10 Hal Ini Akan Membuatmu Ingin Pergi ke Puncak Mandeh

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit


Source: Wikimedia Commons

Puncak Mandeh, sebuah kawasan dataran tinggi di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat baru-baru ini makin sering diperbincangkan banyak orang, khususnya para traveler lokal. Apa yang unik dan berbeda dari tempat ini sehingga makin hari pesonanya makin dilirik banyak wisatawan untuk datang berkunjung? Benarkah tempat ini sampai dijuluki Raja Ampat-nya Sumatera Barat karena keelokan pemandangannya? Daripada penasaran, yuk simak 10 hal tentang Puncak Mandeh ini yang dijamin akan membuat kamu tiba-tiba kebelet ingin pergi kesana.

1. All in One

Kawasan wisata Mandeh sangat cocok dikatakan sebagai kawasan wisata yang all in one, semua serba ada dalam satu tempat. Bagaimana tidak, sebut saja kawasan ini memiliki banyak spot wisata dari mulai darat sampai air. Pulau Sironjong Kecil dan Pulau Sironjong Besar yang ada di sana adalah spot diving yang banyak digemari pelancong internasional. Ada juga resort mewah yang memang ditujukan untuk turis. Di Pulau Setan, wisatawan bisa menikmati berbagai atraksi olahraga air dan bermalam dengan mendirikan tenda di tengah pulau. Dari ketinggian puncak, wisatawan bisa menyaksikan panorama alam Sumatera Barat yang indah dengan sajian matahari terbenam yang menawan. Kurang apa lagi?

2. Dekat dengan Padang

Selama ini, masyarakat di luar Sumatera Barat mungkin tidak banyak yang familiar dengan daerah-daerah di Sumatera Barat selain Padang. Selain populer karena tagline rumah makan Padang yang bertebaran di seantero negeri ini, Padang juga adalah ibukota Sumatera Barat. Nah, kawasan wisata Puncak Mandeh ini terletak tak jauh dari Padang. Tepatnya ada di Desa Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Dari kota Padang, kamu bisa menempuh perjalanan selama 1 jam dengan mobil untuk menuju Mandeh. Penduduk di Mandeh banyak yang bekerja sebagai petani, peternak, dan penangkap ikan.

3. Disebut Sebagai Kawasan Wisata Kelas Internasional

Rasanya ini tidak berlebihan, dengan fakta seperti yang telah diungkapkan di poin nomer 1 di atas, layak rasanya jika kawasan Puncak Mandeh dinobatkan sebagai kawasan wisata berkelas internasional. Puncak Mandeh adalah paduan dari kawasan perbukitan alami dengan hamparan teluk yang dihaisi dengan rangkaian gugusan pulau-pulau mungil dalam kesatuan Teluk Carocok Tarusan. Bila kamu berdiri di Puncak Mandeh, kamu bisa melihat gugusan pulau-pulau seperti Cubadak, Traju, Setan Mungil, Sironjong Agung, dan lain sebagainya dengan gradasi air laut biru jernih kehijauan. Cantik sekali!

4. Topografi Unik

Kawasan wisata Mandeh memang memiliki topografi alam yang unik dan sungguh membuat kita berdecak kagum menyaksikannya. Puncak Mandeh memiliki sebuah tanjung di bagian selatannya yang berbentuk meliuk. Tanjung itu diapit oleh sungai sehingga dari jauh bagaikan sebuah ular raksasa yang berenang. Di kawasan utara Puncak Mandeh, pulau-pulau seperti Pagang, Ular, Marak, Sikuai, dan Bintangor berbentuk melingkar. Sungguh menakjubkan.

