15 Baju Bali Tradisional dan Perlengkapan Adat Bali

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit


Source: 123koehler

Bali sangat dikenal dengan sebutan pulau dewata, Bali memiliki panorama yang indah layaknya surga sehingga banyak menarik perhatian wisatawan luar untuk berkunjung ke Bali. Bali memang terkenal di mancanegara sebagai tempat wisata yang indah namun dari sekian banyak wisatawan asing yang datang setiap tahunnya tidak membuat Bali lupa dengan budaya dan adat mereka. Orang Bali juga masih sangat lekat dengan budaya Bali termasuk pakaian baju Bali tradisional yang masih mereka gunakan sehari-hari dan juga dalam upacara peribadatan. Nah, berikut adalah 15 tradisional baju Bali dan kebaya Bali modern:

1. Udeng (ikat kepala) untuk Pria

Ikat kepala yang sering disebut udeng oleh masyarakat Bali ini menjadi ciri khas dari pakaian tradisional baju Bali. Selain baju Bali yang menjadi adat disana udeng juga melengkapi penampilan keseharinnya. Udeng memiliki 2 jenis, ada udeng putih untuk dipakai saat melakukan ibadah ataupun acara keagamaan lainnya, ada juga udeng dengan motif batik yang bisa di gunakan untuk kesehariannya. Udeng Bali ini juga memiliki simpul di bagian tengah yang terdapat di depan. Simpul itu menyimbolkan jika pamakainya harus bisa berpikir jernih dan juga untuk memusatkan diri untuk fokus saat sedang beribadah.

2. Baju untuk Pria

Dalam adat baju Bali tradisional ini memang tidak memiliki aturan  khusus ataupun memiliki simbol khusus lainnya, yang terpenting adalah baju yang digunakan saat beribadah dan melakukan acara adat bersih, sopan dan juga rapih. Sebenarnya jika diperhatikan pria Bali yang memakai baju tradisional Bali ini hampir mirip dengan baju safari. Baju yang dipakai pria Bali ini juga harus tertutup pada bagian badannya agar memberi kesan sopan saat beribadah.

3. Kamen Pria

Kamen ini melengkapi baju Bali tradisional yang sangat pekat dengan beberapa aturan dan setiap cara memakainnya juga memiliki arti tersendiri. Kamen ini memiliki panjang 2 meter dan lebar 1 meter, cara memakai kamen ini dengan diikat dipinggang melingkar dari kiri ke kanan. Nah, ikatan tersebut melambangkan darma. Lalu pemakaian tepi bawahnya juga harus tepat 1 jengkal dari telapak kaki dan juga ujung lancip yang menghadap ke bawah hingga menyentuh tanah, itu adalah sebagai penghormatan kepada ibu pertiwi.

4. Saput (kampuh) untuk Pria

Setelah dipakaikan kamen pada pria , dipakaikan juga saput pada bagian bawah yang wajib dikenakan untuk melengkapi baju Bali tradisional. Saput ini dilingkari di pinggang dengan membentuk lingkaran yang berlawanan dengan arah jarum jam. Saput ini adalah bahan dengan desain klasik yang dipakai saat akan beribadah atau acara keagamaan lainnya fungsinya adalah untuk menutupi lekuk tubuh dan aurat agar bersifat sopan saat akan beribadah.

5. Umpal (selendang pengikat) untuk Pria

Umpal atau selendang pengikat ini berfungsi untuk menguatkan ikatan kamen dan saput di pinggang. Ini juga untuk melengkapi baju Bali tradisional juga, selendang kecil berwarna kuning yang bernama umpal ini diikat di pinggang dengan simpul hidup yang kemudian diletakan disebelah kanan. Cara mengikat umpal ini memiliki arti bahwa pria Bali harus bisa mengendalikan semua hal buruk dari segala aktivitasnya.

6. Kebaya untuk Wanita

Kebaya ini digunakan untuk atasan baju Bali pada wanita, kebaya dinilai sebagai pakaian yang bisa membawa aura kecantikan pada wanita yang memakainya. Kebaya dengan motif yang sederhana yang biasanya dipakai para wanita Bali ini, digunakan agar bisa memperlihatkan kecantikan dalam dirinya. Kebaya yang akan digunakan untuk ibadah ataupun acara keagamaan lainnya, harus sopan, bersih dan rapih namun tetap bisa membuat wanita terlihat menawan.

7. Kamen untuk Wanita

Bawahan yang dipakai wanita untuk melengkapi baju Bali tradisionalnya juga menggunakan kamen. Kamen ini yang dipergunakan oleh wanita dirancang ataupun diatur saat memakainya supaya mempermudah saat wanita berjalan dan melakukan aktifitas lainnya. memakai pakaian Bali tradisional untuk ibadah atau acara keagamaan harus terlihat sopan, dank amen yang digunakan ini juga harus terlihat sopan saat digunakan tidak boleh kurang dari batasan yang ditetapkan.

8. Selendang (senteng) untuk Wanita

Baju Bali tradisional juga dilengkapi oleh selendang atau disebut sebagai senteng. Para wanita memakai sentengnya dengan disampirkan di bahu. Pemakaian senteng atau selendang ini juga memiliki filosifi tersendiri yang mengartikan bahwa wanita harus mengingat ajaran darma dan siap bertanggung jawab pada putra putrinya untuk dapat menghomati dan patuh terhadap perkataan orang tuanya.

