Kalau Paham 15 Hal ini, artinya Anda sudah Siap Nikah!

By |2018-11-08T15:45:30+00:00April 1st, 2017|Family|Comments Off on Kalau Paham 15 Hal ini, artinya Anda sudah Siap Nikah!


Source : takazart

Jadi anda telah memiliki pasangan dan kalian berdua sedang membicarakan bagaimana langkah kalian selanjutnya. Melanjutkan ke jenjang pernikahan tentu pilihan yang akan diambil bagi siapa saja yang serius terhadap hubungan mereka. Namun apa benar kalian berdua sudah siap untuk mengambil satu langkah besar bernama pernikahan? apakah anda sudah siap untuk menjalani kehidupan pernikahan? Coba cek dahulu melalui 15 hal berikut. Jika anda memahaminya maka anda sudah siap untuk nikah. Yuk kita simak!

1.Anda Mengetahui Hukum Pernikahan dengan Baik


Source : Maya_7966

Di Indonesia, ada banyak peraturan perkawinan. Pastikan anda sudah mengetahui bagaimana posisi anda sebagai istri di dalam peraturan pemerintah mengenai perkawinan, di dalam hukum agama, bahkan posisi anda dalam peraturan perusahaan di tempat calon suami anda bekerja. Hal ini agar anda mendapatkan gambaran apa saja hak yang semestinya anda dapatkan dan kewajiban apa yang mesti anda lakukan.

2.Anda Sudah Bisa Berbicara ‘Tidak’ dengan Diplomatis


Source : Ayre13

Dengan pasangan, anda sudah dapat membicarakan mengenai banyak hal. Namun ada kalanya anda tidak sependapat dengan pasangan. Hal ini tak mengapa, asalkan anda sudah dapat berbicara secara diplomatis, mengeluarkan pendapat dengan baik dan mengatakan tidak tanpa harus menyulut emosi yang menyebabkan pertengkaran yang berlebihan. Suatu hal buruk jika anda dan pasangan masih bertengkar seperti anak kecil. Itu artinya kesiapan anda untuk menikah masih diragukan.

3.Anda Telah Membicarakan Mengenai Medical Check Up


Source : DarkoStojanovic

Memang sedikit tabu untuk dibicarakan, namun masing-masing pasangan harus mengetahui apa yang menjadi kekurangan dari pasangannya; termasuk terkait kesehatan. Bicarakan secara diplomats dengan pasangan anda, apakah anda berdua dapat melakukan medical check up sebelum menikah. Atau jika anda tidak melakukannya, anda berdua sama-sama berkomitmen jika terjadi suatu yang buruk dengan kesehatan anda masing-masing; anda tidak akan saling meninggalkan.

3.Anda Mengerti Pernikahan Bukan Hubungan 2 orang Saja


Source : Stokpic

Pernikahan bukanlah hubungan anda dengan pasangan anda saja. Pernikahan adalah hubungan dua orang, dan dua keluarga besar. Anda tidak mungkin menikahi pasangan anda tanpa peduli dengan keluarga besarnya, demikian sebaliknya. Sebisa mungkin binalah hubungan baik dengan pasangan anda sehingga anda mendapatkan situasi yang nyaman dan kondusif ketika melanjutkan ke jenjang pernikahan.

3.Anda Memaklumi Kekurangan Keluarganya


Source : White77

Semua keluarga memiliki kekurangan dan kelebihan. Jika anda bisa menerima kelebihannya, itu biasa. Semua orang menyukai kelebihan. Menerima kelebihan suatu keluarga tak membutuhkan suatu effort besar. Yang anda perlu terima adalah kekurangan keluarga besarnya. Salah satu bibinya ada yang cerewet dan suka memberi komentar pedas, misalnya? apakah anda memakluminya? jika bisa, bagus. Itu artinya anda sudah benar-benar siap menikah dengan pasangan anda – karena percayalah, pasangan anda juga harus memaklumi kekurangan keluarga anda.

4.Anda Mengetahui Batasan Mana yang Harus Dibicarakan Mana yang Tidak


Source : Holgi

Terutama mengenai perselisihan keluarga. Masalah keluarga besar, tidak harus anda ceritakan semuanya kepada calon pasangan. Bukan karena anda menutu-tutupi, namun terlebih agar pasangan anda tidak dipenuhi informasi yang tak perlu dan tak penting untuk ia ketahui. Lagipula menutupi aib juga merupakan hal yang terpuji, sehingga filter saja mana yang pasangan PERLU untuk ketahui, mana yang tidak.

5.Anda Merasa nyaman Berkomunikasi dengan Pasangan


Source : thetruthpreneur

Meski anda tetap harus memfilter beberapa informasi tak penting untuk pasangan, namun secara general anda merasa nyaman berkomunikasi dengannya. Anda dapat membicarakan masa depan, anda bisa berdiskusi, dan anda selalu melibatkan pasangan untuk mengambil keputusan penting seperti dalam melakukan pekerjaan, misalnya. Ataupun bisnis.

6.Anda sudah Belajar Memasak


Source : Daria-Yakovleva

Meskipun rasanya tidak enak. Lebih bagus lagi jika rasanya enak. Bagaimanapun juga, ketika anda belajar memasak berarti anda sudah siap untuk menapaki kehidupan pernikahan karena pernikahan yang baik dapat tercipta – salah satunya – dengan perut yang kenyang dan tabungan yang cukup. Sehingga dengan belajar memasak anda sedikit banyak telah memberikan komitmen anda untuk lebih serius menhadapi kehidupan selanjutnya.

