10 Penyebab dan Tanda Khas Usus Bantu yang Jarang diketahui Orang

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit


Source:BruceBlause

Usus buntu adalah bagian dari usus yang sampai saat ini fungsinya bagi tubuh manusia masih sangat diperdebatkan. Walaupun sudah dilakukan banyak penelitian yang menghasilkan bahwa usus buntu berperan dalam menjaga ketahanan tubuh manusia, tetap saja pernyataan ini belum diakui oleh seluruh ahli kedokteran di dunia. Meskipun fungsinya masih tidak terlalu diketahui, usus buntu merupakan daerah rawan pada organ usus manusia sehingga mudah terjadi penyakit usus buntu. Di bawah ini adalah beberapa hal yang perlu anda diketahui mengenai usus buntu.

1. Infeksi sebagai penyebab usus buntu


Source:geralt

Usus buntu adalah bagian dari usus dimana letaknya berada di peralihan usus buntu dan usus halus. Usus ini berukuran kecil dan rentan untuk terjadi sumbatan karena sisa makanan atau cacing. Sumbatan akan memicu terjadimya infeksi oleh bakteri yang ada dalam usus.  Infeksi dapat menyebabkan usus buntu menjadi radang.Keradangan ini akan menimbulkan nyeri, demam, kemerahan pada usus buntu.

2.Penyulit usus buntu


Source:maxlkt

Usus buntu yang tidak segera tertangani akan berlanjut menjadi penyakit yang lebih parah. Usus buntu yang telah bengkak, merah dan nyeri akan semakin besar dan dindingnya menjadi tipis. Produksi nanah yang semakin banyak akan menyebabkan usus buntu yang radang pecah. Isi dari usus ini akan mengiritasi organ sekitar termasuk lapisan selubung perut. Nyeri perut yang dirasakan akan semakin parah dan dinding perut menjadi keras.

3.Panas


Source:PublicDomainPictures

Usus buntu yang meradang di picu oleh infeksi bakteri yang berasal dari sisa makanan yang menyumbat usus buntu. Karena terjadi infeksi pada tubuh maka akan timbul demam pada tubuh orang itu. Namun, demam tidak selalu menyertai pasien dengan usus buntu. Gejala usus buntu pada setiap orang tidak selalu sama. Harus dibuktikan dengan pemeriksaan lain meliputi anamnesa, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, dan USG yan dilakukan oleh dokter dan ahlinya.

4.Muntah yang semakin sering


Source:Kevin Galen

Muntah pada penyakit usus buntu terjadi setelah nyeri perut pindah ke sebelah kanan bawah. Waspadai jika muntah semakin lama semakin sering. Karena mungkin usus buntu anda sudah sangat bengkak dan akan pecah. Pada keadaan ini anda harus menginap di rumah sakit. Karena terjadi gangguan penyerapan cairan di usus yang dapat menyebabkan kekurangan cairan. Selain itu, muntah sendiri dapat menyebabkan anda tidak dapat makan dan minum. Keadaan ini dapat memperparah keadaan anda.

5.Tidak nafsu makan


Source:RyanMcGuire

Tidak nafsu makan terjadi karena gangguan pada usus sehingga menimbulkan rasa mual dan penurunan nafsu makan. Hal ini mungkin adalah mekanisme untuk melindungi usus dari kerusakan lebih lanjut. Makanan dari luar dapat menyebabkan infeksi pada bagian perut jika usus buntu sudah pecah. Supaya badan tidak kekurangan makanan. Nutrisi dapat diberikan lewat pembuluh darah melalui cairan infus. Segera cari pertolongan medis ketika anda mengalami hal ini.

6.Nyeri perut


Source:AdvinaVoicu

Nyeri perut pada usus buntu awalnya dirasakan pasien di seluruh bagian perut. Nyeri ini dapat muncul hilang timbul. Kemudian nyeri ini akan pindah ke perut kanan bawah. Perut kanan bawah adalah lokasi dari usus buntu. Lokasi ini sering disebut Mcburney dalam dunia kedokteran. Nyeri yang berpindah ini dapat berpindah dalam waktu 2 jam atau kurang.  Nyeri ini dapat terus bertahan dan dapat semakin nyeri di seluruh bagian perut.

7.Konstipasi atau diare dengan perut kembung


Source:2211438

Fungsi usus untuk penyerapan makanan dan air untuk metabolisme tubuh. Gangguan usus buntu menyebabkan radang pada usus sehingga mengganggu pergerakan usus yang disebut gerakan peristalsis. Gangguan pergerakan usus dapat berupa menjadi pergerakan yang semakin cepat atau pergerakan usus yang semakin menuru . Pergerakan yang cepat akan menimbulkan diare sedangkan gerakan usus yang menurun akan menjadi konstipasi. Biasanya terjadi kembung karena udara tidak bisa keluar.

8.Tidak bisa kentut


Source:Scott Wilcoxson

Setiap harinya manusia kentut sebanyak kurang lebih 16 kali. Pada usus buntu, gas dalam saluran pencernaan tidak bisa dikeluarkan karena terjadi gangguan pada usus. Akibatnya penderita usus buntu tidak bisa kentut. Namun gejala ini mungkin bisa saja tidak dirasakan oleh semua orang yang menderita usus buntu. Tidak bisa kentut juga mungkin dialami oleh orang yang baru saja dilakukan operasi di daerah pencernaan. Usus masih perlu beradaptasi sehingga memerlukan beberapa waktu untuk bisa kentut.

9.Peningkatan sel darah putih


Source:laboratorio diagnostica

Sel leukosit atau sel darah putih dapat meningkat pada pasien usus buntu. Hal ini terjadi sebagai mekanisme tubuh terhadap keradangan usus buntu. Peningkatan darah putih ini kadang juga terjadi bersamaan dengan demam. Pemeriksaan ini dilakukan dengan mengambil darah dari pembuluh darah anda. Pembuluh darah ini diambil dari pembuluh darah tangan atau fossa cubiti. Kemudian dilakukan hitung jumlah pada sel darah putih.

10.Pemeriksaan ultrasonografi


Source:U.S Navy Photo

Pemeriksaan ultrasonografi (USG) menunjukan adanya keradangan pada usus buntu berupa bengkak atau adanya cairan. Cairan tersebut berupa nanah yang merupakan hasil infeksi bakteri terhadap sisa makanan yang menyumbat usus buntu. Pemeriksaan USG dilakukan dengan sebuah alat yang memancarkan gelombang suara ultrasonor. Alat ini terdiri dari monitor dan probe yang memancarkan suara ultrasonor. Gelombang suara ini akan memantulkan benda padat yang dilewati. Kemudian akan terbentuk gambaran organ tubuh pada monitor.

Mager ke salon?? Tinggal pesan Beauty Service mu di HelloBeauty.id, tersedia makeup, hairdo, hijabdo dan masih banyak lagi!

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit
Health