10 Fakta Sayuran Organik yang Harus Anda Ketahui

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit

Source: Jill111

Banyak orang yang mulai menjalani hidup sehat. Mereka mengganti gaya hidup sehat tersebut dengan cara mengubah konsumsi dengan berlabel organik. Orang-orang tersebut percaya bahwa apapun yang sudah diberi label organik, akan baik untuk kesehatan tubuh dana man dikonsumsi. Perhatikan fakta mengenai sayuran organik berikut.

1. Sayuran Organik Lebih Sehat

Belum ada fakta yang mengatakan bahwa sayuran organik lebih sehat daripada non organik. Namun jika dilihat sayuran organik di tanam menggunakan pupuk alami dan tidak mengandung pengawet. Jadi saat sayuran organik di konsumsi akan terhindar dari penggunaan bahan kimia yang dapat memperburuk kesehatan manusia.

2. Mengandung Sedikit Pestisida

Source: wuzefe

Salah satu keunggulan yang dimiliki sayuran organik adalah tidak mengandung pestisida kimia. Pestisida adalah digunakan untuk membunuh hama dan serangga. Ya mungkin pestisida ada hanya beberapa persen saja, tidak sebanyak pada sayuran konvensional yang rata-rata menggunakan pestisida kimia. Zat ini dianggap berbahaya karena beberapa asumsi-asumsi yang muncul yaitu zat tersebut akan menempel pada sayuran organik yang hendak untuk di konsumsi.

3. Harganya Lebih Mahal

Sayuran organik memang memiliki manfaat yang baik bagi manusia. Orang-orang yakin dengan mengonsumsi sayuran organik akan lebih aman. Di satu sisi adalah sayuran organik dijual dengan harga lebih mahal dibandingan sayuran non organik. Ini dikarenakan sayuran organik menggunakan metode-metode khusus yang berbeda dari metode menanam lainnya.

4. Lebih Rendah Lemak

Sayuran organik memiliki kandungan lemak yang lebih rendah dibandingan sayuran non organik. Di dalam sayuran organik terdapat lemak hidrogensi. Lemak hidrogensi biasa dimiliki oleh sayuran non organik. Lemak ini dapat meningkatkan resiko penyakit jantung. Dapat dilihat apabila anda mengonsumsi sayuran organik, anda akan lebih terhindar dari resiko penyakit jantung.

5. Label Sayuran Organik

Setiap makanan organik, memiliki jaminan dari label yang telah tertempel. Label tersebut memberikan keterangan mengenai komposisi pada sayuran organik tersebut. Anda sebagai konsumen yang pintar lantas jangan hanya percaya 100%. Perhatikan labelnya, jika bertulisan kurang dari 90% komposisi alami, maka sayuran tersebut belum aman dikonsumsi dan masih banyak kandungan kimia didalamnya.

6. Tumbuhan Berbau Wangi Sebagai Pengganti Pestisida

A post shared by AWESOMEIENG (@awesomeieng) on

Mungkin anda bertanya-tanya kenapa bisa sayuran organik tidak menggunakan pestisida? Padalah bintang penganggu seperti hama selalu ada. Ya ini karena para petani mulai mengganti pestisida dengan tumbuhan yang mengeluarkan bau wewangian. Cara ini ampuh untuk mengusir hama. Hama akan pindah kepada tanaman yang mengeluarkan bau wewangian sehingga tanaman organik akan aman dari gangguan hama.

7. Kandungan Nutrisi Pada Sayuran Organik

Source: Croisy

Pakar biologi dari Stanford University dan pendiri Office of Biotechnology di US Food and Drug Administration, mengatakan bahwa nutrisi buah dan sayuran organik tak ada bedanya dengan buah dan sayuran biasa. Bahkan bakteri yang bikin orang diare masih ditemukan di bahan pangan organik. Jangan khawatir anda tetap akan mendapatkan manfaat dari sayuran organik ini, karena bagaimanapun sayuran organik pasti lebih baik bagi kesehatan.

8. Ramah Bagi Lingkungan

Sayuran organik memiliki metode penanaman yang ramah lingkungan, seperti mengurangi erosi tanahm menggunakan energy lebih sedikit, menambahkan kesuburan pada tanah, mengurangi polusi air, udara dan tanah. Metode penanaman yang ramah lingkungan akan menciptakan lingkungan yang baik dana man tanpa bahan-bahan kimia berbahaya. Sayang sekali disamping metode ramah lingkungannya, Penanaman sayuran organik membutuhkan banyak lahan dibandingan sayuran non konvensional.

9. Kualitas Sayuran Organik Lebih Baik

Source: Christopher Paquette

Sayuran organik memang menyediakan kualitas paling baik dari sayuran non organik. Sayuran organik lebih segar untuk di konsumsi. Tidak adanya kandungan bahan pengawet dalam sayuran tersebut membuat sayuran organik menjadi tidak tahan lama. Jadi jika anda mengonsumsi sayuran organik harus segera dikonsumsi dan jangan dibiarkan terlalu lama. Hanya boleh disimpan dalam kulkas maksimal 3 hari saja.

10. Banyak Mengandung Antioksidan

A post shared by MS (@mary_smva) on

Fakta terakhir yang harus anda ketahui adalah buah dan sayuran organik banyak mengandung antioksidan hingga 50% dibandingkan non organik berdasarkan studi Uni Eropa (European Union). Para peneliti yakin apabila mengonsumsi makanan organik dapat mengurangi penyakit-penyakit berat seperti jantung, kanker dan lain lain. Jadi sayuran organik menjadi baik untuk dikonsumsi tubuh.

Berdasarkan penjelasan tersebut apakah anda masih tetap mengonsumsi sayuran organik? Jawabanya mungkin ya. Bagaimanapun sayuran organik baik untuk dikonsumsi bagi tubuh. Walaupun sayuran organik lebih segar, jangan lupa untuk mencuci sayuran sebelum di konsumsi. Hal itu akan lebih baik bagi kesehatan.

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit
Kesehatan, Makanan