Ini 10 Hal Penting Mengenai Anak Nakal Yang Perlu Dipahami Oleh Orangtua

By |2018-11-07T04:31:31+00:00January 15th, 2017|Family|


Source: Unsplash

Terkadang kita seringkali menyebut anak yang suka mengganggu, berkelahi dengan temannya atau suka berkata-kata kasar serta tidak patuh pada orang tua sebagai anak nakal. Perlu diingat bahwa memberi predikat pada anak sebagai anak nakal, akan sangat berpengaruh pada perkembangan psikologisnya kelak. Sebab sebutan anak nakal memiliki makna yang kurang baik. Sesungguhnya perilaku anak nakal tersebut tak lepas dari pengaruh orang tua, namun pernahkah mengenal kepridadian anak sebelum menyebutnya anak nakal? Simak selengkapnya.

1. Butuh Perhatian


Source: TaniaVdB

Seorang anak terkadang punya caranya sendiri untuk menarik perhatian dari orang tuanya, seperti berteriak membuat kebisingan terutama bila kedua orang tua sedang sibuk. Namun terkadang orang tua bukannya memberi perhatian justru memarahi anak dan menyebutnya anak nakal. Jika orang tua tidak tanggap dengan hal ini dan membiarkannya, nantinya anak akan benar-benar tumbuh menjadi anak yang nakal.

 2. Kurang Kasih Sayang


Source: Greyebaby

Seorang anak yang tumbuh dengan kasih sayang yang kurang dapat berpengaruh terhadap perkembangan emosinya. Anak menjadi kurang memiliki empati terhadap orang lain karena ia pun tak mendapatkan empati dari lingkungannya, terutama rumah. Ketika kasih sayang yang didapat anak kurang, maka anak dapat tumbuh menjadi anak yang nakal. Jadi sesungguhnya anak nakal karena butuh kasih sayang yang lebih, agar anak mampu belajar menyayangi dan berperilaku baik pada orang lain.

 3. Pengaruh Lingkungan


Source: Greyebaby

Anak akan tumbuh dan berkembang sesuai dengan kondisi lingkungan di sekitarnya. Dengan kata lain, sifat dan perilaku anak nakal tak lepas dari apa yang ia dapatkan di lingkungannya. Baik lingkungan keluarga maupun lingkungan sosial. Dengan membatasi pergaulan anak agar tak terpengaruh lingkungan bukanlah hal yang tepat, justru ini akan membuat anak menjadi anti sosial. Didik dan juga bekali anak dengan kasih sayang dan perhatian serta selalu terapkan disiplin  dan tidak menjadi anak nakal.

 4. Kasih Sayang Berlebih


Source: Lela Jhonson

Anak yang kurang kasih sayang dapat tumbuh menjadi anak nakal, namun dengan memberinya kasih sayang yang berlebih pun juga dapat memicu kenakalan pada anak. Dengan selalu menuruti semua permintaan anak, sebagai cara memberinya kasih sayang bukanlah cara yang tepat dalam mendidik anak nakal. Ini justru dapat membuat anak tumbh menjadi anak yang malas dan kurang kreatif karena selalu mengandalkan orang lain untuk memenuhi keinginannya.

 5. Pernah Menerima Kekerasan


Source: Counselling

Seorang anak yang pernah mengalami atau medapat perlakuan yang kasar, bisa tumbuh menjadi anak yang nakal. Bisa saja orang tedekat yang memberi perlakuan kasar pada anak, misal orang tua maupun saudara seperti kakak. Perlakuan kasar yang diterima saat berada di rumah dapat dialihkan sewaktu anak berada disekolah dengan berbuat kasar pada teman-temannya. Perlu diketahui, bahwa perlakuan kasar terhadap anak apapun alasan yang mendasarinya adalah salah. Jadi stop kekerasan terhadap anak.

 6. Hiperaktif


Source: Tookapic

Seorang anak yang hiperaktif, cenderung di sebut sebagai anak nakal. Ini karena belum banyaknya pengetahuan yang diperoleh orang tua hingga sebutan anak nakal diberikan kepada anak. Sesungguhnya hiperaktif adalah sebuah gangguan perilaku pada anak yang ditandai dengan perilaku anak yang suka berteriak, susah di kontrol dan menjadi mudah marah. Meski belum ditemukan penyebab pastinya, namun anak yang hiperaktif tetaplah anak yang juga membutuhkan kasih sayang dari orang tua. Meski demikian orang tua pun tidak boleh berbuat kasar pada anak.

 7. Pengaruh Orang Tua


Source: Josh Willink

Jika orang tua suka berkata kasar dan membentak anak serta tak pernah memberi kata-kata yang lembut untuk anak, maka jangan pernah berharap jika anak tak tumbuh menjadi anak nakal. Ini karena apapun perilaku anak merupakan cerminan langsung dari perilaku orang tua. Maka, sebelum membentak atau memarahi anak dengan kata-kata kasar, introspeksilah terlebih dulu nilai apa yang sudah ditanamkan pada anak. Sebab anak merupakan seorang peniru yang ulung.

 8. Pergaulan


Source: Kasuma

Meski bukan seorang anak nakal, namun bila setiap hari setiap saat selalu bergaul dan juga berkawan dengan anak nakal lain maka lambat laun juga akan terpengaruh. Ini karena sikap dan perilaku buruk mudah sekali ditiru daipada perilaku yang baik. Meskipun membatasi pergaulan anak bukanlah cara yang tepat namun orang tua perlu mengetahui dengan siapa saja anak berteman dan berkawan.

9.  Ekspektasi Berlebih


Source: Unsplash

Kadang-kadang orang tua memberikan batasan yang cukup tinggi untuk dicapai seorang anak, tanpa mau memahami seperti apa keadaan anak yang sesungguhnya. Tentunya hal ini dapat menimbulkan tekanan pada batin seorang anak yang mampu mengubahnya menjadi anak nakal. Karena anak yang berada dibawah tekanan akan mampu melakukan hal buruk diluar kendali sebab merasa keinginannya telah diabaikan.

 10. Memiliki Kreatifitas Berlebih


Source: unsplash

Kreatifitas memang sangat penting untuk membuat anak mampu mengeksplorasi dunia disekitarnya. Namun adakalanya kreatifitas anak ini dapat menghadirkan hal buruk bagi anak. Dalam hal ini prang orang tua sangat diperlukan untuk mendukung dan mengarahkan kreatifitas anak agar sesuai dengan jalurnya dan tidak mengganggu dan membahayakan orang lain.

Sesungguhnya memberi sebutan yang buruk pada anak dapat membuat anak menganggap dirinya seperti sebutan yang diberikan padanya. Dengan mengenal anak nakal lebih mendalam dan mengetahui penyebabnya, akan membuat orang tua dapat mengatasi anak yang nakal.

Selalu sayangi anak-anak!