15 Kata Mutiara Tentang Pentingnya Persahabatan Dalam Perjalanan Hidup

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit


Source: Unsplash

Manusia tidak pernah tercipta untuk hidup sendirian. Sejarah panjang kehidupan mencatat bahwa manusia akan menjadi lebih baik bekerja sama dengan sesamanya. Karena itulah, tak ada dari kita yang bisa bertahan tanpa pertemanan. Menjalani hari-hari sendiri membawa kesepian yang bisa berujung pada berbagai masalah kesehatan, raga dan jiwa. Sebaliknya, membuka diri dan terhubung dengan sesama membuat hari-hari lebih berwarna dan berharga untuk dijalani. Berikut adalah 15 kata-kata mutiara tentang pertemanan.

1. Orson Welles – Ilusi Ketidaksendirian


Source: Unsplash

“Kita lahir sendirian, kita hidup sendirian, kita mati sendirian. Hanya melalui cinta dan persahabatanlah kita bisa menciptakan ilusi untuk momen-momen ketika kita tidak sendirian” –  Orson Welles

Satu hal yang pasti dalam kehidupan ini: bahwa lahir dan mati adalah sebuah proses yang tak bisa kita wakilkan, atau lakukan bersama orang lain: kita benar-benar sendirian. Begitu pula dengan kehidupan. Hanya diri kita yang kita miliki, begitu saja, sendiri. Pertemanan membuat kesan seolah-olah kesendirian itu pergi, membuat kita merasa lebih baik. Memiliki teman-teman dekat akan meredakan rasa sendiri itu.

2. Thoreau – Teman Menjadikan Jarak

Source: Alexas_Fotos

“Tidak ada yang membuat Bumi ini nampak luas selain memiliki teman di kejauhan; merekalah yang menciptakan bujur dan lintang. ” — Henry David Thoreau

Seberapa sering ktia memikirkan keagungan dan luasnya planet biru yang kita diami ini? Mungkin tidak pernah. Tapi ketika kita memiliki teman di belahan lain dunia atau di kota lain yang terpisah selat dan jutaan manusia, rindu itu akan membuat seolah-olah Bumi ini terasa begitu besar, terlalu besar. Jarak rasanya menjadi berlipatganda dan kita menjadi benar-benar paham tentang bagaimana rasanya sepi karena terpisah.

3. O. Henry – Pertemanan yang Tanpa Sengaja


Source: freestocks.org

“Tidak ada pertemanan yang merupakan sebuah kecelakaan.”― O. Henry, Heart of the West

Berbeda dengan keluarga yang kita tak bisa memilih serta hubungan percintaan yang penuh dengan daya tarik-daya tarik yang tidak masuk akal dan mengalahkan logika, kita tak pernah memilih teman karena terjebak atau sekedar kebetulan. Perjumpaan dengan orang baru bisa jadi merupakan keusilan nasib. Tstapi, memutuskan untuk terus berinteraksi dengannya dan berbagi suka dan duka bersama terjadi karena kita sama-sama memilih melakukannya.

4. Elie Wiesel – Lebih Dalam dari Cinta


Source: Life of Pie

“Persahabatan menandai hidup lebih dalam dari cinta. Cinta beresiko berubah menjadi obsesi, pertemanan selalu mengenai berbagi.” ― Elie Wiesel

Cinta memiliki unsur-unsur egois dan posesif yang bisa mengubah keindahannya menjadi kesedihan dan derita. Sebaliknya, persahabatan adalah berbagi. Pertemanan adalah menjalani suka dan duka bersama dan selalu mengharapkan yang terbaik untuk pihak lainnya dengan keikhlasan yang mutlak. Karena itulah persahabatan bisa menjadi lebih dalam dibanding percintaan, Lebih abadi, lebih kuat, lebih membebaskan.

5. Martin Luther King – Diamnya Teman


Source: Pixabay

“Pada akhirnya, kita tidak akan mengingat kata-kata musuh-musuh kita, tapi diamnya teman-teman kita”- Martin Luther King

Seberapa pusing pun kita karena omongan dan tanggapan orang -orang yang membenci kita, pada akhirnya itu semua tak ada artinya. Mereka yang membenci kita memang akan berisik, tapi suara-suara itu bisa kita abaikan begitu saja. Yang lebih menyakitkan adalah ketika teman-teman kita diam ketika kita butuh mereka untuk bicara. Kita pun mulai bertanya-tanya dan kehilangan rasa percaya, terhadap diri sendiri maupun terhadap kawan-kawan kita.

