alam tersebut terjadi.  Jadi, apa saja yang harus kita lakukan? Simak berikut ini hal-hal yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadinya gempa bumi.

 

Loading...

Sebelum Gempa Bumi

Photo by Pixabay

Untuk mencegah dampak yang ditimbulkan akibat gempa bumi, ada langkah-langkah yang bisa kamu lakukan, diantaranya:

1. Posisi tempat tinggal

Pastikan bahwa struktur dan letak tanah kamu jauh dari bahaya yang disebabkan gempa bumi. Kamu harus mengamati dan memahami keadaan sekitar, apakah ada potensi tanah longsor atau rekahan tanah yang bisa ditimbulkan akibat gempa bumi.

 

2. Siapkan tempat berlindung

Perhatikan dan ingat-ingat letak pintu, lift, serta tangga darurat yang ada di bangunan kantor, sekolah, ataupun kampus tempat kamu berada. Dengan itu, apabila terjadi gempa bumi kamu sudah mengetahui kemana tempat untuk menyelamatkan diri dan berlindung.

 

3. Persiapan rutin di rumah atau kantor

Simpanlah bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah. Hal ini agar menghindari terjadinya kebakaran. Apabila sedang tidak digunakan, jangan lupa untuk selalu mematikan air, gas, dan listrik.

 

4. Perhatikan benda sekitar

Penyebab celaka yang paling banyak ketika gempa bumi adalah kejatuhan benda seperi lemari dan kabinet. Kamu bisa mengaturnya agar menempel di dinding dengan menempelkan paku atau mengikatnya. Cek kestabilan benda yang dapat terjatuh ketika gempa bumi.

 

5. Siapkan peralatan survival

Selalu siapkan kotak P3K, lampu senter, air dan makanan di beberapa tempat yang letaknya strategis dan mudah ditemukan. Sehingga apabila kamu terjebak reruntuhan, kamu bisa bertahan dengan peralatan yang sudah disiapkan tersebut.

 

Saat Gempa Bumi

Photo by Angelo_Giordano

Gempa bumi bisa terjadi kapan saja, untuk itu kita harus mengetahui apa saja yang harus dilakukan saat itu. Butuh tindakan cepat untuk meminimalisir resiko yang timbul, diantaranya:

1. Jika di dalam ruangan

Ketika berada di dalam ruangan dan tidak sempat untuk menyelamatkan diri keluar, kamu harus melindungi kepala dan badan dari reruntuhan yang mungkin jatuh. Kamu bisa berlindung dibawah meja yang dirasa kokoh dan hindari berada di sebelah benda-benda yang mungkin menimpamu.

 

2. Jika diluar ruangan

Jika berada di luar ruangan, berlarilah ke area dengan tanah yang lapang untuk menghndari bangunan yang si sekitar yang mungkin roboh seperti gedung dan tiang listrik. Perhatikan pula tempat kamu berpijak, hindari dan menjauhlah dari rekahan tanah.

 

3. Jika di Kendaraan

Menepi dan turunlah dari kendaraan yang kamu bawa saat itu. Kamu perlu menjauh dari kendaraan untuk menghindari rekahan tanah atau bahkan kebakaran yang terjadi. Tinggalkan dahulu kendaraan tersebut dan selamatkan dirimu.

 

4. Jika berada di Pantai

Apabila gempa terasa di pantai, ada kemungkinan lain yang dapat terjadi yaitu gelombang terjadi. Beberapa gempa yang terjadi di laut dapat berpotensi tsunami. Untuk itu, jauhi bibir pantai dan lari ke tempat lebih tinggi, menghindari terjadinya gelombang tsunami. Pantau selalu himbauan dan informasi dari pemerintah untuk mengetahui potensi gempa bumi yang terjadi.

 

5. Jika berada di Pegunungan

Hal yang dapat kamu lakukan ketika terjadi gempa bumi jika berada di gunung adalah dengan menjauhi tebing yang dapat terjadi longsor. Perhatikan juga keadaan sekitar dan pijakan, jauhi retakan tanah. Selalu jaga kekompakan tim dan usahakan jangan terpisah satu sama lain dengan teman seperjalanan.

 

Setelah Gempa Bumi 

Photo by Angelo_Giordano

Ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan ketika gempa bumi telah terjadi, yaitu:

1. Jika di dalam ruangan

Jika gempa bumi telah selesai, keluarlah dari ruangan dengan tenang. Waspadalah terhadap benda-benda yang mungkin menimpamu karena telah bergeser akibat gempa. Jika ada yang terluka, cari pertolongan segera di sekitarmu dengan mencari P3K atau tim penyelamat.

 

2. Periksa keadaan sekitar

Pascagempa biasanya keadaan bisa menjadi porak-poranda. Namun kamu harus tetap jeli terhadap kemungkinan yang timbul setelah gempa bumi. Periksalah keadaan sekitar sambil menyelamatkan diri. Jika terjadi arus pendek atau kebocoran gas, segera menjauhlah dari tempat tersebut.

 

3. Jangan masuk ke bangunan setelah gempa

Setelah gempa terjadi, bisa jadi masih ada orang atau pun barang-barang penting yang tertinggal di bangunan tersebut. Namun, jangan masuk ke bangunan sebelum kamu yakin bahwa bangunan tersebut masih kokoh setelah gempa terjadi karena kemungkinan masih akan ada reruntuhan yang jatuh. Tetap berada di area yang lapang sebab khawatir akan adanya gempa susulan yang terjadi. Pastikan informasi yang kamu dapat akurat dan bersumber resmi dari pemerintah ya!

 

4. Lapor

Jika gempa telah selesai, laporkanlah dampak gempa bumi kamu rasakan melalui telpon darurat ke 112 atau 115 untuk menghubungi SAR. Selain itu, saat ini pemerintah pun sudah memiliki aplikasi sendiri yang bernama WRS Mobile yang bisa diakses di handphone untuk memudahkan pelaporanmu. Aplikasi ini juga terhubung langsung dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sehingga informasi mengenai gempa bumi dan potensi tsunami bisa secara cepat kamu dapatkan.

 

5. Berdoa

Berusahalah untuk tenang dan tidak panik. Berserah dirilah kepada yang Maha Kuasa. Sebanyak apapun usaha kita dalam menghadapi gempa bumi, jangan lupa untuk selalu berdoa kepada Tuhan YME untuk keselamatan dan keamanan diri kita.

Loading...