10 Fakta Anemia Pada Ibu Hamil yang Penting Diketahui

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit


Source: Jerry Lai

Anemia pada ibu hamil memang dipercaya jauh lebih bahaya dibandingkan anemia biasa. Parahnya lagi, ibu hamil merupakan salah satu yang paling rentan terkena dengan penyakit kekurangan darah merah ini. Anemia sendiri merupakan sebuah penyakit karena kekurangan sel darah merah. Untuk orang biasa, anemia termasuk salah satu penyakit yang cukup mengkhawatirkan. Terlebih lagi pada ibu hamil.

Untuk mengetahuo lebih jauh mengenai anemia pada ibu hamil, kami memiliki 10 faktanya dibawah ini.

1. Anemia Normal Dialami Ibu Hamil


Source: Valentina Yachichurova

Untuk ibu hamil, anemia sebenarnya normal dialami. Salah satunya karena ketika tubuh dalam keadaan hamil, maka ada hormon kehamilan yang berbeda. Nah, hormon inilah yang akhirnya membuat sistem di dalam tubuh ibu bekerja dua kali lebih cepat, dan dua kali lebih berat. Sehingga kerap kali, anemia ketika kehamilan pun terjadi. Alasan lain yang bisa menjadi sebab terjadinya anemia atau kekurangan pasokan darah merah selama kehamilan ialah karena tubuh ibu bekerja dua kali lebih keras untuk pembentukan janin. Sehingga, tubuh kerap kali kekurangan sel darah merah.

2. Anemia Sebabkan Kekurangan Oksigen


Source: Jerry Lai

Darah merupakan sebuah “media” untuk menyalurkan oksigen dari jantung ke seluruh tubuh. Sistem yang sama juga terjadi pada ibu hamil. Hanya saja kali ini, darah tak hanya membawa oksigen ke seluruh tubuh ibu saja, namun sekaligus juga pada janin yang dikandung. Kurangnya persediaan darah merah, yang kerap kali disebut dengan anemia menjadikan sistem peredaran oksigen ini terganggu. Ada beberapa akibat tersendiri dari terganggungnya sistem transportasi oksigen pada ibu dan janin, salah satunya keguguran atau kelahiran prematur.

3. Anemia Pada Ibu Hamil Terjadi Karena Peningkatan Jumlah Plasma


Source: Torsten Mangner

Pada darah, plasma dan eristrosit memiliki peranan yang besar dalam pembentukan sel darah merah. Namun disisi lain, bila jumlah bahan baku darah merah ini meningkat, justru akan membahayakan ibu hamil. Pada kehamila di trisemester pertama, jumlah plasma dan eritrosit meningkat tiga kali lipat dari biasa. Peningkatan jumlah darah merah ini pada keadaan tertentu tak akan memberi efek yang baik pada ibu hamil, yang malah akan mengakitbakan anemia. Untuk mengatasi hal ini memang ibu hamil sebaiknya mengonsumsi makanan yang seimbang dengan kandungan zat besi yang cukup.

4. Tanda-tanda Anemia Pada Ibu Hamil


Source: Tatyana Plekhanova

Ada beberapa tanda-tanda terjadinya anemia pada ibu hami, namun sebagian besar tanda-tanda yang ditunjukan sama dengan tanda pasien terkena anemia pada umumnya. Misalnya saja merasa lebih sering lemas, tubuh terasa letih terlebihan, berkunang-kunang hingga lebih sering merasa pusing. Meski terdengar ringan, namun pada ibu hamil tanda-tanda terjadinya anemia tersebut bisa berakibat fatal. Salah satunya rasa pusing karena anemia yang bisa mengarah pada penyakit vertigo pada ibu hamil.

5. Kurang Asam Folat Sebabkan Anemia


Source: [puamellia]

Asam folat merupakan salah satu nutrisi yang sangat penting pada masa kehamilan. Zat dan mineral ini memiliki manfaat untuk meningkatkan perkembangan otak dan syaraf pada bayi. Ibu hamil yang rajin mengonsumsi makanan kaya akan asam folat dipercaya akan melahirkan bayi yang lebih pintar dibandingkan ibu hamil yang kurang asam folat. Dan lagi, kekurangan asam folat pada masa kehamilan bukan hanya berakibat menurunya kecerdasan anak atau adanya gangguan perkembangan otak, namun juga terjadinya anemia pada masa kehamilan.

