10 Tips Sehat Untuk Hidup Panjang Umur

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit


Source: silviebliss

Panjang umur adalah harapan setiap orang. Kehidupan yang hanya sekali ini sangat berharga bagi setiap manusia. Setiap detik yang kita miliki di dunia ini merupakan kesempatan untuk bisa tertawa dengan orang-orang yang kita sayangi, menjelajah setiap jengkal Bumi, dan memperkaya diri dengan jutaan pengalaman dan memori. Tentu, hidup panjang umur saja tak cukup. Kita semua menginginkan pula hidup sehat sampai akhir hayat. Namun, untuk meraih itu, ada beberapa hal yang harus kita lakukan dan jauhi tanpa kompromi. Apa saja?

1.Menjaga Pola Makan


Source: Pizabay

Agar hidup sehat hingga akhir hayat, makanan yang kita konsumsi harus memiliki gizi seimbang dan diproses dengan benar. Mengkonsumsi kurang dari tiga porsi sajian buah dan sayur setiap harinya bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Buah dan sayur kaya dengan nutrisi seperti serat dan vitamin yang bisa mengurangi resiko jantung hingga 76%. Selain itu, antioksidan yang terkandung di dalamnya bisa menjauhkan keriput dari kulit kita.

Namun, makan bernutrisi saja tidak cukup. Agar panjang umur, kita tak boleh terlalu banyak makan. Orang-orang berusia paling tua di Jepang berhenti makan ketika perut mereka telah terasa 80% penuh, bukan setelah penuh. Kebiasaan ini ternyata didukung oleh penelitian para ahli. Studi yang dilakukan di St. Louis University menunjukkan bahwa mengurangi kalori ternyata bisa memperlambat penuaan.

2. Berkehidupan Seks yang Sehat


Source: Unsplash

Seks ternyata juga penting perannya untuk hidup sehat dan panjang umur. Berhubungan seks dua atau tiga kali per minggu ternyata bisa meningkatkan harapan hidup hingga tiga tahun. Wajar, karena seks adalah cara yang sangat ampuh untuk membakar kalori, bahkan setara dengan lari selama 30 menit. Selain itu, seks yang teratur juga bisa menurunkan tekanan darah, meningkatkan daya tahan tubuh, melindungi jantung, dan membuat tidur lebih nyenyak.

3. Menjauhi Matahari


Source: chezbeate

Matahari memang adalah sumber energi segala makhluk hidup di muka Bumi. Namun, untuk hidup sehat dan panjang umur, kita harus menjauhi paparan sinar matahari yang terlalu intens. Menjauhi matahari bisa mengurangi resiko kanker kulit dan menjaga kulit kita dari keriput dan garis-garis halus. Selalu pakai tabir surya ketika beraktivitas di luar ruangan. Jangan hanya fokus pada wajah Anda, bagian tubuh lain seperti leher, tangan dan dada juga tak boleh terlupakan.

4. Berhenti Nonton TV


Source: Beverley Goodwin

Terlalu banyak duduk adalah kebiasaan yang buruk. Terlalu banyak menonton televisi di sofa dan bermalas-malasan ternyata bisa menyebabkan banyak resiko kesehatan, termasuk mengurangi ekspektansi hidup kita. Bahkan, sebuah studi di tahun 2011 menunjukkan bahwa untuk setiap jam yang dihabiskan orang dewasa berusia lebih dari 25 tahun di depan televisi, 22 menit dari keseluruhan waktu hidupnya akan berkurang.

5. Kurangi Alkohol, Tinggalkan Rokok


Source: JESHOOTS

Minum alkohol lebih dari dua gelas sehari ternyata mampu meningkatkan resiko-resiko masalah pada wanita, mulai dari meningkatnya berat badan hingga pertengkaran dalam hubungan. Meski demikian, alkohol dalam jumlah lebih sedikit ternyata baik bagi kesehatan kita. Segelas alkohol sehari untuk wanita dan dua gelas untuk pria memberikan banyak manfaat untuk kesehatan jantung. Asal jangan lupa, jangan lebih dari itu.

