10 Manfaat Jahe Serta Resiko Efek Sampingnya

By |2018-11-07T21:33:09+09:00February 3rd, 2017|Culinary, Health|Comments Off on 10 Manfaat Jahe Serta Resiko Efek Sampingnya


Source: JerzyGorecki

Jahe adalah salah satu rempah terpenting di  dunia ini. Bukan hanya biasa digunakan di dapur untuk meningkatkan cita rasa makanan, tumbuhan rimpang ini telah lama dikenal sebagai bahan obat-obatan alamiah. Selama lebih dari dua ribu tahun, dunia kesehatan tradisonal Asia merekomendasikan jahe untuk melindungi tubuh sekaligus menyembuhkan berbagai penyakit. Sayangnya, selain memiliki banyak sekali manfaat, jahe ternyata juga memiliki efek samping negatif yang harus kita waspadai. Apa saja manfaat dan resiko rempah ini?

1. Hilangkan Mual


Source: congerdesign

Jahe bisa melawan berbagai jenis mual, mulai dari mabuk laut, mual hamil, hingga mual setelah operasi dan pada saat kemoterapi.  Bahkan, keefektifan jahe dalam hal ini diklaim setara dengan obat resep dokter.  Mengkonsumsi 1,1-1,5 gram jahe sangat efektif untuk menghilangkan rasa mual pagi hari  yang biasa dialami oleh ibu hamil.  Namun, karena dampak buruk jahe sebagai pemicu keguguran saat ini masih kontroversial, sebaiknya konsultasikan dulu pada dokter Anda sebelum mengkonsumsinya dalam jumlah besar.

2. Sembuhkan Masalah Pencernaan


Source: MabelAmber

Dyspepsia atau gangguan pencernaan kronis  bisa dikenali lewat gejala rasa sakit dan ketidaknyamanan pada area perut bagian atas. Gangguan ini kebanyakan disebabkan oleh menunda mengosongkan lambung. Menariknya, jahe bisa mempercepat proses pengosongan pada lambung-lambung penderita masalah ini. Mengkonsumsi 1,2 gram jahe sebelum makan bisa mempercepat proses ini hingga 50%.

3. Redakan Nyeri Haid


Source: Ajale

Dysmenorrhea adalah rasa sakit yang sering dirasakan wanita pada periode menstruasinya. Rasa sakit ini merupakan mimpi buruk banyak wanita, karena pada sebagian orang, rasa nyeri ini mengharuskan mereka beristirahat total. Salah satu kegunaan jahe yang telah dikenal lama adalah untuk menghilangkan rasa nyeri, termasuk nyeri haid. Untuk hasil efektif, konsumsi 1 gram bubuk jahe setiap harinya pada tiga hari pertama periode menstruasi.

4. Turunkan Kolesterol


Source: Tony Alter

Tingginya level lipoprotein LDL (yang kita kenal sebagai kolesterol jahat) dikaitkan dengan peningkatan resiko penyakit jantung.  Makanan yang kita konsumsi bisa memiliki pengaruh baik maupun buruk pada level LDL kita. Untungnya, mengkonsumsi tiga gram bubuk jahe bisa mengakibatkan penurunan signifikan terhadap tingkat kolesterol jahat dalam tubuh kita. Bahkan, studi mengenai dampak baik jahe pada level kolesterol ini bukan hanya pernah terdemonstrasikan pada manusia saja, namun juga hewan.

5. Pelindung dari Alzheimer


Souce: geralt

Stres oksidatif dan peradangan kronis dipercaya sebagai penyebab utama Alzheimer dan penyakit-penyakit terkait penuaan lain. Studi yang dilakukan pada beberapa hewan menunjukkan bahwa komponen-komponen bioaktif dan antioksidan pada jahe mampu menghambat respon-respon peradangan yang terjadi di otak serta melindungi otak dari penurunan fungsi terkait usia. Selain itu, jahe juga terbukti bisa meningkatkan waktu reaksi dan memori kerja  pada wanita-wanita lanjut usia.

6. Lawan Infeksi Mulut


Source: ParentRap

Substansi bioaktif pada jahe yang dikenal sebagai gingerol bisa membantu mengurangi resiko terjadinya infeksi. Karena, pada faktanya, jahe bisa menghambat pertumbuhan berbagai bakteri. Jahe terutama sangat efektif melawan bakteri-bakteri mulut penyebab masalah-masalah gusi seperti gingivitis and periodontitis. Selain itu, jahe segar juga disinyalir bisa melawan virus RSV yang sering menyebabkan infeksi  pernapasan.

7. Dapat Picu Masalah Pencernaan


Source: Erika Klein

Jahe ternyata juga bisa menimbulkan dampak buruk pada sistem pencernaan kita, terutama lambung dan usus,  jika dikonsumsi dalam dosis besar. Efek samping yang timbul bisa termasuk diare, iritasi mulut, sendawa, dan sakit perut.

8. Bisa Munculkan Reaksi Alergi


Source: Hans

Berbagai laporan menunjukkan bahwa jahe bisa menyebabkan beberapa reaksi alergi, seperti sulit bernapas, tersumbatnya tenggorokan, membengkaknya bibir dan lidah, atau gatal-gatal. Jika ini terjadi, hentikan konsumsi jahe dan segera temui dokter.

9. Sebabkan Gangguan Tidur


Source: Unsplash

Merebus jahe dan menjadikannya minuman bisa menjadi obat penenang yang cukup manjur. Namun, jika kita mengkonsumsi lebih dari lima cangkir minuman ini, dampak yang timbul adalah sebaliknya. Kita bisa muntah-muntah, terserang diare, merasa bingung, merasa jantung berdebar-debar, dan mengalami kesulitan tidur.

10. Perburuk Gangguan Pendarahan


Source: Eric Hunsaker

Jahe bisa menghalangi proses koagulasi pada sistem peredaran darah dengan mencegah menggumpalnya keping-keping darah.  Penderita gangguan pendarahan harus waspada terhadap resiko ini. Efek samping ini juga  bisa menjadi lebih berbahaya jika di saat yang sama, kita juga tengah mengkonsumsi obat-obatan pencegah penggumpalan darah, seperti aspirin.

Kesimpulannya, walaupun jahe memiliki segudang khasiat kesehatan, perhatikan pula efek sampingnya ya, ladies!

Loading...