15 Fakta tentang Pakaian Adat Maluku

By |2018-11-08T05:37:00+00:00April 9th, 2017|Knowledge|

https://www.instagram.com/p/BSEZeToB7M8/

Maluku adalah salah satu pulau yang berada di Indonesia bagian timur. Daerah yang dikenal kaya dengan rempah-rempah ini juga menyimpan tradisi eksotik, termasuk dalam berbusana. Maluku memiliki ragam pakaian adat yang merupakan peninggalan masa lalu yang dilestarikan hingga kini. Mengetahui fakta tentang pakaian adat Maluku tentu bisa menambah pengetahuanmu tentang khasanah budaya Nusantara. Berikut 15 fakta tentang pakaian adat Maluku:

1. Baju Cele

Baju Cele adalah pakaian adat yang terkenal di daerah Maluku. Memiliki motif garis-garis yang geometris dan berwarna merah. Sebagai kelengkapan pakaian adat, baju cele biasanya dipakai dengan tambahan kain salele yang disarungkan dari luar. Baju Cele versi lengkap biasanya digunakan dalam upacara adat atau dipakai oleh orang-orang tertentu. Sedangkan baju cele biasa dapat digunakan untuk acara yang tidak terlalu formal.

2. Kain Salele

https://www.instagram.com/p/9aU71tqStl/

Kain Salele digunakan untuk melengkapi baju cele. Berupa kain panjang yang dililitkan ke bagian atas tubuh dan melapisi baju cele sampai ke batas lutut. Kain salele biasanya memiliki warna senada dengan baju cele sehingga keduanya terlihat serasi dan saling melengkapi. Meskipun terlihat sederhana tetapi baju cele dan kain salele sebenarnya memiliki nilai filosofi yang tinggi.

3. Nona Rok

https://www.instagram.com/p/BNS5tKNjH8Z/

Jenis pakaian adat lainnya dari daerah Maluku adalah Nona Rok. Kelengkapan pakaian ini terdiri dari kebaya putih lengan panjang yang terbuat dari kain brokat, ikat pinggang pending, sepatu vantovel hitam dan kaos kaki putih, rok motif kembang kecil-kecil, dan konde bulan. Bahkan untuk kondenya mempunyai perlengkapan tambahan yaitu tusuk konde, kak kuping, sisir konde dan bunga ron.

4. Pending

https://www.instagram.com/p/BCkNGPruYmz/

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, pending adalah sebutan untuk ikat pinggang yang digunakan dalam pakaian adat Nona Rok. Secara umum ikat pinggang pending ini terbuat dari perak. Namun jika menyebutkan kata pending emas akan mengingatkan kepada penghargaan yang diberikan kepada salah satu pahlawan wanita Indonesia yang berupa ikat pinggang emas seberat 500 gram.

5. Konde

Konde adalah aksesoris rambut untuk wanita, ada yang terbuat dari rambut asli dan ada yang menggunakan rambut buatan. Di daerah Maluku lebih dikenal dengan sebutan konde bulan. Pada dasarnya konde ini sama saja dengan konde di daerah lain, yang menjadi perbedaan adalah aksesoris yang melengkapi konde ini. Semua aksesoris pelengkap konde terbuat dari emas atau perak, termasuk tusuk kondenya.

6. Cole

Pakaian dalam yang dipakai sebelum memakai kebaya adalah Cole, ada juga yang menyebutnya baju dalam atau kutang. Cole dibuat dari kain putih yang bagian belakangnya dibordir dan bagian depannya memiliki kancing. Ada yang dibentuk lengan panjang dan ada juga yang berlengan pendek. Pada bagian atas dan ujung lengan diberi renda bordir.

7. Baniang Putih

Baniang Putih adalah pakaian adat yang berwarna putih sesuai dengan namanya. Pakaian ini menyerupai kemeja berleher bundar dan dilengkapi dengan kancing berwarna putih. Pakaian ini khusus digunakan oleh kaum pria dan biasanya dipakai sebagai dalaman sebelum memakai pakaian adat lainnya. Pakaian ini juga bisa digunakan sebagai dalaman untuk setelan jas.

