15 Alasan Kenapa Pulau Ular Layak Kamu Masukkan dalam Tujuan Liburanmu

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit

@sri_nurinayah_aya

Kabupaten Bima di Nusa Tenggara Barat mungkin tidak seterkenal Pulau Lombok yang memiliki objek wisata pulau/gili yang sangat kondang hingga mancanegara. Namun, tahukah kamu bahwa Bima juga punya sebuah pulau yang tak kalah unik dan cukup misterius bagi wisatawan? Ya, ada pulau Ular yang berada di tengah perairan timur kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Wisata Pulau Ular di Bima ini lain dari yang lain dan memiliki daya tarik tersendiri karena pulau ini adalah habitat dari populasi ular laut yang unik berwarna silver hitam mengilat. Hiiiyyyy pulau penuh dengan ular? Tentu saja seram. Tapi, tunggu sampai kamu tahu 15 fakta mengenai Pulau Ular ini yang dijamin akan membuat pikiranmu yang ketakutan seketika jadi penasaran. Yuk, simak ulasannya di bawah ini.

1. Populasi Ribuan Ular


@benitaelvina

Ular-ular yang ada di pulau ini memang merupakan hewan endemik yang telah mendiami pulau ini dalam kurun waktu yang lama. Ular-ular tersebut adalah jenis ular laut berwarna putih silver dengan kombinasi hitam yang bercahaya karena pantulan sinar matahari. Ular-ular ini hidup bebas di pulau tak berpenghuni tersebut.

2. Bermain dengan Ular yang Jinak


@ahmadmustofa_12

Pengunjung tak perlu takut karena ular-ular yang hidup di Pulau Ular ini sangat jinak dan ramah saat disentuh. Dia tak akan melilit ataupun mengiigit sehingga aman saat dipegang. Bahkan, banyak pengunjung yang bercengkrama dengan ular-ular tersebut dengan cara mengalungkan ular itu di leher tanpa rasa takut. Bahkan, saat kamu menyentuhnya dalam jumlah yang cukup banyak, ular-ular itu tak akan menyakitimu sedikitpun dan tetap jinak. Wow, sungguh pengalaman langka yang sangat menakjubkan.

3. Ciri Fisik Ular yang Unik


@pyuz_andaluz

Keunikan ular-ular di pulau ini memang mencengangkan, lain dari ular yang biasa kita temui di daratan lain. Bentuk ekornya pipih seperti ekor ikan dan berwarna putih abu-abu hitam mengkilar. Kulit ular ini sama sekali tidak licin sebagaimana kulit ular pada umumnya. Sebaliknya, kulitnya terasa kesar dan memiliki sirip di belahan tubuhnya seperti ikan.

4. Jinaknya Ular Membuat Banyak Orang Tercengang


@just_aqwam

Bagaimana tidak tercengang, karakter ular-ular laut di pulau Ular ini sangat berkebalikan dengan karakter ular laut yang telah diteliti oleh para ahli. Dari ratusan spesies ular yang ada di dunia ini, spesies ular laut gelang (Laticauda colubrine) merupakan jenis ular yang memiliki bisa terkuat, bahkan lebih kuat dari ulang kobra. Namun, ular-ular laut di Pulau Ular ini jangankan berbisa, menggigit dan membelit pun mereka sama sekali tidak. Terang saja ini membuat banyak orang keheranan.

5. Mitos yang Dipercaya Penduduk Lokal


@jjehajoker501

Seperti halnya daerah lain di Indonesia, penduduk di sekitar Bima percaya bahwa ular-ular yang ada di Pulau Ular tidak boleh dipelihara dan dibawa keluar dari pulau ini. Konon, menurut warga sekitar bila ada yang mengambil ular maka ular tersebut akan selalu kembali ke habitat aslinya dan jika tidak maka akan mendatangkan bencana bagi orang yang mengambilnya.

6. Legenda Asal Usul Ular


@superadventure_id

Ada berbagai versi cerita yang beredar di masyarakat seputar asal usul ular-ular di pulau ini. Versi yang paling kuat yaitu bahwa dulunya Pulau Ular adalah sebuah kapal asing yang terdampar saat zaman perang. Para bala tentara dan prajurit kapal lantas berubah menjadi ular-ular yang terus berkembang biak hingga mencapai ribuan. Cerita ini didukung dengan penermuan bangkai kapal di sekitar pulau.

7. Ular Akan Datang Bila Dipanggil


@aabduurroohiim

Satu lagi keunikan karakter ular laut di pulau ini adalah ia akan datang ke arah orang yang memanggilnya. Biasanya, hal ini dilakukan oleh penduduk lokal dengan bahasa setempat yang menyerukan kehadiran si ular karena pengunjung ingin melihatnya. Ular-ular laut ini memang sangat unik dan menggelikan sebab ia seolah mengerti bila dirinya dipanggil orang warga lokal.

