15 Tips Keluarga Sakinah, Pengantin Baru Harus Tahu Nih!

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit


Source: tookapics

Mempunyai keluarga sakinah dan bahagia adalah impian setiap orang, baik mereka yang sudah lama membangun rumah tangga atau bagi yang baru saja melangkah menuju pernikahan. Membentuk keluarga sakinah tidak bisa dilakukan hanya dalam satu malam saja. Berikut tips-tips yang bisa Anda gunakan untuk membangun keluarga sakinah. Pengantin baru perlu baca, nih.

1. Luangkan Waktu Untuk Makan Bersama


Source: U.S. Department of Agriculture’s photostream

Membangun keluarga sakinah dapat dimulai dari hal-hal kecil. Selalu meluangkan waktu untuk makan bersama, misalnya. Aktivitas yang padat di pagi hingga sore hari membuat keluarga kehilangan banyak waktu untuk berinteraksi. Oleh karena itu, makan malam bersama dengan keluarga menjadi salah satu momen penting untuk membangun ikatan kasih sayang yang lebih dalam antara sesama anggota keluarga. Menurut penelitian yang dilakukan di Michigan pada 1981-1997, anak-anak yang menghabiskan makan malam bersama keluarga tidak akan tumbuh menjadi peminum, perokok, dan pengguna obat-obatan terlarang. Anak-anak ini justru tumbuh menjadi anak yang memiliki kepercayaan diri yang tinggi.

2. Saling Bertukar Cerita


Source: moresheth

Meski Anda lelah setelah menjalani aktivitas, jangan pernah lewatkan waktu untuk saling bertukar cerita dengan anggota keluarga Anda. Tanyakan pada anak Anda kejadian apa saja yang ia alami hari itu. Apakah ia bertengkar dengan teman? Atau adakah kejadian lucu di sekolah? Hingga pelajaran apa yang ia dapatkan di sekolah hari ini. Dari cerita anak-anak Anda, Anda dapat memberikan mereka nasihat mengenai bagaimana berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Dengan saling bertukar cerita, Anda akan menjadi lebih dekat dan lebih akrab satu sama lain. Hal ini juga harus Anda lakukan dengan partner Anda sebelum tidur. Kunci keluarga sakinah berawal dari keharmonisan kedua orang tua.

3. Utamakan Keluarga


Source: halahmoon

Berikan contoh yang nyata pada keluarga bahwa Anda mencintai mereka. Tunjukkan pada keluarga Anda bahwa Anda mengutamakan mereka di atas segalanya. Misalnya, Anda memilih menonton TV bersama di hari Minggu ketimbang memancing dengan teman-teman sekantor Anda. Ketika anggota keluarga merasakan kasih sayang yang begitu besar dari Anda, keutuhan keluarga akan selalu terjaga dan anak-anak Anda akan tumbuh menjadi pribadi yang penuh kasih sayang.

4. Rayakan Hari-hari Penting


Source: cbaquiran

Jangan pernah melupakan tanggal-tanggal penting dalam keluarga Anda. Hari ulang tahun pasangan, hari ulang tahun anak-anak, ulang tahun pernikahan, hingga hari di mana Anda menempati rumah baru. Rayakan hari itu dengan keluarga Anda dan siapkan kejutan yang sederhana. Dengan demikian setiap anggota keluarga akan merasa menjadi bagian penting satu sama lain.

5. Tunjukkan Kasih Sayang Sepanjang Waktu


Source: Unsplash

Keluarga yang sering menunjukkan kasih sayang adalah keluarga yang bahagia. Banyak keluarga yang merasa canggung untuk sekedar mengucapkan “I love you”. Mulailah tradisi semacam ini dalam keluarga Anda. Ucapkan “I love you” saat anak berangkat ke sekolah dan pasangan berangkat kerja. Berikan pelukan pada keluarga Anda setiap waktu. Tunjukkan bahwa Anda menyayangi mereka melalui kata-kata dan bahasa tubuh yang sederhana ini. Menunjukkan kasih sayang satu sama lain akan mempererat hubungan keluarga dan menghilangkan rasa canggung yang Anda.

6. Jangan Menyimpan Rahasia


Source: Wassim LOUMI

Menyimpan rahasia dari keluarga menunjukkan bahwa ada rasa tidak nyaman dalam diri Anda kepada keluarga. Menyimpan rahasia dari keluarga perlahan akan membuat hubungan Anda jauh dengan mereka karena tidak adanya rasa kepercayaan. Bagilah semua cerita dengan keluarga Anda. Baik itu masalah yang mengkhawatirkan atau kebahagiaan-kebahagiaan kecil. Biarkan keluarga Anda ikut merasakan apa Anda rasakan.

7. Terapkan Aturan dan Batas-batas


Source: Maklay62

Setiap keluarga menerapkan aturan untuk menghindarkan anak-anak dan keluarga dari hal buruk. Namun seringkali aturan-aturan ini justru menjadi pemecah dalam keluarga. Orang tua harus bisa memberikan pengertian kepada anak mengapa aturan diperlukan. Dengan demikian mereka tidak melihat aturan sebagai sesuatu yang mengerikan, namun sesuatu yang mereka butuhkan. Misalnya, Anda melarang anak-anak bermain di luar rumah hingga larut malam. Buat mereka mengerti bahwa ada banyak bahaya di malam hari, sehingga dengan kesadaran mereka sendiri mereka akan pulang ke rumah sebelum hari gelap.

