10 Hal yang Terjadi Pada Janin 34 Minggu dan Pengaruhnya Pada Ibu

By |2018-11-07T23:16:35+00:00February 9th, 2017|Uncategorized|


Source: Blanca Rovira

Enam minggu menjelang persalinan, janin mengalami perkembangan yang semakin pesat. Ibu pun tentunya melalui masa-masa yang menarik sekaligus mendebarkan. Pada usia 34 minggu, setidaknya ada 10 hal yang terjadi pada janin yang tentunya berpengaruh pada ibu. Apa saja?

1. Panjang dan berat janin


Source: Robertofoto

Berat tubuh janin pada usia 34 minggu umumnya berkisar di 2,2 kilogram, namun bisa juga lebih jika memang asupan nutrisi dari ibu berlebih. Panjang janin dari kepala hingga ujung kaki mencapai 44 hingga 45 cm. Perkembangan janin yang optimal juga membuat janin lebih bulat karena jaringan tubuhnya semakin baik. Pada usia 34 minggu, janin berukuran sebesar cantaloupe.

2. Tulang-tulang janin semakin mengeras


Source: brusalvate

Salah satu penyebab berat bayi meningkat dengan cepat adalah tulang-tulang janin pada usia 34 minggu semakin mengeras. Selain organ internal janin yang semakin sempurna, tulang-tulang janin pun berkembang dengan baik dan siap menopang tubuhnya yang mungil. Meski demikian, tulang pada bagian kepala janin masih berupa lempeng dan tetap lentur untuk memudahkan kelahiran bayi.

3. Gerakan janin berkurang

https://www.instagram.com/p/BQIg3_YjlnM/?taken-by=melodyprima

Karena ukuran janin semakin besar, ruang dalam rahim ibu pun semakin terisi sehingga gerakan bayi sedikit terbatas. Tak perlu khawatir, janin tetap dapat bergerak  dan ibu tetap bisa memantau keaktifan janin. Saat ini, bayi bisa menendang, menyikut, menggerakkan jemarinya, menghisap ibu jari, atau menyentuh bagian tubuhnya yang lain seperti wajah. Beberapa ibu merasakan aktifitas janin yang lain misalnya cegukan, dan hal ini normal saja.

4. Iris mata berwarna biru


Source: PublicDomainPictures

Iris atau dikenal dengan selaput pelangi memberi ciri khas warna pada mata. Tahukah ibu, di usia 34 minggu, iris telah terbentuk dan memberikan warna pada mata janin. Di usia ini, warna dasar iris atau selaput pelangi mata adalah biru, namun pada perkembangan berikutnya warna mata janin telah menjadi seperti warna mata orang tua.

5. Terdapat lapisan lemak di bawah kulit


Source: Pexels

Karena mendekati hari kelahirannya, tubuh janin terus berkembang untuk mempersiapkan momen ini. Asupan protein dan lemak yang diterima oleh tubuh janin kini digunakan untuk membentuk sel kulit. Kulit janin kini menebal dengan lapisan lemak di bagian bawahnya. Lapisan lemak di bawah kulit tersebut berfungsi untuk proses insulasi dan menjaga suhu tubuh bayi tetap hangat saat lahir kelak.

6. Organ bayi sudah terbentuk sempurna


Source: Jarmoluk

Rasanya baru beberapa waktu lalu Anda sebagai calon ibu merencanakan kehamilan bersama pasangan, lalu mulai merasakan belahan jiwa tumbuh dalam tubuh Anda. Saat usia 34 minggu, janin kini telah memiliki organ tubuh yang terbentuk sempurna. Sistem saraf pusat pada janin juga telah berkembang meski belum 100%, namun jika terjadi kelahiran tak terduga, bayi tetap dapat bertahan tanpa perawatan medis tambahan karena paru-paru telah terbentuk sempurna.

7. Perkembangan sistem imun meningkat


Source: jlhopgood

Sistem organ tubuh dari janin telah berfungsi, namun sistem imun dari janin masih dalam perkembangan dan terus meningkat. Sistem imun sangat dibutuhkan untuk menjaga kekebalan tubuh sang janin dari pengaruh luar yang mengancam kesehatannya. Saat ini sistem imun janin berkembang dengan bantuan dari dalam tubuh ibu. Nantinya, ketika lahir bayi akan mendapatkan asupan antibodi yang membantu sistem kekebalan tubuhnya saat mengonsumsi air susu ibu.

8. Kelelahan pada ibu

Dengan berat janin yang meningkat, tentunya beban yang harus ditopang oleh tubuh ibu juga meningkat dan membuat ibu merasakan kelelahan. Posisi kepala bayi yang telah berada di bagian bawah rahim juga membuat ibu merasa kesulitan berjalan dan cepat merasa sakit punggung. Cukupi kebutuhan air dengan rutin minum air putih agar tidak terlalu sering merasa kelelahan.

9. Ibu menjadi sering buang air kecil

View this post on Instagram

thanks for the cute pics and articles @kumparancom

A post shared by atiqah hasiholan (@atiqahhasiholan) on

Karena posisi kepala janin di usia 34 minggu telah berada di bagian bawah, kandung kemih ibu pun ikut tertekan. Hal ini menyebabkan ibu menjadi lebih sering buang air kecil. Jangan berhenti minum air putih agar tubuh tidak kekurangan cairan. Sebaiknya kurangi minuman seperti teh dan kopi karena dapat menyebabkan dehidrasi.

10. Pembengkakan kaki pada ibu


Source: Longll

Selain aliran darah menuju kaki lebih banyak, cairan juga biasanya menumpuk di bagian kaki saat usia kehamilan 34 minggu. Akibatnya, ibu mengalami pembengkakan kaki. Cukup menggangu memang, namun hal ini sangat normal dan dialami oleh hampir semua ibu. Kurangi aktifitas yang terlalu melelahkan agar tidak terjadi sesuatu yang tak diinginkan pada ibu.

Demikian 10 hal yang terjadi pada janin 34 minggu dan pengaruhnya pada ibu. Semoga bermanfaat!