9. Bulang Pasang untuk Wanita

Bulang pasang ini adalah selendang kuning  untuk menguatkan ikat kamen saat menggunakan baju Bali tradisional. Pemakaian bulang pasang atau selendang kuning ini juga memiliki filososi yaitu, wanita Bali harus dapat menjaga rahimnya dengan baik dan juga harus bisa mengendalikan dirinya dari hal yang buruk. Baju adat Bali ini memang sangat erat dengan filosofi disetiap pemakaiannya yang dipercaya juga bisa mengantarkan sikap baik pada pemakainya.

10. Sanggul untuk Wanita

Dalam memakai baju Bali tradisional juga ada untuk hiasan kepala seperti sanggul untuk memperlengkapnya. Sanggul ini juga memiliki 3 jenis dengan arti yang berbeda seperti: pusung gonjer yaitu ikat sanggul yang digunakan oleh wanita wanita yang masih lajang, pusung tagel yaitu ikat sanggul yang digunakan oleh wanita yang sudah menikah dan pusung kekupu yaitu ikat sanggul yang dipakai oleh wanita yang menyandang status janda.

11. Hiasan Bunga


Source: Moira1st

Biasanya yang digunakan sebagai aksesoris untuk melengkapi penampilan baju Bali tradisional yaitu bunga. Pemberian bunga ini sebagai sarana ibadah juga, biasanya bunga yang dipakai dengan diselipkan di telinga yaitu bunga cempaka putih, cempaka kuning, ataupun bunga kamboja untuk mempercantik pemakainya dan juga salah satu pesyaratan dalam menjalankan ibadah. Maka dari itu wanita Bali suka menggunakan hiasan bunga yang diselipkan di telinga.

12. Baju Payas Agung

Baju Bali payas agung ini dipakai oleh pengantin Bali. Payas agung sangat lekat dengan baju adat Bali dan juga terlihat mewah. Baju adat Bali ini memiliki arti keindaha untuk para pemakainya. Baju Bali tradisional ini juga memiliki warna yang cerah dan menawan yang menandakan kegembiraan dan kebahagiaan pada yang pemakainya. Baju tradisional ini sering digunakan pada acara pernikahan, kini baju payas agung telah tersedia dengan berbagai model yang berbeda bahkan ada yang dimodifikasi dengan gaya modern namun tetap bisa mencirikan busana khas Bali.

13. Baju Payas Madya

Payas madya ini memiliki kesederhanaan tersendiri, biasanya juga digunakan saat beribadah, acara keagamaan, ataupun untuk pakaian sehari-hari. Payas madya juga harus terlihat sopan saat dipakai, agar bisa memberi kesan terhormat pada pemakainya. Baju Bali tradisional payas madya ini juga bisa digunakan untuk suasana kesopanan ataupun suasana kerja. Baju payas madya ini sangat simple untuk mempermudah penggunanya dalam melakukan aktivtas sehari-hari.

14. Baju Payas Jangkep

Baju Bali tradisional payas jangkep biasanya adalah baju yang digunakan untuk pria dan juga wanita Bali. Untuk pria pakaian ini terdiri dari dari baju kemeja lengan panjang/pendek dengan jas, kampuh, umpal, wastra+lembaran, sabuk, alas kaki, dan juga kris. Sedangkan untuk wanitanya dilengkapi dengan baju, senteng, wastra, sabuk, dan alas kaki. Untuk penampilan dari pakaian payas jangkep ini memiliki tampilan yang tidak terlalu ramai.

15. Baju Payas Alit

Baju Bali tradisional payas alit biasanya yang biasanya digunakan oleh pria yaitu baju, selempot, wastra, sabuk, alas kaki. Nah, sedangkan baju paya alit yang digunakan oleh wanitanya antara lain yaitu, baju ( tidak diwajibkan kebawa), senteng, kain, stagen/sabuk, dan alas kaki. Jika wanita yang tidak menggunakan baju kebaya harus menggunakan senteng dan untuk anak anak dibawah umur tidak perlu mengikuti kentuan tersebut tetapi tetap bisa memakai baju ini.

Nah itulah 15 baju adat Bali dan kebaya Bali modern berikut beberapa aksesoris yang harus dipakai. Bali memang terkenal dengan budayanya yang sangat lekat dengan kehidupan sehari-hari walaupun banyak pengunjung asing yang mengunjungi Bali setiap tahunnya. Baju Bali juga memiliki filosofi tersendiri dalam setiap bagiannya, yaitu bisa menjadi sebuah ciri khas saat kita sedang memakainya dan juga sebagai doa untuk menjadikan diri kita menjadi lebih baik lahi. Cintailah kebudayaan Indonesa dan tunjukkan kebanggaan kita ini pada para turis asing sebagai identitas kita yang selalu kita jaga.

Mager ke salon?? Tinggal pesan Beauty Service mu di HelloBeauty.id, tersedia makeup, hairdo, hijabdo dan masih banyak lagi!

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit
Fashion