5 Fakta dan Bahaya Diet Keto yang Perlu Kamu Waspadai

By |2019-05-07T15:03:48+00:00May 7th, 2019|Health|0 Comments

Diet keto adalah salah satu jenis diet yang populer akhir-akhir ini. Banyak orang membicarakannya, bahkan para artis luar negeri juga ikut mencobanya. Jenis diet ini dipercaya dapat menurunkan berat badan secara cepat dalam waktu singkat.

Diet keto sendiri dilakukan dengan cara mengubah pola asupan makanan, yang biasanya makanan kita didominasi oleh karbohidrat kini diganti dengan lemak. Mungkin kedengarannya aneh, sebab selama ini yang kita tahu justru lemak yang memicu penambahan berat badan. Nah, untuk memuaskan rasa penasaranmu, yuk coba simak dulu 5 fakta mengenai diet keto.

  1. Memicu Pembakaran Lemak

Photo by herbexhealth

Umumnya, tubuh kita membakar karbohidrat untuk menghasilkan glukosa. Glukosa dibutuhkan sebagai sumber energi utama bagi tubuh. Namun, saat melakukan diet keto, tubuh akan berangsung-angsur beradaptasi dengan pola asupan makanan. Karena jumlah karbohidrat dikurangi, tubuh akan membakar lemak untuk menghasilkan glukosa dan trigliserida.

Loading...

 

  1. Mendorong Terjadinya Ketosis

Photo by vice.com

Penganut diet keto umumnya menerapkan komposisi asupan makanan yang terdiri dari 70 persen lemak, 20 persen protein, dan 10 persen karbohidrat. Komposisi ini sengaja dibuat supaya tubuh dapat melakukan ketosis, yaitu proses menghasilkan keton dari pembakaran lemak.

Namun dalam penerapannya, untuk sampai ke titik ini perlu usaha dan tekad yang kuat. Saat mulai melakukan diet keto, kamu mungkin akan merasakan berbagai ketidaknyamanan, seperti sakit kepala, kesulitan fokus, susah tidur, dan berbagai kendala lainnya.

 

  1. Diet Gampang yang Tidak Menyiksa

Salah satu kelebihan dari diet keto adalah diet ini tidak menyiksa seperti halnya diet lain yang membatasi jumlah asupan makanan. Saat menerapkan diet keto, kamu masih dapat makan dengan normal tiga kali sehari.

Hanya saja, memang ada jenis makanan yang menjadi pantangan, yaitu makanan yang memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi, misalnya saja kacang dan berbagai jenis polongan, makanan bertepung seperti ubi dan kentang, serta buah-buahan berkarbohidrat tinggi seperti apel dan pisang. Namun tenang saja, ada lebih banyak pilihan makanan yang diperbolehkan, misalnya saja telur, ikan, alpukat, dan makanan lain yang berkarbohidrat rendah.

 

  1. Bukan Berarti Bebas Makan Sembarang Lemak

Photo by Anna Pelzer

Banyak orang berpikir bahwa dengan melakukan diet keto berarti bebas makan apapun selain karbohidrat. Tapi sebenarnya, pemikiran seperti ini keliru. Sebab, lemak terdiri dari beberapa jenis. Ada lemak yang menguntungkan dan ada pula yang merugikan.

Nah, saat menjalankan diet keto, kamu dilarang makan lemak yang merugikan seperti lemak jenuh. Pilihlah lemak-lemak baik dan berkualitas tinggi, seperti lemak dari minyak zaitun atau minyak ikan.

 

  1. Mampu Membantu Mengatasi Berbagai Masalah Kesehatan

Diet keto ternyata tidak hanya diaplikasikan sebatas untuk tujuan menurunkan berat badan saja, diet ini sudah sejak lama diterapkan untuk mengatasi masalah obesitas dan epilepsi. Selain itu, diet keto juga dapat digunakan sebagai terapi beberapa jenis penyakit kronis, seperti penyakit jantung, kanker, dan diabetes.

 

Bahaya Diet Keto

Melihat lima fakta tersebut, mungkin kamu akan berpikir bahwa diet keto adalah diet gampang yang mudah diterapkan. Namun sebelum mencobanya, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu perhatikan. Sebab, tidak semua orang dapat cocok dengan diet ini. Oleh karena itu, coba simak dulu bahaya diet keto berikut ini.

  • Memicu Berbagai Masalah Kesehatan

Photo by nurulnetku

Adanya transisi dari pembakaran karbohidrat ke pembakaran lemak ternyata dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, terutama pencernaan. Tidak semua orang bisa beradaptasi dengan mudah saat masuk ke proses ketosis. Kebanyakan keluhan dikarenakan kondisi tubuh yang mudah lelah, tetapi ada juga yang merasa sakit sampai muntah. Namun, kondisi ini akan berangsur membaik dalam beberapa hari. Dengan minum banyak air dipercaya dapat mengurangi efek dari ketosis ini.

 

  • Ketoasidosis

Sedikit jumlah keton dalam darah mungkin tidak akan terlalu berdampak, tapi apabila sudah melewati batas, hal ini akan berbahaya dan memicu terjadinya ketoasidosis. Para pengidap diabetes perlu lebih waspada, sebab tingginya keton dalam darah akan merusak hati, ginjal, dan otak.

 

  • Mengurangi Massa Otot

Nah, bahaya diet keto yang satu ini perlu kamu pertimbangkan. Turunnya massa otot ini akan sangat mengganggu metabolisme tubuhmu.  Kamu juga akan kesulitan menjaga berat badan saat kamu tidak lagi menjalankan diet ini. Sebab, dengan massa otot yang rendah, tubuhmu akan membakar kalori lebih sedikit.

Sekian dulu pembahasan kita mengenai fakta dan bahaya diet keto. Sampai bertemu di artikel selanjutnya!

 

Loading...

Leave A Comment