8. Liburan Bersama


Source: jill111

Liburan bersama dengan keluarga adalah salah satu hal penting untuk membangun keluarga sakinah. Meninggalkan semua pekerjaan dan kesibukan untuk mendedikasikan waktu secara penuh bersama keluarga. Ajak keluarga untuk berlibur sesekali. Tidak perlu liburan yang jauh, sekedar piknik atau pergi ke taman hiburan cukup untuk membangun ikatan yang lebih erat dalam keluarga Anda.

9. Berkumpul Tanpa Gadget


Source: Bev Sykes

Di zaman sekarang, siapa yang tidak punya gadget? Bahkan anak bayi pun sudah mengenal gadget dengan menonton kartun melalui benda tersebut. Sudah jadi pemandangan yang umum ketika sebuah keluarga berkumpul untuk makan di restoran, masing-masing dari mereka sibuk dengan gadget masing-masing. Mereka berkumpul tanpa ada interaksi satu sama lain, sehingga waktu yang seharusnya bisa diisi dengan berkualitas justru terbuang sia-sia karena kesibukan masing-masing. Terapkan dalam keluarga Anda aturan bebas-gadget ketika berkumpul bersama keluarga. Tidak boleh ada satu anggota keluarga pun yang sibuk dengan gadget masing-masing. Isi waktu bersama keluarga untuk bermain, bertukar cerita, dan saling berinteraksi.

10. Berkunjung ke Tempat Kakek dan Nenek


Source: Lori Kelso

Salah satu hal terpenting untuk membentuk keluarga sakinah adalah menjaga ikatan silaturahmi antar anggota keluarga. Mengajak anak-anak untuk mengunjungi orang tua Anda adalah salah satu hal yang dapat dilakukan. Ketika libur sekolah tiba, ajak mereka berlibur ke rumah masa kecil Anda. Biarkan anak Anda bergaul dengan keluarga yang lebih besar.

11. Redam Emosi, Jaga Nada Bicara Tetap Tenang


Source: Mandyme27

Menciptakan suasana tenang di dalam rumah adalah kunci kebahagiaan dalam keluarga. Dengan suasana yang tenang, maka setiap anggota keluarga akan merasa aman dan nyaman. Bagaimana cara menciptakan suasana seperti itu? Redam emosi Anda di hadapan keluarga. Jangan berteriak atau berbicara dengan nada yang tinggi. Selain akan menyinggung perasaan pasangan, hal ini bisa menjadi contoh yang buruk bagi anak-anak. Menghindari untuk bertengkar di depan anak juga bisa menciptakan suasana nyaman di dalam rumah.

12. Rukun dengan Saudara


Source: Pexels

Pertengkaran antar saudara adalah hal yang tidak bisa dihindar, terutama pada anak usia dini. Tanamkan pada diri anak-anak Anda untuk menyayangi saudaranya. Bagaimana kakak harus mengalah pada adiknya, dan adik menghormati kakak sebagai saudara yang lebih tua. Biasakan anak-anak untuk saling bermaafan segera setelah bertengkar. Dengan demikian anak akan memaknai pertengkaran sebagai cara mempererat hubungan, bukan memicu perpecahan.

13. Lakukan Aktivitas Bersama


Source: rudyanderson

Ajak anak-anak Anda melakukan aktivitas bersama di hari libur. Misalnya, ajak mereka untuk bekerja membersihkan rumah, bersepeda bersama, atau beribadah bersama. Semakin banyak waktu yang dihabiskan bersama keluarga, semakin banyak memori yang akan terbentuk. Rasa saling memiliki dan menjadi bagian dari keluarga secara alami akan tumbuh dalam diri anak. Melakukan aktivitas bersama akan mempererat ikatan keluarga Anda.

14. Jangan Bersikap Kaku


Source: TawnyNina

Untuk menciptakan keluarga sakinah dan bahagia, Anda tidak perlu membesarkan hal-hal yang kecil. Nikmati saja dan ciptakan guyonan jika hal tersebut terjadi. Misalnya jika anak tidak sengaja menjatuhkan barang berharga Anda. Tanpa perlu marah, minta anak untuk mengucap maaf dan beri mereka pelukan untuk membesarkan hatinya. Jangan marah hanya karena sifat anak yang kekanak-kanakan. Percayalah, mereka akan tumbuh dewasa pada waktunya.

15. Luangkan Waktu Berdua dengan Pasangan


Source: xdorin

Kendali keharmonisan keluarga tentu ada pada orang tua. Menjaga hubungan Anda dengan pasangan tetap hangat akan mendukung Anda membentuk keluarga sakinah. Pergilah kencan dengan pasangan untuk meningkatkan kualitas hubungan Anda. Kunjungi tempat-tempat “bersejarah” bagi Anda. Misalnya saja tempat pertama kali bertemu, tempat kencan pertama, dan lain sebagainya. Dan selalu selesaikan masalah sebelum pergi tidur.

Membentuk keluarga sakinah diperlukan peran penting Anda dan pasangan. Untuk itu, samakan visi dengan pasangan tentang konsep keluarga sakinah yang Anda dan pasangan inginkan. Setelah itu, mulailah membentuk keluarga sakinah versi Anda sendiri. Selamat membentuk keluarga sakinah!

Lagi butuh make up artist? Yuk cobain di HelloBeauty.id aja, cool banget!

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit
Anak, Pernikahan