10 Hal Yang Perlu Diperhatikan untuk Makanan Bayi Usia 6 Bulan

By |2018-11-08T01:50:13+09:00January 25th, 2017|Family|Comments Off on 10 Hal Yang Perlu Diperhatikan untuk Makanan Bayi Usia 6 Bulan

Source: Ajale

Bayi baru lahir sampai bayi berusia enam bulan sangat disarankan untuk mengonsumsi ASI. ASI merupakan sumber makanan utama dan pertama bagi bayi yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan bayi. Setelah berusia enam bulan, bayi sudah dapat mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI). Simak hal-hal yang perlu diperhatikan mengenai makanan bayi di bawah ini!

1. Nutrisi Bayi 6 Bulan

Source: Ponce_photography

Nutrisi yang seimbang dan lengkap sangat dibutuhkan para bayi. Nutrisi ini menjadi fondasi tumbuh dan kembang bayi setelahnya. Beberapa nutrisi yang penting untuk dikonsumsi bayi adalah karbohidrat, protein, dan lemak. Karbohidrat merupakan zat tenaga yang menjadi sumber energi aktivitas bayi. Protein sangat baik dalam membentuk, memelihara, dan memperbaiki jaringan tubuh bayi. Sedangkan asam lemak baik dibutuhkan bayi untuk perkembangan sistem saraf dan otak.

2. Variasi Makanan

Source: Couleur

Selain ASI, variasi makanan sangat dibutuhkan untuk memenuhi nutrisi bayi. Makanan bayi harus dibuat dari nutrisi yang dibutuhkan. Makanan yang mengandung protein adalah daging dan ikan. Daging yang baik digunakan adalah daging tanpa lemak. Karbohidrat terkandung pada nasi dan kentang. Nasi yang baik untuk bayi adalah nasi merah karena memiliki serat yang lebih tinggi dengan kadar gula rendah. Selanjutnya adalah asam lemak baik. Zat ini dapat ditemui di ikan salmon dan telur Omega 3.

3. Buah-buahan yang Dapat Dikonsumsi

Source: LubosHouska

Buah sangat disarankan untuk bayi karena merupakan sumber mineral, vitamin, dan air. Tapi tidak semua buah dapat dikonsumsi oleh bayi. Selain buah yang memiliki tekstur keras dan berserat, beberapa buah juga dapat memicu risiko alergi bayi. Buah yang memiliki risiko alergi rendah adalah buah pisang dan apel. Buah-buah ini juga mudah ditemukan dan dapat dikombinasi menjadi berbagai ragam makanan yang nikmat dikonsumsi oleh bayi.

4. Membuat Sendiri Makanan Bayi

Source: KathrinPie

Walaupun terkesan merepotkan, membuat makanan bayi sendiri di rumah adalah hal yang menyenangkan. Selain lebih sehat karena Anda dapat menghindari bahan pengawet dan perasa seperti MSG, Anda juga dapat mengombinasikan bahan makanan sesuai kebutuhan bayi Anda. Memasak makanan bayi juga tidak membutuhkan kemampuan khusus seperti masak makanan sehari-hari untuk orang dewasa. Masak makanan bayi juga mudah dan cepat untuk dilakukan.

5. Jadwal Makan Bayi 6 Bulan

Source: Obpia30

Mengatur jadwal makan bayi sangat penting untuk melatih bayi dalam makan makanan padat dan membiasakan bayi mengunyah makanan. Mengatur jadwal makan bayi harus dilakukan perlahan dan bertahap. Jadwal ini dapat dibuat sesuai dengan jadwal makan orang dewasa seperti pagi, siang, malam, dan dilengkapi dengan beberapa cemilan. Mulailah perlahan dengan konsumsi ASI dilengkapi dengan satu jadwal makan hingga bayi terbiasa.

6. Porsi Makan yang Dianjurkan

Source: Security

Satu hal yang perlu digaris bawahi adalah setiap bayi memiliki porsi makan yang berbeda-beda. Hal ini bergantung pada berat badan dan aktivitas bayi. Dalam tahapan awal, jangan memaksakan bayi untuk makan makanan padat dalam porsi banyak. Suapi bayi dengan satu teh bubur buah sebagai permulaan. Setelah itu tingkatkan porsi bayi secara perlahan sampai 6-8 sendok teh untuk setiap porsi bubur dan nasi tim.

7. Peralatan Masak Makanan Bayi

Source: Eismannhans

Peralatan yang dibutuhkan untuk memasak makanan bayi kurang lebih sama dengan peralatan masak makanan pada umumnya. Karena makanan bayi bertekstur lembut dan halus, beberapa peralatan yang harus dimiliki adalah blender, food processor, saringan, dan ulekkan. Panci kukus juga kerap digunakan untuk melunakkan bahan makanan seperti kentang dan roti. Pisau dan alat mengelupas buah juga sering digunakan karena bayi tidak bisa mengunyah kulit buah. Pastikan bahwa semua peralatan masak bersih dan steril.

8. Cara Mengolah Bahan Makanan

ource: Daria-Yakovleva

Makanan bayi butuh diolah menjadi lebih halus dan lembut. Oleh karena itu, teknik yang biasa digunakan adalah merebus dan mengukus bahan makanan. Jika merebus sayuran atau buah, sebaiknya rebus secara utuh sebelum dipotong atau dikupas untuk menjaga nutrisnya. Selain itu, masukkan sayur atau buah ketika air mendidih sehingga tidak banyak nutrisi yang hilang ke air rebusan. Anda juga dapat menambahkan bumbu masak pada makanan bayi seperti gula dan garam secukupnya.

9. Cara Menyuapi Bayi

Source: Ben_Kerckx

Butuh waktu bagi bayi untuk menerima jenis makanan baru. Mulailah dengan memberikan satu suap bubur buah atau makanan. Hal ini juga baik dilakukan sebagai tes alergi. Jangan terlalu sering berganti bahan makanan ketika bayi belum terbiasa dengan bahan tersebut. Satu bahan makanan setidaknya perlu tiga hari untuk diperkenalkan pada bagi. Setelah bayi akrab dengan suatu bahan makanan, Anda dapat menambahkan bahan makanan lain.

10. Menyimpan Makanan Bayi dengan Baik

Source: Eak_kkk

Ketika Anda memasak makanan bayi mungkin akan berjumlah terlalu banyak dibandingkan porsi bayi yang sangat sedikit. Anda tidak perlu membuang makanan tersebut. Makanan bayi seperti bubur sayuran dan buah dapat disimpan dalam freezer dan bertahan hingga enam bulan, tergantung komposisi dan jenis buah yang digunakan. Cara menyimpan makana bayi adalah dengan menggunakan kantung plastik bersegel rapat. Setelah memindahkan makanan pada kantung plastik, pastikan bahwa tidak ada udara dalam kantung tersebut untuk menjaga kesegaran makanan.

Apakah Anda sudah melakukan hal-hal ini? Kalau sudah, Anda telah mempraktekkan diri sebagai ibu yang baik. Dan kalau belum, tidak ada kata terlambat untuk mencobanya. Perlu diingat bahwa setiap ibu memiliki bayi dengan kondisi dan kebutuhan yang berbeda-beda. Kenali bayi Anda dan jangan menjadikan bayi orang lain sebagai patokan. Bayi sehat, ibu senang!

Loading...