10 Cara Menggosok Gigi yang Benar

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit

toothbrushesSource: Hans

Menggosok gigi pasti sudah menjadi kebiasaan yang berlangsung seumur hidup. Namun setiap orang masih perlu menyegarkan kembali ilmunya tentang kebiasaan yang satu ini. Anda pasti tahu betapa pentingnya menjaga kesehatan mulut dan gigi, jadi sisihkan beberapa menit untuk membaca artikel ini dan yakinkan diri Anda bahwa Anda sudah menyikat gigi secara benar.

Gosok pengetahuan Anda soal menyikat gigi hingga mengilap dengan beberapa tips berikut ini:

1. Pilih Sikat Gigi yang Tepat


Source: Andreas160578

Bila anak Anda memiliki gigi susu, sikat gigi yang khusus dibuat dan didesain untuk anak-anak sudah sepatutnya digunakan. Orang dewasa cenderung merasa bahwa sikat gigi elektrik adalah pilihan paling optimal untuk membersihkan gigi ketimbang sikat gigi manual. Sikat gigi elektrik dapat membuat kegiatan menyikat gigi menjadi lebih mudah, apalagi bila Anda menderita sakit persendian atau masalah lain yang berhubungan dengan tangan, lengan, dan bahu.

2. Beri Waktu


Source: Collusor

Sikat gigi paling tidak dua kali dalam sehari, tapi yang lebih dianjurkan adalah antara setiap sesudah makan. Hal ini untuk mencegah atau mengurangi menumpuknya bakteri, plak, dan karang gigi di mulut dan gigi. Anda harus menyikat gigi paling tidak selama dua menit. Beberapa sikat gigi elektrik memiliki timer dan bahkan dapat mengikuti pola kebiasaan Anda dengan mensinkronisasikannya pada smartphone Anda. Untuk menghabiskan waktu, Anda bisa menyikat gigi sambil menonton televisi.

3. Jangan Berlebihan


Source: Collusor

Menyikat gigi lebih dari tiga kali sehari mungkin tidak terlalu baik bagi Anda. Hal ini karena terlalu sering menyikat gigi dapat merontokkan enamel gigi dan merusak gusi. Dengan sikat gigi elektrik, Anda bisa membiarkan bulu-bulu sikatnya bekerja dan Anda tinggal mengarahkan sikat gigi di mulut Anda. Lakukan dengan lembut karena sebenarnya tidak perlu tenaga besar untuk menghilangkan plak di gigi.

4. Apa Cara Anda Menyikat Gigi Sudah Benar?


Source: Confident Dental Care

Menyikat gigi secara menyamping dapat mengikis batas gusi Anda. Pegang sikat gigi pada sudut 45 derajat dari gusi Anda, dan lakukan gerakan naik-turun. Sikat secara pendek-pendek. Sikat bagian permukaan gigi luar dan dalam, geraham yang belakang, juga lidah Anda. Jangan lupa untuk menyikat bagian-bagian yang sulit dijangkau. Bila Anda tidak menyikatnya secara menyeluruh, plak akan berdiam diri di dalam mulut Anda dan dapat menyebabkan kerusakan.

5. Ingat-Ingat Bagian yang Anda Bersihkan


Source: Jakob Renpening

Apakah Anda selalu mulai menyikat gigi dari sisi yang sama? Dokter gigi mengatakan bahwa kebanyakan dari kita melakukannya. Coba untuk mulai meyikat gigi dari tempat/sisi yang berbeda sehingga Anda tidak merasa malas. Saat Anda tiba pada bagian terakhir di mulut Anda untuk disikat, Anda mungkin sudah merasa bosan dan proses pembersihannya tidak maksimal.

6. Pasta Gigi


Source: Stevepb

Pasta gigi yang Anda pilih ternyata berpengaruh. Pasta gigi yang memutihkan gigi atau mengontrol karang gigi bisa jadi memiliki komponen penyusun yang keras. Partikel pemutih gigi bisa berbahaya dan mengikis struktur gigi. Cukup gunakan pasta gigi dengan fluoride. Bila Anda ingin mencerahkan senyum Anda, Anda bisa menggunakan pasta gigi pemutih dan pasta gigi biasa secara bergantian. Saat Anda memilih pasta gigi untuk anak kecil, cari merek yang formulanya khusus untuk anak-anak. Jangan berikan pasta gigi lebih dari ukuran kacang, atau bila perlu tidak usah gunakan pasta gigi, untuk anak-anak usia di bawah enam tahun.

7. Tunggu Sebelum Menyikat Gigi


Source: Skitterphoto

Minuman berenergi, soda, dan permen, bahkan yang menyehatkan seperti jus apel, jus jeruk, dan kopi, memiliki asam yang dapat melunakkan enamel gigi. Bila Anda baru mengonsumsi makanan asam, tunggu setengah jam sebelum menyikat gigi Anda. Dengan begitu saliva Anda punya waktu untuk mengembalikan enamel gigi pada kondisi semula. Bila Anda langsung menyikat gigi, maka enamel yang melunak tadi bisa hilang.

8. Cuci Sikat Gigi Anda


Source: Wilkernet

Apakah Anda selalu mencuci sikat gigi Anda? Tepat sekali! Selalu lakukan hal ini. Kuman dari mulut dan gigi dapat tinggal di sikat gigi bila Anda tidak membersihkannya. Hal ini juga akan menyingkirkan pasta gigi yang tertinggal di sikat, yang dapat mengeraskan bulu-bulu sikat gigi. Jangan gunakan disinfektan untuk membersihkan sikat gigi Anda, cukup bilas dan keringkan. Jangan membungkus sikat gigi karena akan membuatnya lembap/basah.

9. Jaga Kebersihannya


Source: Poulpy

Kebanyakan dari kita menyimpan sikat gigi di kamar mandi dan kamar mandi bukanlah tempat paling bersih di seluruh rumah. Untuk menjaga kerapian, letakkan dalam sebuah holder. Bila Anda menaruhnya di wastafel atau meja, sikat gigi Anda bisa terpapar pada kuman di toilet atau wastafel. Jangan biarkan sikat gigi Anda bersentuhan dengan sikat gigi lain bila ditaruh di tempat yang sama. Sikat gigi yang lembap juga memungkinkan untuk jadi sarang bakter. Bila harus ditutup, pilih tutup yang masih memiliki saluran udara agar sikat bisa kering.

10. Gunakan Sikat Gigi Baru


Source: Kropekk_pl

Berapa lama biasanya Anda tidak mengganti sikat gigi? Anda harus mengganti sikat gigi dengan yang baru setiap 3 atau 4 bulan sekali. Anda juga dapat memantaunya melalui bulu-bulu sikat. Bila bulunya sudah tidak fleksibel dan mulai rontok, ganti sikat gigi Anda. Bulu sikat yang patah tidak akan membersihkan gigi Anda secara efektif.

Keep your mouth and teeth clean and get a flashy pretty smile!

Lagi butuh make up artist? Yuk cobain di HelloBeauty.id aja, cool banget!

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit
Health