10 Fakta yang Perlu Anda Ketahui Tentang Anak Pertama

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit


Source: PublicDomainPictures

Pembentukan sifat anak memang ditentukan oleh banyak faktor, seperti pola asuh orang tua, gen yang diwariskan, lingkungan sekitar, pergaulan, hingga pendidikan yang ia terima. Namun ternyata salah satu faktor yang juga bisa mempengaruhi pembentukan sifat anak adalah urutan lahirnya. Jadi, ada beberapa sifat dan karakter yang menjadi ciri khas anak pertama, anak tengah, maupun anak bungsu. Berikut adalah 10 fakta yang harus Anda ketahui tentang anak pertama.

1. Mendapatkan Perhatian Lebih


Source: hadesdaiphat

Selama adik-adiknya belum lahir, anak pertama adalah raja/ratu di rumah. Orang tuanya hanya mencurahkan perhatian kepadanya. Semua baju dan mainannya adalah barang-barang baru, yang kelak akan dilungsurkan kepada adiknya. Kemewahan yang anak pertama rasakan ini tak akan pernah dirasakan oleh adik-adiknya yang sudah harus berbagi perhatian dan kasih sayang.

2. Tabah


Source: Steven Depolo

Anak pertama biasanya lahir di saat kehidupan perekonomian kedua orang tuanya belum begitu mapan. Kedua orang tuanya pun masih mengalami penyesuaian di sana sini, tak hanya dari segi finansial saja. Tak hanya itu, orang tua pun sering kali mendidik anak pertamanya lebih keras, dengan harapan ia bisa menjadi contoh bagi adik-adiknya nanti. Hal inilah yang membuat anak pertama lebih tabah dan terbiasa menghadapi hidup yang keras dibandingkan dengan adik-adiknya.

3. Pembelajar Tekun


Source: Willo290971

Anak pertama tidak memiliki contoh langsung untuk melakukan segala sesuatu, oleh karena itu mereka adalah seorang pembelajar yang natural. Anak pertama lebih cepat mengerti sesuatu dan biasanya memiliki IQ yang tinggi dibandingkan adik-adiknya. Ketekunannya tersebut juga berbuah pada kreatifitasnya. Anak pertama cenderung lebih kreatif dalam menemukan solusi daripada saudara-saudara kandungnya.

4. Lebih Bisa Diandalkan


Source: Pexels

Sudah menjadi ciri khas orang tua untuk selalu mengandalkan anak pertama dalam berbagai hal, tak terkecuali dalam hal mengurus adik-adiknya, meskipun dirinya sendiri masih kecil. Terkadang orang tua melupakan kalau anak pertamanya juga masih anak-anak. Hal inilah yang membuatnya terbiasa diandalkan, dan ia pun tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang telah diberikan itu. Anak pertama terbukti lebih bisa diandalkan.

5. Perfeksionis


Source: Elementus

Namun, akibat dari kebiasaannya yang selalu diandalkan, anak pertama biasanya tumbuh menjadi seorang yang perfeksionis. Dia kurang bisa menerima jika ada sesuatu yang terjadi di luar kontrolnya atau tidak sesuai dengan keinginannya. Segala sesuatu harus sesuai dengan apa yang dia bayangkan dan rencanakan. Meski keras kepala dengan kesempurnaannya itu, namun hasil kerja anak pertama pun sangat memuaskan.

6. Pemimpin Natural


Source: Adventure of KM&G-Morris

Tak hanya seorang pembelajar natural, anak pertama yang terbiasa diminta untuk menenangkan adik-adiknya juga adalah seorang pemimpin natural. Di rumah ia adalah pemimpin bagi adik-adiknya. Tak jarang kedua orang tuanya pun meminta pendapatnya atas apa yang terjadi di keluarga. Ditempa dari rumah sebagai pemimpin, ia pun siap untuk menghadapi berbagai tantangan dunia luar.

7. Bossy


Source: Geralt

Anak pertama cenderung suka menyuruh-nyuruh adiknya karena merasa dialah yang paling tua dan paling dihormati. Keberadaan orang tua yang sering mengandalkan dan memintanya untuk menjaga adik-adiknya pun hanya membantu menumbuhkan sifat tukang suruh ini. Karena merasa pendapatnya paling benar, ia pun terkadang enggan mendengarkan pendapat adik-adiknya.

8. Mudah Stress


Source: Unsplash

Beban yang anak pertama pikul membuatnya rapuh terhadap stress. Tekanan untuk memenuhi harapan semua orang, juga ekspektasi atas dirinya sendiri membuatnya mudah terserang stress. Tingkat stress yang tinggi pula yang membuat dirinya lebih rentan terhadap penyakit. Sehingga anak pertama sering kali dianggap lebih penyakitan. Padahal semua itu berawal dari kesehatan mentalnya yang terganggu oleh tekanan.

9. Rentan Asma dan Alergi


Source: Unsplash

Menurut sebuah riset internasional, anak pertama cenderung lebih mudah terkena asma dan alergi akibat gen yang diturunkan dari kedua orangtuanya. Gen IL-13 dalam DNA diduga sebagai penyebab tingginya kemungkinan anak pertama terkena asma maupun alergi. Kerentanan terhadap asma dan alergi ini persisten hingga anak berumur sekitar 10 tahun. Anak pertama harus sering-sering ke pantai ya, supaya asmanya tidak kambuhan.

10. Rentan Diabetes


Source: PublicDomainPictures

Menurut Jurnal Endokrinologi dan Metabolisme, anak pertama memiliki kesulitan pencernaan gula yang lebih besar serta tekanan darah yang lebih tinggi dibandingkan dengan saudara-saudaranya. Hal ini tidak disebabkan oleh obesitas, karena anak pertama cenderung lebih kurus dibandingkan dengan saudara-saudaranya. Setidaknya saat lahir. Hal ini mungkin disebabkan oleh kondisi rahim ibunya. Saat anak pertama, Rahim sang ibu masih belum fleksibel karena belum pernah mengalami perenggangan sebelumnya, sedangkan pada anak berikutnya, rahim sang ibu telah lebih luas.

Lagi butuh make up artist? Yuk cobain di HelloBeauty.id aja, cool banget!

Share on Pinterest
Share with your friends










Submit
Beauty