6. Elizabeth Foley -Terpisah tapi Bersama


Source: Stefan Stefancik

“Penemuan yang paling indah dari para teman sejati adalah bahwa mereka bisa tumbuh terpisah tanpa tumbuh menjauh.” — Elizabeth Foley

Berbeda dengan asmara yang mengharuskan kedua belah pihak yang terlibat di dalamnya untuk selalu bersama, persahabatan adalah sebuah hubungan agung yang tak akan terkalahkan oleh ruang dan waktu. Teman sejati bisa berada jauh di bagian manapun dari dunia. Dia juga bisa jadi menjalani kehidupannya sendiri yang asing dan sangat berbeda. Namun, teman sejat akan selalu ada di dalam dada. Perbedaan ruang tak bermakna perpisahan. Kedekatan batin akan membuat para sahabat sejati tumbuh bersama dalam ruangnya masing-masing.

7. Winnie The Pooh – Lebih dari Selamanya


Source: csekeklan

“Kita akan jadi teman selaamanya kan, Pooh?’ tanya Piglet, ‘Bahkan lebih lama dari itu,’ “ jawab Pooh.— Winnie The Pooh

Persahabatan sejati adalah sebuah fenomena indah yang bisa mengalahkan apa pun, bahkan waktu. Persahabatan mendobrak batas-batas kemustahilan, membuka kemungkinan-kemungkinan yang sebelumnya nampak bak pintu tertutup tanpa kunci-kuncinya. Bahkan, pertemanan sejati bermakna keabadiaan, kemampuan bertahan hingga akhir waktu tanpa berubah atau runtuh. Selamanya bukanlah kata yang mengada-ada.

8. Jean de La Fontaine – Teman Sejati


Source: Sebastian Vortman

“Cinta sejati itu langka, namun teman sejati jauh lebih langka.” Jean de La Fontaine

Menemukan cinta sejati adalah misi hidup banyak manusia. Konon, setiap dari kita mempunyai belahan jiwa, sehingga walaupun sangat susah untuk menemukannya, ada satu orang yang tepat di luar sana untuk masing-masing dari kita. Namun, tidak demikian dengan teman sejati. Tak pernah ada jaminan bahwa ada satu orang di dunia ini yang bisa kita andalkan persahabatannya dalam segala suka duka. Karena itu, mereka langka, lebih langka dari kesejatian cinta.

9. C.S. Lewis – Alasan Bertahan Hidup


Source: Unsplash

“Persahabatan itu bukan sesuatu yang dibutuhkan, seperti juga filsafat, seperti juga seni… Tidak ada nilai bertahan hidup dalam pertemanan. Namun, persahabatan adalah salah satu hal yang membuat mempertahankan hidup memiliki makna.” ― C.S. Lewis, The Four Loves

Kita mungkin butuh orang lain untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pertahanan hidup kita. Tapi, apakah kita butuh seorang sahabat? Jawabannya adalah tidak. Manusia bisa hidup hanya dengan kenalan-kenalan, rekan kerja, dan kekasihnya. Tapi persahabatan adalah kemewahan seperti seni atau filsafat. Persahabatan memberi makna pada kehidupan dan membuat proses bertahan hidup memiliki tujuan.

10. Joseph Roux – Kehilangan Teman


Source: Unsplash

“Kita menyebut seseorang yang kehilangan ayahnya seorang yatim; sedangkan seorang duda adalah pria yang kehilangan istrinya. Tapi seseorang yang mengenal ketidakbahagiaan karena kehilangan seorang teman, dengan nama apa kita harus menyebutnya? Di sini semua bahasa diam dan berdamai dalam ketidakmampuannya.”. Joseph Roux

Seharusnya ada sebuah istilah dalam bahasa untuk menyebutkan seseorang yang telah ditinggal temannya. Bagi banyak orang, pertemanan bisa jadi lebih penting dari segalanya. Sahabat yang pergi bisa meninggalkan rongga yang menganga, menjadikan kita merasa tak lagi utuh. Namun, tak ada kosakata yang bisa menjelaskan kita dengan sebuah nomina. Seolah penderitaan kita tak nyata adanya.