7.Anda Menganggap Sex Sesuatu yang Fun


Source : Karenwarfel

Bagi pengantin baru, sex sangatlah menyenangkan. Bagi pengantin yang sudah lama, sex bisa berubah menjadi suatu kewajiban. Tanamkan bahwa sex itu menyenangkan dari sekarang. Karena anda akan melakukannya sepanjang pernikahan anda, sangat melegakan jika anda menganggapnya sebagai hiburan daripada suatu kewajiban. Benar kan, readers?

8.Anda Mengerti Bahwa Orangtua (masih) Membutuhkan Anda


Source : PublicDomainPictures

Dan anda masih membutuhkan kedua orang tua. Bagaimanapun jauhnya anda akan hidup dari orang tua setelah menikah, namun jangan lupa bahwa anda masih harus menjaga komunikasi dengan mereka. Pun pasangan anda. Sesekali ingatkan ia untuk mengunjungi orang tuanya, berjalan-jalan bersama atau sekedar menelefon secara teratur untuk memantau keadaan mereka.

9.Anda Memiliki Finansial Sendiri


Source : PublicDomainPictures

Meskipun anda sudah menikah dengan pasangan, ada baiknya jika anda memiliki akun keuangan sendiri. Hal ini agar anda lebih leluasa mengatur keuangan dan juga tidak memiliki ketergantungan yang berlebihan pada pasangan anda. Anda juga dapat berperan aktif mengendalikan keuangan keluarga dan meyiapkan dana untuk kebutuhan daurat di kemudian hari.

10.Anda Menyenangkan Bagi Pasangan Anda


Source : Takmeomeo

Anda dan pasangan memiliki komunikasi yang baik dan saling menyenangkan satu sama lain. Anda juga bersikap dapat menyenangkan pasangan anda. Anda tidak hanya berbagi pemikiran, namun juga cita-cita bahkan hobi yang sama. Anda merasa dekat dengan pasangan dan merasa tidak apa-apa jika harus hidup berdampingan selamanya. Jika ada permasalahan dapat anda dan pasangan selesaikan dengan baik, tanpa ada pertengkaran yang berarti.

11.Anda Mengerti Bahwa Pernikahan Adalah Komitmen Selamanya


Source : Huskyherz

Jangan pernah memendam niat bahwa pernikahan anda tidak akan berlangsung selamanya. Pernikahan anda akan berlangsung selamanya. Sehingga apapun yang terjadi dalam kehidupan rumah tangga anda, komitmen inilah yang akan anda pegang teguh. Senang dan sedih dalam kehidupan adalah hal yang biasa. Demikian kesusahan dapat anda hadapi bersama-sama. Pegang teguh komitmen anda, kecuali jika salah satu pasangan sudah menyakiti secara fisik maupun mental.

12.Anda Siap Mendapatkan Bayi


Source : Seoul Traveller

Ketika melanjutkan ke jenjang pernikahan, anda siap untuk memiliki keluarga yang utuh. Saat ini anda mungkin tidak menginginkan bayi terlelu cepat atau malah sebaliknya. Namun ketika tuhan sudah memberi anda bayi, anda sudah harus siap menambah peran sebagai orang tua. Sehingga selain menjadi pasangan yang baik, anda juga harus berkomitemn menjadi orang tua yang baik.

13.Anda Siap belajar Merawat Bayi


Source : GisellaFotografie

Merawat bayi persoalan yang cukup menantang untuk dipelajari dan dijalankan. Terlebih bagi wanita. Anda akan hamil, kemudian menyusui, kemudian mengurusi makhluk kecil mungil tersebut. Meskipun anda akan menjalaninya dengan penuh rasa cinta, jangan lupa mnyisipkan waktu rehat untuk anda menjadi diri sendiri. Sesibuk apapun anda merawat bayi, selalu sisihkan waktu untuk merawat diri sendiri. Bicarakan hal ini dengan pasangan agar anda berdua sama-sama menjadi orang tua yang bahagia.

14.Anda Siap Mendampingi Pasangan dalam Duka


Source : Olessya

Kehidupan tak selalu berjalan dengan mulus. Hari ini bisa saja anda mendapatkan pasangan yang anda rasa sempurna baik dari segi penampilan, sifat, kebaikan dan jabatan. Namun bagaimana jika suatu hari nanti anda dihadapkan pada cobaan yang akan mengurangi kelebihan pasangan anda. Ketika pasangan anda di PHK, misalnya. Atau ketika ia sakit atau mengalami kecelakaan. Komitmen pernikahan adalah mendampingi pasangan baik dalam suka dan duka. Dampingi ia dalam duka ketika and mendampinginya dalam suka.

15.Anda Ikhlas


Source : wixhard

Pada akhirnya, setelah semua sudah dilakukan, dan semua hal telah dipersiapkan, yang perlu anda lakukan selanjutnya adalah merasa ikhlas akan ketentuan dari yang maha esa. Dekatkan diri anda dengan tuhan, lalu banyak-banyaklah berdoa. Berdoa agar semua hal berjalan dengan lancar dan anda akan ikhlas menjalani kehidupan dengan pasangan anda, baik dalam sebaik-baik atau seburuk-buruk keadaan.

Nah itulah ke 15 hal yang harus anda pahami ketika anda akan menikah. Semoga sebagian besar sudah anda pahami sehingga anda sudah siap untuk melangkah ke jenjang pernikahan bersama pasangan anda.

Semoga anda hidup bahagia selamanya ya, readers!

Save

Save

Save

Save

Save

Save