Sementara itu, merokok harus sepenuhnya dijauhi. Merokok adalah sebuah kebiasaan buruk yang menimbulkan banyak resiko kesehatan dan bisa mengurangi umur kita. Sebuah studi yang dipublikasikan oleh American Journal of Public Health mengungkap bahwa wanita yang berhenti merokok pada usia 35 tahun bisa menambah 6-8 tahun harapan hidupnya.

6. Jaga Kebugaran


Source: MabelAmber

Melakukan olahraga setiap harinya adalah rahasia besar untuk menjaga keremajaan. Latihan berintensitas tinggi, seperti berlari, bisa menambah hingga empat tahun pada keseluruhan umur kita. Tak mengejutkan, karena aktivitas fisik memang berdampak positif pada metabolisme dan jantung kita. Jika Anda tak menyukai latihan berat, bahkan berjalan-jalan 30 menit setiap harinya saja cukup untuk mengurangi resiko penyakit jantung.

7. Berkepribadian Rapi


Source: TawnyNina

Kepribadian ternyata mempengaruhi sepanjang apa hidup kita di dunia ini. Para peneliti di The Longevity Project, studi untuk menguak rahasia-rahasia panjang umur yang dilakukan selama lebih dari delapan dekade, mendapati bahwa ternyata orang-orang yang rapi dan berhati-hati cenderung lebih panjang umur dari lainnya. Kepribdian yang persisten, terorganisir dengan baik, bijaksana, sedikit terobsesi dan tidak ceroboh seperti seorang dosen sains ternyata adalah yang paling efektif untuk bertahan hidup hingga usia senja. Hal ini kontras dengan dugaan banyak orang bahwa mereka yang berkepribadian santai biasanya berumur panjang. Pasalnya, orang-orang yang conscentious memilih keputusan-keputusan hidupnya dengan lebih hari-hati.

8. Berpendidikan Tinggi


Source: sasint

Pendidikan ternyata merupakan faktor penting untuk hidup panjang umur. Bahkan, faktor ini bisa jadi lebih berpengaruh dibanding pendapatan dan ras. Orang-orang yang berpendidikan tinggi cenderung mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, melakukan perencanaan masa depan yang lebih matang, dan membuat keputusan-keputusan yang lebih sehat. Sebuah laporan dari CDC National Center for Health Statistics mengungkap bahwa orang-orang dengan gelar sarjana atau lebih tinggi ternyata hidup hingga sembilan tahun lebih lama dibanding mereka yang tidak lulus SMA.

9. Positif, Tapi Tak Terlalu Optimis


Source: katerinaknizakova

Untuk hidup sehat panjang umur, kita tak harus selalu menjadi seseorang yang optimis setiap detiknya. Memang benar, cara pandang dan pola pikir yang menyenangkan dan penuh dengan energi positif bisa menurunkan tingkat stres dan membuat hidup kita lebih sehat. Namun, jika kita terlalu optimis, kita juga rawan resiko. Mereka yang terlalu optimis bisa mengacuhkan kemungkinan-kemungkinan buruk. Hal ini bisa jadi berbahaya, terutama jika terkait masalah kesehatan atau hal-hal beresiko tinggi.

10. Rajin Bersosialisasi


Source: thetruthpreneur

Manusia adalah makhluk sosial. Kita tidak tercipta untuk hidup sediri. Kesepian akan memberi dampak buruk bagi kita. Bersosialisasi kritis perannya untuk hidup yang lebih panjang. Wanita cenderung memiliki jaringan sosial yang lebih solid. Ini bisa jadi penyebab mengapa kita cenderung hidup lebih lama dibandingkan pria. Seringkali, kita akan menghubungi teman atau saudara untuk sekedar curhat atau mencari dukungan jika masalah mulai melanda. Di usia tua yang rentan depresi, memiliki lingkaran sosial yang suportif akan sangat membantu. Beberapa riset yang pernah dilakukan juga menunjukkan bahwa berada di sekitar teman-teman kita meningkatkan sistem kekebalan.

Nah, waktunya mengubah kebiasaan sedikit demi sedikit demi hidup sehat dan panjang umur!

Mager ke salon?? Tinggal pesan Beauty Service mu di HelloBeauty.id, tersedia makeup, hairdo, hijabdo dan masih banyak lagi!

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit
Health, Lifestyle