8. Ular Harus Disentuh Oleh Warga Lokal


@sikudaliarr

Bagi wisatawan yang cukup punya nyali untuk datang ke pulau Ular dan ingin bercengkrama dengan para ular, jangan sembarangan menyentuh ular sebelum ada penduduk lokal yang terlebih dahulu memegangnya. Ular memang tidak akan mengigit atau melilit orang, namun ia harus disentuh dulu oleh warga lokal sebelum nantinya diserahkan ke wisatawan. Sejauh ini, kepercayaan ini dipegang teguh warga setempat dan memang terbukti benar adanya.

9. Satu dari 8 Pulau Ular di Dunia


@sumbawaisland

Dahulu, warga setempat yang berkecamuk pada zaman perang sangat marah pada Belanda. Maka, saat ada sebuah kapal Belanda yang terdampar di sebuah tempat yang sekarang dikenal menjadi Pulau Ular ini, warga mengutuk kapal itu sehingga menjadi sebuah pulau dan para prajurit di dalam kapal adalah ular jadi-jadian yang akan melindungi pulau dari serangan luar. Ada dua pohon kamboja di atas pulau yang dipercaya sebagai tiang dari kapal Belanda tersebut.

10. Keberadaan Mata Air Oi Ca’ba


@hijrul

Sebelum menyeberang ke pulau Ular, ada keunikan lain di daerah Desa Pai ini yaitu banyak sumber mata air di pinggir pantai yang berasa tawar seperti air dari sumber mata air pegunungan. Tentu saja ini aneh sebab mata air ini terletak di tepi laut yang sudah pasti airnya asin. Penduduk setempat menyebutnya dengan Oi Ca’ba yang artinya air tawar.

11. Pulau yang Sebenarnya Adalah Batu Karang


@rhye_aziyawa

Wajar saja bila Pulau Ular hanya dihuni oleh ular, sebab pulau ini sejatinya adalah sebuah batu karang besar yang luasnya 800 meter persegi. Jaraknya sekitar 500 meter dari bibir pantai Desa Pai, Bima sehingga penduduk desa dapat setiap saat pergi ke pulau ini ataupun wisatawan dapat dengan mudah pergi ke pulau ini dengan bantuan penduduk setempat.

12. Dikelola Oleh Warga Lokal


@muan_sibero

Pulau Ular seluruhnya dikelola oleh warga lokal sebagai objek wisata yang kian hari makin diminati pengunjung yang penasaran akan keberadaan ular-ular misterius itu. Wisatawan bisa berkunjung ke pulau ini dengan menaiki perahu motor berkapasitas 15 orang yang dikemudikan oleh penduduk setempat yang juga nelayan lokal. Tidak ada alternatif transportasi lain meski jarak pulau ini dengan bibir pantai sebenarnya relatif dekat.

13. Pemandangan Gunung dan Pulau Sekitar yang Indah


@lisa_khairunnisah

Tak hanya menyajikan ular-ular misterius yang jinak, Pulau Ular juga menjadi tempat yang tepat untuk menikmati suguhan pemandangan Gunung Sangeang, Pulau Banta dan Pulau Komodo yang juga tampak jelas. Air laut di pulau ini jernih dan bersih, terumbu karangnya terlihat jelas dari atas perahu. Cocok untuk kegiatan menyelam dan snorkeling.

14. Merupakan Harapan Penduduk Lokal Sebagai Aset Wisata Andalan


@ekapurwata

Bagi penduduk di Kabupaten Bima, Pulau Ular merupakan potensi andalan karena letaknya sangat strategis dengan destinasi populer lain seperti Pulau Komodo dan Gili Banta. Pulau Ular saat ini telah menjadi bagian dari paket zona wisata dalam rangkaian acara Pesona Sangeang yang merupakan hajat wisata terbesar Kabupaten Bima.

15. Masih Perlu Pengelolaan Profesional


@denzbeau

Meski sudah dijaidkan kawasan wisata unggulan, tampaknya pemerintah setempat perlu menaruh perhatian lebih agar Pulau Ular lebih tertata. Saat ini, belum ada sarana pendukng wisata di pulau tersebut dan wisatawan yang hendak datang kesana dihimbau untuk membawa bekal makan dan alat snorkeling sendiri bila ingin menikmati alam bawah laut karena memang belum ada fasilitas bagi pengunjung.

Mager ke salon?? Tinggal pesan Beauty Service mu di HelloBeauty.id, tersedia makeup, hairdo, hijabdo dan masih banyak lagi!

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit
Trip and Travel