6. Anemia Terjadi Karena Kurang Zat Besi


Source: JerzyGorecki

Zat besi merupakan satu elemen paling penting dalam pembentukan sel darah merah pada tubuh. Zat besi yang bisa ditemukan pada berbagai macam sayur dan buah ini, membantu tubuh memproduksi plasma dan eritrosit yang merupakan sel darah merah. Karena itu, kurangnya konsumsi zat besi pada ibu hamil sudah nyaris pasti akan mengarah pada terjadinya anemia. Selain mengonsumsi makanan kaya akan zat besi, pada trisemester awal kehamilan ibu hamil pun kerap kali diberi vitamin zat besi tambahan.

7. Peran Penting Vitamin B12 Mencegah Anemia

salmonSource: Gesztenyes

Banyak yang bilang, ibu hamil harus banyak-banyak mengomsui makanan atau vitamin tambahan yang kaya akan vitamin B12. Vitamin ini dipercaya mampu memberikan daya tahan ekstra pada janin yang tengah dikandung. Selain juga membantu proses pembentukan organ-organ penting pada janin. Namun untuk ibu, vitamin B12 juga penting untuk mencegah terjadinya anemia. Ini salah satunya karena vitamin B12 memiliki peranan penting dalam proses pembentukan sel darah merah pada tubuh. Vitamin B12 bisa didapatkan dari beberapa jenis makanan, salah satunya dari ikan tuna.

8. Anemia Bisa Sebabkan Lahir Prematur


Source: Valentina Powers

Ibu hamil kerap kali menyangka anemia hanya akan sebabkan rasa pusing hingga kelelahan pada masa kehamilan. Padahal penyakit anemia tidak bisa dibiarkan begitu saja salah satunya karena bisa sebabkan keguguran. Ini karena pada kondisi anemia atau kekurangan sel darah merah, proses transportasi oksigen pada ibu dan janin pun akan terganggu. Yang akhirnya, terjadi kelahiran prematur. Selain itu, berkurangnya pasokan darah pada ibu karena anemia pun bisa membuat keadaan kandungan menjadi rawan. Yang pada usia kehamilan diatas 7 bulan, beresiko kelahiran anak berukuran kecil.

9. Anemia Sebabkan Keguguran


Source: Alagich Katya

Selain bisa mengakitkan kelahiran prematur, anemia juga bisa berakibat keguguran. Seperti dijelaskan pada poin delapan, anemia akan menyebabkan terjadinya gangguan pada penyebaran oksigen ke seluruh tubuh, pada ibu dan bayi. Namun selain itu, pada usia kehamilan muda, kurangnya pasokan sel darah merah pada ibu akan mengganggu proses pembentukan janin dan pelekatan janin pada rahim. Hingga akhirnya berakibat pada keguguran. Sebab lain, keguguran pun terjadi bila ibu hamil mengalami rasa lelah dan pusing yang berlebihan karena anemia.

10. Berbagai cara pencegahan dan pengobatan anemia


Source: Vanessa Porter

Ada banyak sekali cara untuk mencegah dan mengobati anemia pada ibu hamil. Misalnya pada masa awal kehamilan, konsumsi makanan yang kaya zat besi serta asam folat, pasokan protein yang cukup untuk ibu hamil, vitamin B 12 sesuai yang diresepkan oleh dokter. Selain itu juga bisa dengan memastikan tubuh mendapatkan pasokan nutrisi yang tepat.

Semoga fakta anemia pada ibu hamil tersebut bisa memberi pengetahuan baru untuk Anda ya.

Mager ke salon?? Tinggal pesan Beauty Service mu di HelloBeauty.id, tersedia makeup, hairdo, hijabdo dan masih banyak lagi!

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit
Pregnancy