10 Fakta tentang Komposisi Lipstik MAC, Check This Out !

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit


Source: Vivian Farinazzo

MAC adalah salah satu brand kosmetik ternama di dunia. Di Indonesia, MAC termasuk produk papan atas dan banyak digunakan oleh professional make up artist. Salah saru produk andalan MAC adalah lipstik dengan warna-warni cantik dan tahan lama. Yuk, simak apa saja bahan yang terkandung dalam lipstik MAC.

1. Ricinus communis seed oil

Ricinus communis seed oil ini kerap disebut sebagai castor oil. Minyak ini terbuat dari biji tumbuhan Ricinus communis. Castor oil akan membentuk ricinoleat yang banyak dipergunakan sebagai bahan dasar kosmetik. Fungsinya castor oil pada kosmetik antara lainmenjaga konsistensi kosmetik agar tetap lembut dalam suhu yang tidak stabil. Untuk kulit, castor oil dapat membantu merawat kulit, termasuk juga kulit bibir.

2. Capric triglyceride

Capric/caprilyc triglyceride merupakan senyawa turunan dari minyak kelapa dan gliserin. Ia dikategorikan sebagai zat bekerja sangat baik untuk melembutkan dan memperbaiki kulit. Banyak kosmetik yang menggunakannya sebagai bahan dasar karena dapat mencegah hilangnya kelembaban pada kulit. Ia juga dapat berperan sebagai pengental pada kosmetik. Senyawa kimia ini juga masih relatif lembut untuk kulit.

3. Microcristallina wax

Microcristallina wax merupakan sejenis lilin senyawa lilin turunan dari minyak bumi. Bila digunakan dalam kosmetik, fungsinya adalah sebagai pengental, dan juga menambah kelekatan pada tekstur kosmetik. Resiko dampak buruk Microcristallina wax terhadap tubuh dikategorikan rendah dibandingkan senyawa lainnya. Hanya saja, tetap ada perhatian lebih lanjut mengenai toksisitasnya pada sistem organ tubuh non reproduksi.

4. Trioctyldodecyl citrate

Trioctyldodecyl citrate merupakan zat pelembab kulit sintetis yang terbuat dari asam sitrat dan octyldedocanon, yang masih bercabangan jauh dengan alkohol. Pada lipstik, senyawa ini bekerja menjaga kelembaban kulit bibir dengan cara membentuk “penghalang” pada kulit bibir sehingga kelembaban bibir tidak mudah hilang. Belum ada penelitian yang menunjukkan Trioctyldodecyl citrate menyebabkan alergi. Namun, mengingat dua zat penyusunnya yakni asam sitrat dan octyldedocanon dapat berpotensi alergi, tetap ada kemungkinan Trioctyldodecyl citrate dapat menimbulkan reaksi alergi.

5. Candelilla wax

Candelilla wax atau disebut juga sebagai euphorbia carifera wax, merupakan senyawa yang diekstrak dari tumbuhan Euphorbia carifera, sejenis semak belukar yang berasal dari Meksiko. Ia biasanya digabungkan dengan sejenis wax yang lain untuk menguatkan tekstur kosmetik. Ia juga dapat melembabkan kulit. Candelilla wax dapat digunakan sebagai pengganti carnauba wax dan beeswax. Selain untuk lipstik, candelilla wax juga umumnya digunakan untuk lip balm dan lotion bar.

6. Soybean seed extract

Soybean seed extract merupakan senyawa nabati yang diambil dari biji kedelai, bisa juga disebut sebagai glycine soja extract. Fungsinya adalah menambah kelembaban pada produk kosmetik. Selain itu, ekstrak sari kedelai ini juga dapat membantu proses penulihan kulit, menstimulasi sintesis elastin dan kolagen, sert menambah asupan oksigen pada kulit. Ia juga dapat menyalurkan asam amino, protein, vitamin, dan mineral pada tubuh.

7. Astrocaryum murumuru butter

Astrocaryum murumuru butter merupakan lemak berwarna kekuningan. Lemak ini merupakan lemak nabati yang berasal dari biji murumuru. Murumuru merupakan tanaman buah yang berasal dari Brazil dan sekitar sungai Amazon. Zat yang lebih dikenal sebagai murumuru butter ini berfungsi sebagai pelembab kulit. Ia juga memberikan efek kilap secara alami.

8. Wheat germ extract

Wheat germ extract atau triticum vulgare extract merupakan ekstrak dari benih tanaman gandum. Dalam kosmetik, ia berfungsi melembutkan kulit, dan juga melembabkan rambut. Ia dapat ditemukan pada produk lipstik, perawatan rambut, serta losion cukur. Bila Anda mencari lipstik bebas gluten, maka Anda harus menghindari lipstik dengan yang mengandung bahan ini, karena ia didapat dari gandum, kaya protein gluten.

9. Barley extract

Barley extract atau hordeum vulgare extract merupakan turunan dari tanaman barley. Ekstrak ini mengandung fenol, yang dikenal memiliki manfaat sebagai anti oksidan. Anti oksidan dapat membantu kilit menangkal radikal bebas yang ada di sekitar kita. Produk skin care dan kosmetik yang mengandung ekstrak barley dapat membantu mengurangi stress dan mempertahankan kesehatan kulit.

10. Linoleic Acid

Linoleic acid atau asam linoleat merupakan salah satu asam lemak esensial. Asam lemak esensial tidak dapat diproduksi secara mandiri oleh tubuh, harus disapatkan dari luar, seperti dari makanan. Asam linoleat dapat terbuat dari hewan. Asam linoleat banyak digunakan pada kosmetik dan vitamin. Pada kosmetik, asam linoleat dapat berfungsi sebagai anti radang, mengatasi jerawat, dan mempertahankan kelembaban kulit.

Semoga bermanfaaat!

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit
Kecantikan, Kosmetik