10 Gejala Darah Kotor yang Sesungguhnya dan Cara Menanganinya dengan Benar

By |2018-11-07T19:33:34+00:00February 9th, 2017|Health|

Source: Qimono

Dalam dunia kedokteran, sesungguhnya istilah darah kotor merupakan kondisi darah yang tak lagi mengandung oksigen atau deoxygenated blood. Hal ini tentu sangat berbeda dengan anggapan di tengah masyarakat mengenai darah kotor yang menjadi penyebab bisul atau jerawat. Darah yang minim kandungan oksigen akan membuat metabolisme menjadi terganggu sehingga menimbulkan banyak gangguan pada fungsinya. Lantas apa sajakah tandanya jika seseorang memiliki darah kotor dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini:

1. Kesemutan

Source: Wolfblur

Loading...

Mungkin suatu ketika saat hendak berdiri dari posisi duduk, kaki terasa kesemutan seperti mati rasa. Hal ini terjadi karena sirkulasi peredaran darah kurang lancar, sehingga darah kotor yang mengandung karbondioksida yang seharusnya di bersihkan menjadi terhambat. Meskipun hat tersebut normal dan lumrah terjadi, namun jika kesemutan hingga mati rasa sangat sering terjadi dan membuat aktifitas terganggu perlu diwaspadai kemungkinan yang mengarah pada kondisi yang lebih serius.

Konsumsi makanan kaya zat besi seperti daging, kacang-kacangan juga sayuran hijau dapat membantu meningkatkan produksi sel darah merah. Sehingga turut membantu meningkatkan sirkulasi darah sehat yang penuh oksigen dalam tubuh.

2. Penurunan Fungsi Kognitif

Source: Pexels

Sama seperti bagian lain dari tubuh kita, otak bahkan mungkin lebih membutuhkan pasokan darah yang lebih sehat untuk dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Ketika sirkulasi darah tidak lancar dan hanya dipenuhi dengan darah kotor yang tidak sehat, kemampuan kognitif pun ikut melambat juga. Jika seringkali merasa kesulitan untuk berpikir secara jernih atau merasa ingatan tak sebaik dulu, hal ini mungkin saja merupakan pertanda bahwa sirkulasi darah dalam tubuh sedang bermasalah.

Perhatikan asupan makanan agar metabolisme tubuh tetap terjaga, nutrisi yang cukup dan seimbang disertai pengurangan lemak akan membantu penyerapan nutrisi dengan lebih baik. Sehingga suplai oksigen dalam darah dapat tercukupi.

3. Hilangnya Nafsu Makan

Source: Unsplash

Gejala yang ditimbulkan dari sirkulasi darah kotor yang selanjutnya ialah hilangnya nafsu makan. Sistem pencernaan membutuhkan darah untuk membantu proses pencernaan makanan dan mengedarkan nutrisi yang telah diproses ke seluruh tubuh. Ketika sirkulasi darah menjadi lambat, hal ini dapat membuat sistem pencernaan menjadi terganggu.

Selain hilang nafsu makan, hal tersebut juga akan membuat tubuh kekurangan nutrisi dan tubuh menjadi lemas tak berdaya. Solusinya ialah dengan mengkonsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung kalium dan magnesium secara cukup, seperti pisang dan juga tomat serta sayuran yang berwarna hijau.

4. Terganggunya Sistem Pencernaan

Source: Bodymybody

Sirkulasi darah yang buruk di dalam saluran pencernaan lebih lanjut lagi tidak hanya dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan. Sebab dapat menghambat penyerapan nutrisi yang diperlukan tubuh. Darah kotor yang minim oksigen akan membuat sistem pencernaan tak mampu bekerja maksimal. Sehingga makanan tidak akan tercerna dengan baik yang dapat menyebabkan mual, susah buang air besar, atau masalah pencernaan lainnya. Hal ini dapat dengan mudah didiagnosa dengan demikian tidak perlu di berikan obat-obatan.

 5. Kekebalan Tubuh Menurun

Source: Gfhjkm123

Sirkulasi darah memegang peranan yang cukup vital dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Darah kotor yang menumpuk akan membuat sirkulasi darah menjadi buruk dan tidak lancar. Sehingga vitamin dan mineral yang seharusnya digunakan tubuh untuk melawan infeksi mungkin tidak dapat terdistribusikan dengan baik. Selain itu, sistem pencernaan yang juga bermasalah akan membuat mineral dan vitamin penting tidak dapat tercerna dengan baik. Bila hal ini berlanjut segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan secara tepat.