5. Bisa Ditempuh dengan Jalur Laut dan Darat

Satu lagi keunikan objek wisata Puncak Mandeh adalah jalur masuknya yang bisa ditempuh baik melalui jalur laut maupun jalur darat. Wisatawan bisa menaiki kapal atau boat dari Pelabuhan Bungus, Teluk Bayur atau Pelabuhan Muara Padang untuk menuju ke Mandeh. Bila memilih jalan darat, wisatawan bisa memilih beberapa jalan alternatif seperti melalui Simpang Carocok, Bungus, atau menyusuri bibir pantai dan perbukitan Carocok yang landai.

6. Raja Ampat-nya Sumatera Barat

Ini dia hal yang saat ini makin sering digaungkan oleh banyak pelancong yang sudah pernah berkunjung ke Mandeh. Mereka sungguh terpikat oleh keelokan tempat ini dan lantas menobatkan Mandeh sebagai Raja Ampat-nya Sumatera Barat. Bagaimana tidak, pemandangan yang ditawarkan oleh alam Mandeh memang sungguh cantik. Air lautnya bening berwarna biru toska, kapal-kapal pengantar wisatawan berjejer rapi di selatan kawasan Puncak Mandeh, rangkaian gugusan pulau yang tersebar di sepanjang mata memandang, belum lagi panorama langit biru yang cerah di tempat ini. Kita seolah dibawa terbang ke Raja Ampat di Papua yang memang memiliki panorama alam sangat menakjubkan mirip di tempat ini.

7. Tidak Ditarik Retribusi

Kabar gembira bagi kamu yang berencana melancong ke Mandeh. Meski kawasan wisata ini sudah lama dibuka untuk umum, namun belum ada tarif retribusi yang ditetapkan oleh pengelola. Pengunjung bebas masuk dan cukup hanya membayar uang parkir saja. Mungkin saja beberapa tahun kedepan bila wisatawan terus ramai berdatangan, bukan tak mungkin tempat wisata ini akan dikelola lebih professional dan menetapkan tarif retribusi.

8. Belum Ada Transportasi Umum Menuju Mandeh


Source: Unsplash

Ya, karena letaknya yang berada pada topografi alam dataran tinggi dan laut, akses jalur menuju Mandeh belum dapat dijangkau oleh kendaraan umum di Sumatera Barat. Satu-satunya pilihan bagi pengunjung bila hendak pergi kesana adalah membawa kendaraan pribadi. Selain itu, jalur menuju Mandeh sudah cukup baik dan nyaman bagi kendaraan jenis apapun meski tetap harus berhati-hati karena medan jalan yang berkelok-kelok dan dikelilingi perbukitan.

9. Dilirik Investor dari Italia

Satu lagi fakta mengagetkan dari Puncak Mandeh, karena potensi pariwisatanya yang sangat besar ditunjang dengan belum adanya pengelola professional di tempat ini, kabarnya ada investor asing dari Italia yang mulai melirik Mandeh untuk dikelola dengan serius dan dijadikan sebagai sebuah objek wisata kelas dunia dengan resor mewah standar internasional, bahkan sudah mulai mengembangkan resor itu dengan nama Cubadak Paradiso. Hmm, semoga saja pengembangan ini membawa dampak baik bagi penduduk sekitar dan pariwisata Indonesia.

10. Masuk Dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (RIPPNAS)

Sebagai kawasan wisata yang memiliki potensi besar di bidang wisata bahari dan wisata alam, tak heran pemerintah pun memasukkan Puncak Mandeh sebagai bagian dari pengembangan pariwisata nasional bersama dua kawasan wisata lain yang sudah lebih dulu beken. Bunaken dan Biak. Wah tak sabar rasanya menunggu pengembangan ini terealisasi!

Bagaimana, makin jatuh cinta bukan dengan Puncak Mandeh setelah mengetahui fakta-fakta di atas? Tunggu apalagi, segera kemasi ranselnya dan berpetualanglah menyusuri alam Mandeh yang luar biasa. Going travel, living your soul!

Mager ke salon?? Tinggal pesan Beauty Service mu di HelloBeauty.id, tersedia makeup, hairdo, hijabdo dan masih banyak lagi!

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit
Trip and Travel