10 Hal Yang Wajib Diketahui untuk Diet Sehat Ibu Menyusui

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit


Source: PublicDomainPictures

Tampil langsing memang menjadi idaman banyak wanita, tak terkecuali bagi ibu menyusui. Ketika hamil, berat badan ibu memang bertambah beberapa kilogram. Setelah proses persalinan, ada banyak ibu yang ingin langsung menurunkan berat badannya. Ibu menyusui membutuhkan cara khusus untuk diet yang sehat baik bagi ibu dan bayi.

1. Diet dengan Stabil dan Perlahan


Source: PublicDomainPictures

Bagi ibu menyusui, diet merupakan hal yang harus diperhatikan. Tak hanya sekedar untuk diri sendiri, para ibu juga harus memikirkan kesehatan bayi. Diet dapat memengaruhi produksi dan kualitas asi yang dihasilkan. Oleh karena itu, ibu menyusui dianjurkan untuk melakukan diet secara perlahan paling tidak dua bulan setelah melahirkan. Diet ini dilakukan dengan cara mengurangi kalori harian secara perlahan. Jangan terlalu ekstrim dalam melakukan diet karena dapat mengurangi energi dan membuat lemah ibu menyusui.

2. Makan Variasi Buah dan Sayuran


Source: Domokus

Buah dan sayuran memiliki beragam nutrisi yang sangat baik untuk tubuh terutama untuk asi. Buah dan sayuran merupakan sumber vitamin, mineral, dan air. Buah jeruk kaya akan vitamin C, buah beri kaya akan mineral, dan sayuran hijau seperti bayam dan sawi kaya akan serat. Anda dapat mengombinasikannya pada menu makan sehari-hari. Buah juga dapat dikonsumsi sebagai cemilan di sore hari. Jika Anda tidak menyukai buah dan sayur, Anda dapat membuatnya menjadi jus. Anda dapat mencampurkan berbagai macam buah dan sayur seperti jus wortel dan tomat.

3. Pilih Asupan Lemak Baik


Source: Meditations

Tidak semua lemak adalah lemak jahat yang menghasilkan timbunan kolesterol pada tubuh. Lemak yang baik dibutuhkan tubuh adalah lemak tak jenuh. Salah satu jenis lemak baik adalah Omega-3. Makanan yang mengandung zat ini adalah ikan seperti salmon dan gindara serta telur dengan cap khusus. Lemak tak jenuh sangat baik untuk kesehatan ibu seperti untuk menjaga kesehatan jantung. Selain itu, lemak ini juga sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan saraf bayi.

4. Hindari Makanan Berpestisida


Source: Unsplash

Menghindari makanan dengan pestisida mungkin akan sulit dilakukan. Anda perlu belanja sayur dan buah di toko khusus atau memerhatikan label organik atau tanpa pestisida. Walaupun lebih mahal, buah dan sayuran organik sangat baik untuk kesehatan bayi. Zat kimia yang terkandung di pestisida akan memengaruhi kualitas asi. Jika sulit, Anda dapat membuang kulit buah dan sayur dan mencucinya terlebih dahulu.

5. Perbanyak Minum


Source: Congerdesign

Ibu menyusui membutuhkan minum yang lebih banyak dibanding wanita pada umumnya. Perlu diperhatikan bahwa konsumsi air pada ibu menyusui tak hanya untuk sang ibu namun juga si bayi. Oleh karena itu ibu menyusui memiliki risiko dehidrasi yang lebih tinggi. Untuk mengatasinya, ibu menyusui butuh 2,5 L air atau sekitar 16 gelas air per hari. Cairan ini bisa didapatkan dari air putih, jus, dan buah-buahan. Ibu menyusui juga perlu membatasi konsumsi kafein seperti kopi.

6. Konsumsi Suplemen dan Vitamin


Source: Mizianitka

Jika asupan nutrisi dari makan sehari-hari dirasa kurang, Anda dapat mengonsumsi suplemen dan vitamin tambahan. Hal ini normal dilakukan oleh ibu menyusui karena Anda harus menyediakan nutrisi untuk dua orang sekaligus. Vitamin yang baik dikonsumsi adalah vitamin C, D, dan B12 yang baik untuk pertumbuhan otak dan sistem saraf. Selain vitamin, ibu menyusui juga dapat mengonsumsi suplemen tambahan yang kaya akan mineral seperti kalsium, fosfor, dan yodium agar tidak terjadi defisiensi pada bayi.

7. Kebutuhan Kalori Harian


Source: RyanMcGuire

Jangan ragu untuk makan lebih banyak dibanding hari-hari biasanya. Ibu menyusui membutuhkan kalori yang lebih banyak dibanding perempuan pada umumnya. Ibu menyusui membutuhkan tambahan sekitar 500 kalori per hari. Kalori ini berbeda pada setiap orang, tergantung pada metabolisme tubuh, berat badan, dan hasil asi. Walaupun ibu menyusui akan lebih cepat dan sering lapar, bukan berarti Anda dapat ngemil seenaknya. Makanan cemilan yang dianjurkan untuk ibu menyusui adalah kacang-kacangan.

8. Olahraga Ringan


Source: Picography

Lengkapi diet Anda dengan aktivitas fisik ringan. Di awal tahap menyusui, Anda perlu beraktivitas seperti berjalan atau membersihkan rumah. Hal ini untuk menjaga stamina dan energi ibu menyusui. Ketika Anda sudah tidak merasa lelah, Anda dapat melakukan olahraga ringan seperti jalan cepat atau lari ringan selama 30 menit setiap harinya. Untuk Anda yang sudah biasa berolahraga, kurangi intensitas olahraga pada tahap awal menyusui. Konsultasi dengan pelatih Anda mengenai olahraga yang dianjurkan.

9. Asupan Tinggi Protein


Source: Greekfood-tamystika

Protein sangat baik bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Protein bisa didapatkan dari ikan, ayam, daging, telur, dan kacang-kacangan. Untuk daging, ada baiknya Anda mengonsumsi daging tanpa lemak (gajih). Agar lebih baik, pilih daging organik dan ikan segar untuk memastikan kandungan nutrisi di dalamnya. Jangan membeli daging olahan yang dijual di pasar atau supermarket untuk menghindari pengawet dan zat aditif lainnya.

10. Hindari Junk Food


Source: Unsplash

Godaan untuk makan junk food memang besar. Namun ada baiknya untuk menahan godaan ini dan menghindari makanan tersebut. Ibu menyusui sebaiknya mengonsumsi makanan yang segar dan diolah sendiri untuk mengetahui nutrisi dan bahan makanan apa saja yang digunakan. Minyak yang biasa ditemukan pada junk food juga harus dihindari karena mengandung lemak jenuh yang tidak baik bagi kesehatan bayi. Jika Anda merasa kerepotan untuk memasak sehari-hari, Anda dapat menggunakan katering untuk diet khusus ibu menyusui.

Sudahkah Anda mempersiapkan nutrisi bagi Anda dan bayi? Tips dan trik di atas sangat penting untuk dilakukan. Tak hanya untuk mengembalikan badan Anda ke bentuk semula, diet ini juga penuh nutrisi yang baik untuk kualitas dan kuantitas ASI.

Ibu segar, bayi sehat!

Mager ke salon?? Tinggal pesan Beauty Service mu di HelloBeauty.id, tersedia makeup, hairdo, hijabdo dan masih banyak lagi!

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit
Health