6. Selalu Merasa Lelah

Source: Alexvan

Ketika sistem peredaran darah tidak lancar, maka kemampuannya untuk mengedarkan oksigen, vitamin, dan mineral ke seluruh tubuh menjadi tidak maksimal. Ini mengapa sistem metabolisme tubuh akan terganggu dan tubuh akam kesulitan mendapatkan asupan nutrisi secara cukup. Kondisi yang demikian akan membuat tubuh menghemat energi, sehingga tubuh selalu merasa kelelaha.

Hal tersebut pun juga membuat kegiatan menjadi terganggu dan membuat produktifitas ikut menurun. Istirahat cukup dan juga disarankan untuk melakukan diet rendah natrium. Sebab hal tersebut dapat meningkatkan kinerja ginjal dan membantu sirkulasi darah sehat yang penuh oksigen ke seluruh tubuh.

 7. Merasa kedinginan

Source: Qimono

Saat sirkulasi peredarah darah dalam tubuh tidak lancar dan hanya membawa darah kotor yang banyak mengandung karbondioksida saja akan membuat tubuh tak cukup mendapatkan suplai oksigen. Hal tersebut akan menyebabkan bagian – bagian tubuh merasa jauh lebih dingin daripada bagian tubuh lainnya. Hal ini terjadi karena darah yang penuh oksigen membawa suhu panas yang kemudian disalurkan ke seluruh tubuh. Karenanya suhu tubuh pada orang yang normal dan sehat akan terasa lebih hangat.

8. Memiliki Lingkaran Hitam di Bawah Mata

Source: 422694

Satu lagi tanda bahwa sirkulasi darah tidak dalam kondisi lancar ialah adanya lingkaran hitam di bawah mata. Hal ini terjadi karena tubuh kurang beristirahat mungkin juga karena insomnia atau gangguan tidur. Gangguan tersebut sangat mungkin disebabkan oleh aliran peredaran darah yang kurang lancar dan tubuh kekurangan suplai oksigen yang menyebabkan darah kotor. Dengan mencukupi kebutuhan nutrisi serta tmembeeika tubuh waktu istirahat yang cukup akan mengurangi masalah lingkaran hitam dinbawah mata.

 9. Kaki dan Tangan Terlihat Membengkak

Source: Soysuperfer

Dalam kasus yang parah, sirkulasi darah yang buruk dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan pada tangan dan kaki. Hal ini terjadi karena tubuh tak mampu menjaga keseimbangan nutrisi serta metabolisme. Ketika terjadi malfungsi pada sistem peredaran darah, hal tersebut dapat menyebabkan bagian tubuh tampak membengkak.

Hal ini bila di biarkan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, cegah dengan melakukan aktifitas fisik yang rutin. Misalnya berolah raga di pagi hari atau senam. Hal tersebut akan membantu sirkulasi darah kotor menumpuk di satu bagian saja dalam waktu yang lama.

 10. Peradangan pada Kulit

Source: Alexas_fotos

Gejala lain yang juga karena disebabkan dari sirkulasi darah yang buruk ialah munculnya peradangan pada kulit, seringkali muncul di daerah sekitar pergelangan kaki dan lutut. Jika memiliki ruam atau luka pada kaki atau bagian tubuh lain yang tak kunjung sembuh, hal ini bisa jadi merupakan tanda bahwa sirkulasi perdaran darah dalam tubuh tidak lancar.

Dan tubuh hanya dipenuhi darah kotor tanpa oksigen sehingga proses penyembuhan akibat peradangan menjadi lebih lama dan sulit sembuh. Konsumsi makanan seimbang yang kaya vitamin dan mineral akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta regenerasi sel yang rusak menjadi lebih cepat.

Darah kotor sesungguhnya merupakan istilah dan bukan makna yang sebenarnya. Dan istilah tersebut merujuk pada sebuah kondisi dimana darah mengalami kekurangan oksigen. Sehingga mengganggu sistem metabolisme tubuh secara menyeluruh.

Keep your body fit as always, Ladies!

Loading...