11. George R.R. Martin – Serigala dalam Kelompok


Source: Pixabay

“Ketika salju datang dan angin putih bertiup, sang serigala penyendiri mati tapi kelompok bertahan..” ― George R.R. Martin, A Game of Thrones

Bertahan hidup sendirian mungkin bisa dilakukan jika kita memiliki segalanya, tangguh, dan dalam masa-masa yang mudah. Tapi ketika masalah menerjang dan dunia menjadi tidak bersahabat, setiap manusia butuh kelompok untuk melindunginya. Serigala yang berburu bersama teman-temannya memiliki kesempatan bertahan hidup lebih besar, dan begitu pula manusia. Bersama teman, kita bisa mengalahkan semua petaka.

12. Kings of Convenience – Pertemanan Adalah Tujuan


Source: Pixabay

“Seorang teman bukanlah sebuah jalan yang kamu pakai untuk sampai di sebuah tujuan. Entah mengapa, aku dulu tidak tahu bahwa pertemanan adalah akhir.”  – Kings of Convenience, Misread

Banyak orang yang memikirkan teman sebagai sebuah alat. Sebagai relasi peluas jaringan, sebagai rekan di kala kesepian, sebagai mitra untuk meraih sebuah tujuan. Tapi, pertemanan yang sesungguhnya bukanlah seperti itu. Teman bukanlah sebuah sarana atau jalan untuk mencapai sebuah tujuan yang kita sasar. Tapi, teman sejati adalah teman yang kita hargai keberadaannya seperti apa adanya ia. Bersamanya membuat kita bahagia. Dan kita tak perlu apa-apa lagi darinya.

13. Defiance, Ohio – Menjahit Luka


Source: Unsplash

“Kita menemukan diri kita sendirian sejak hari kita lahir. Dan kita mencari seseorang untuk membuat jahitan di tempat-tempat dimana kita robek.”– Defiance Ohio, Calling old Friends

Manusia terlahir dengan luka bawaan. Tangisan pertama yang keluar dari mulut kita mensignifikansikan kesendirian yang tiba-tiba karena hilangnya kehangatan balutan rahim sang ibu yang semula selalu menyelimuti kita. Seiring dengan tumbuh dewasanya kita, luka-luka ini bertambah. Karena itulah kita terus mencari teman-teman yang bisa menambal rongga-rongga di hati kita dan menutup luka-luka kita dengan jahitan kehangatan.

14. Bright Eyes – Seperti Bernapas


Source: Vladyslav Duklin

“Kurasa rasanya hanya seperti bernapas padahal tidak menginginkannya. Ada beberapa hal yang tidak bisa kamu palsukan. Kurasa itu tipikal untuk bertahan pada memori yang tak pernah bisa kamu dapatkan lagi, serta untuk membuka-buka foto lama tentang suatu musim panas dengan seorang teman yang dulu kamu kenal.” – Bright Eyes

Memori tentang teman yang kini tak lagi kita kenal seringkali melekat abadi di dalam pikiran. Walaupun kita tahu tak ada gunanya untuk mengenang-ngenang masa lalu yang tak akan terulang dengan seseorang yang kini tak lagi peduli, tapi kita melakukannya di luar kesadaran, seperti bernapas. Dan kita tak kuasa untuk menahan menyeruaknya memori tersebut karena kehilangan teman seringkali adalah sebuah trauma yang tak akan bisa sembuh atau reda.

15. Peribahasa Irlandia – Semanggi Berdaun Empat

“Seorang teman bai seperti semanggi berdaun empat; sukar ditemukan dan merupakan keberuntungan. ” –  Peribahasa Irlandia

Ada banyak yang bisa kita sebut kenalan. Tapi teman baik? Seringkali manusia hanya mengecewakan sesamanya. Padahal, persahabatan tak seperti hubungan-hubungan lainnya. Kita mungkin bisa menoleransi sang kekasih yang semaunya sendiri karena cinta atau orangtua yang menuntut karena tak mau jadi durhaka. Namun, pertemanan adalah huungan sukarela yang karenanya setiap goresan terasa nyata dampaknya. Di antara milyaran manusia di muka bumi ini, kita mungkin hanya akan mampu menemukan beberapa teman saja yang benar-benar baik. Jadi jika kamu menemukannya, jangan sia-siakan. Karena sesungguhnya kamu sangat beruntung.

Sudahkah hari ini kamu berterimakasih pada teman-temanmu karena hadirnya mereka sebagai warna-warni dalam hidupmu? #CintaiHidup

Mager ke salon?? Tinggal pesan Beauty Service mu di HelloBeauty.id, tersedia makeup, hairdo, hijabdo dan masih banyak lagi!

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit
Knowledge, Words