8. Kebaya Dansa

Hampir sama dengan baniang putih, Kebaya Dansa juga berbentuk menyerupai kemeja dengan leher bundar, bedanya adalah pada Kebaya Dansa tidak dilengkapi dengan kancing. Pakaian ini dibuat dari kain polos atau kain jenis kembang kecil. Pakaian ini merupakan pakaian adat yang biasa digunakan pada acara pesta rakyat. Namun yang memakainya adalah para pria, sedangkan para wanita mengenakan pakaian rok.

9. Kebaya Putih

Pakaian adat lainnya dari daerah Maluku adalah Kebaya Putih. Hampir sama dengan yang dipakai pada pakaian Nona Rok. Kebaya putih lengan panjang dengan kancing di bagian tangan. Dilengkapi dengan dalaman Cole, bawahan kain silungkang, alas kaki Cenela dan kaos kaki putih, serta konde bulan dan tusuk karkupeng. Pakaian ini biasa dikenakan oleh para wanita jaman dahulu dan keluarga raja.

10. Kain Silungkang

Bawahan yang dipakai pada pakaian adat Kebaya Putih adalah Kain Silungkang. Kain khas dari daerah Maluku yang memiliki motif kembang berwarna emas. Kain Silungkang yang dipakai sebagai pelengkap pakaian adat Kebaya Putih ini umumnya berwarna merah. Sebagaimana busana dari Maluku lainnya, kain silungkang ini juga mempunyai motif yang khas dan dilengkapi dengan unsur emas.

11. Kebaya Hitam

Selain Kebaya Putih, ada pakaian adat Maluku lainnya yang berupa Kebaya Hitam, atau lebih dikenal dengan sebutan Kebaya Hitam Gereja. Sesuai namanya, pakaian ini biasa digunakan untuk ibadah di gereja. Pakaian ini terdiri dari kebaya lengan panjang dari kain brokat hitam dengan bawahan dari kain yang sama. Aksesoris yang dipakai adalah Cenela hitam dan kaos kaki putih, sapu tangan lenso dan konde bulan.

12. Lenso

Lenso merupakan aksesoris pelengkap dari pakaian adat Maluku yang muncul akibat pengaruh budaya Belanda. Lenso adalah kain yang digunakan sebagai saputangan dan diletakkan di pundak pemakainya, agar tidak lepas direkatkan dengan menggunakan peniti. Selain Lenso, aksesoris untuk pakaian adat wanita lainnya adalah konde, kak kuping, sisir konde dan bunga ron. Lenso juga merupakan nama tarian asal Maluku.

13. Baju Cele untuk wanita

https://www.instagram.com/p/BQoxQDmF4ZN/

Baju Cele memang bisa dipakai oleh pria maupun wanita. Namun terdapat beberapa perbedaan dari penggunaannya. Untuk wanita biasanya dipadukan dengan kain tenun atau kebaya dengan warna senada. Sementara sebagai alas kakinya sama-sama memakai sepatu vantovel hitam. Selain itu aksesoris untuk wanita pun lebih banyak seperti yang telah disebutkan pada nomer 12.

14.Baju Cele untuk pria

Kaum pria memiliki cara berbeda dalam menggunakan baju cele. Pakaian itu dibentuk menyerupai jas dan dipakai dengan dalaman berupa kemeja yang biasanya berwarna putih. Sementara untuk bagian bawahnya menggunakan celana panjang formal dengan warna hitam atau putih. Untuk alas kaki sama dengan para wanita yaitu sepatu vantovel hitam. Untuk laki-laki tidak perlu memakai aksesoris seperti wanita.

15. Pernah dipakai Jokowi


Source: Setkab RI

Pada bulan Februari lalu sempat heboh kasus penghinaan terhadap Presiden Jokowi oleh salah satu netizen. Saat itu ternyata pak Jokowi sedang memakai pakaian adat dari Maluku. Bukan tanpa alasan, beliau memakainya karena pemberian gelar dari Majelis Latupati Maluku. Pakaian yang dipakai pak Jokowi itu merupakan pakaian adat yang biasa dipakai para raja di Maluku.

Itulah 15 fakta tentang pakaian adat Maluku yang perlu kamu tahu agar pengetahuanmu tentang adat-istiadat semakin bertambah. Semoga bermanfaat, ya.