10 Fakta Seputar Payudara Ibu Hamil

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit


Source: pexels

Setiap wanita pasti mengharapkan kehamilan setelah menikah. Meski demikian, menjalani masa-masa hamil tentu bukanlah hal yang mudah. Selain emosi menjadi tidak stabil, ketika hamil seorang wanita juga mengalami perubahan fisik, seperti perut menjadi buncit, tubuh membengkak, dan bentuk payudara juga berubah. Perubahan payudara pada masa kehamilan disebabkan oleh naiknya kadar hormon estrogen dan progesteron sebagai tanda ASI mulai diproduksi. Nah, dibawah beberapa fakta seputar payudara ibu hamil. Check it out!

1. Bengkak


Source: TawnyNina

Pada trimester pertama, kira-kira empat hingga enam minggu awal usia kehamilan, payudara ibu hamil akan mulai membengkak dan terasa sakit. Hampir 90% wanita yang hamil merasakan sakit pada payudaranya. Kondisi ini dipicu oleh perubahan estrogen dan progesteron yang memperngaruhi jaringan pada payudara.

2. Rasa Sakit dan Nyeri


Source: Greyerbaby

Pembengkakan yang terjadi pada payudara ibu hamil biasanya akan diikuti oleh rasa nyeri. Payudara seperti ditusuk-tusuk, seperti kondisi payudara saat PMS (Pra Mestruasi Syndrom).  Meski membuat tak nyaman, sebenarnya keadaan ini cukup wajar, dimana hampir 90% wanita hamil mengaku merasakan nyeri dan sakit di sekitar payudara mereka.

3. Ukuran Payudara Membesar


Source: Brusalvate

Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran payudara akan semakin bertambah besar dan melebar. Umumnya, ukuran payudara akan membesar satu sampai dua kali cup. Kondisi ini mulai terlihat saat kehamilan memasuki minggu ke-6, dan akan bertambah besar di akhir kehamilan seiring meningkatnya produksi ASI dan pertumbuhan janin.

4. Munculnya Stretch Mark

Ketika ukuran payudara bertambah besar, pada saat itu garis-garis stretch mark juga terlihat semakin jelas. Kulit di sekitar payudara yang melebar juga memicu rasa gatal menggelitik dimana seringkali membuat wanita merasa risih. Perubahan ini terjadi ketika kehamilan mencapai minggu ke-enam hingga ke-delapan.

5. Puting dan Areola Membesar

 

Source: Clker-Free-Vector-Images

Membesarnya payudara pada saat masa hamil menyebabkan perubahan pada puting dan areola. Puting menjadi lebih menonjol, tegak, dan besar. Sementara kulit areola (daerah gelap di sekitar puting) semakin menebal dan muncul bintik-bintik. Kedua perubahan tersebut juga dipengaruhi oleh pembuluh darah yang membesar serta meluasnya jaringan pada kelenjar susu.

6. Warna Puting dan Areola Menggelap


Source: WenPhotos

Perubahan lain yang terjadi pada payudara ibu hamil adalah warna puting dan areola yang semkain menggelap. Hal ini disebabkan oleh peningkatan hormon progesteron dan estrogen yang memicu hiperpigmentasi pada payudara. Umumnya penggelapan puting dan areola mulai tampak ketika kehamilan memasuki minggu kedua, kemudian menjadi semakin jelas hingga minggu-minggu terakhir. Warna gelap akan semakin memudar setelah ibu menyusui.

7. Munculnya Benjolan


Source: Trestletech

Benjolan yang muncul di payudara pada saat kehamilan umumnya disebabkan oleh tersumbatnya kelenjar susu sebagai tanda awal tubuh mulai memproduksi ASI. Benjolan ini tidak berbahaya, biasanya berwarna kemerahan, keras, dan terasa nyeri bila disentuh. Umumnya benjolan akan menghilang dengan sendirinya ketika ibu menyusui. Anda bisa mengompresnya dengan air hangat secara rutin agar benjolan cepat kempes.

Meski demikian, anda juga perlu berhati-hati. Sebab benjolan yang muncul di sekitar payudara bisa pula dikarenakan kista, fibroadenoma, fibrokistik, ataupun infeksi bakteri. Apabila anda mendapati hal-hal yang mencurigakan dan benjolan tak kunjung menghilang, maka segera periksakan diri ke dokter.

8. Payudara Mengeras


Source: pedroserapio

Produksi air susu yang menggumpal terkadang membuat tekstur payudara menjadi mengeras. Kondisi ini juga menimbulkan rasa nyeri. Untuk mengurangi rasa sakit, sebaiknya gunakan bra yang berukuran longgar agar kulit payudara bisa bernafas dan aliran darah lancar. Selain itu, jangan lupa memilih bra berbahan lembut dan empuk agar anda bisa beraktivitas lebih nyaman.

9. Keluarnya Kolostrum


Source: jim champion

Saat usia kehamilan mencapai 14 atau sekitar 16 minggu, biasanya payudara mulai mengeluarkan cairan berwarna kekuning-kuningan dari puting. Anda bisa berbahagia jika gejala ini telah anda alami, sebab cairan tersebut adalah kolostrum, yaitu cairan nutrisi yang terkandung dalam ASI dan berguna sebagai makanan pertama bagi buah hati.

Yang perlu diperhatikan, anda harus rutin membersihkan kolostrum yang menetes di permukan kulit payudara. Tapi ingat, jangan menggunakan produk sembarangan ya! Anda cukup mengelapnya dengan air hangat agar terhindar dari infeksi.

10. Munculnya Montgomery Tuberkel


Source: xusenru

Perubahan yang dikatakan paling menyakitkan adalah ketika muncul bintil kecil berwarna kemerahan di sekitar areola payudara. Bintil tersebut bernama Montgomery tuberkel. Kemunculan bintil tersebut mungkin akan membuat anda terkejut. Tapi tak perlu khawatir, sebab pada dasarnya montgomery merupakan kelenjar lemak yang berfungsi melumasi aerola dan puting agar menjadi lembut dan terlindungi dari bakteri.

Demikianlah beberapa fakta seputar payudara ibu hamil. Sebagai tambahan informasi, umumnya para dokter menyarankan ibu hamil untuk merawat payudara mereka, misalnya dengan memijat menggunakan air hangat atau baby oil untuk membantu melancarkan sirkulasi darah. Pemijatan tersebut hanya boleh dilakukan jika usia kehamilan mencapai 5-6 bulan, sebab jika dilakukan terlalu dini malah memicu kontraksi rahim.

Semoga bermanfaat.

Lagi butuh make up artist? Yuk cobain di HelloBeauty.id aja, cool banget!

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit
Pregnancy