15 Tempat Wisata Lingkungan Malang Yang Perlu Anda Kunjungi

By |2018-11-08T01:56:14+00:00April 6th, 2017|Trip and Travel|Comments Off on 15 Tempat Wisata Lingkungan Malang Yang Perlu Anda Kunjungi


Source: izwanroslan

Sebagai tempat wisata, Malang merupakan kota yang unik. Di satu sisi, pemandangannya yang indah dengan gunungnya yang berdiri megah menjadi daya tarik tersendiri untuk para wisatawan yang berkunjung di dalamnya. Penginapannya pun bertaraf internasional dengan berbagai pilihan akomodasi hotel, resor, maupun villa. Siapa sangka, ternyata Malang juga dapat menjadi destinasi wisata untuk wisata lingkungan? Dengan berbagai pilihan kampung dan kehidupan desa yang sederhana namun akrab dan layak-foto, wisata lingkungan Malang dapat menjadi tujuan wisata berikutnya yang perlu Anda kunjungi.

1. Kampung Warna-Warni

Sesuai dengan namanya, ciri khas bangunan pada Kampung Warna-Warni adalah atap yang diwarnai dengan berbagai macam warna. Biasanya, kampung-kampung cenderung memiliki warna atap merah bata, namun pada kampung yang berlokasi di daerah Jodipan ini, atapnya ada yang berwarna biru, hijau, kuning, hijau-kebiruan, merah muda, dan sebagainya. Sebagai akibatnya, inilah daya tarik yang ditimbulkan dari Kampung Warna-Warni sebagai salah satu tempat wisata lingkungan Malang yang perlu Anda kunjungi.

Informasi

  • Nama: Kampung Warna-Warni
  • Alamat: Gang 1, Jodipan, Blimbing, Kesatrian
  • Harga Tiket Masuk: Rp2.000,00 per orang
  • Akses: Permukiman penduduk dengan atap yang berwarna-warni serta tempat makan dan minum yang sederhana namun dengan suasana yang akrab
  • Jam Buka: Setiap hari pukul 06:00-18:00
  • Waktu Terbaik Kunjungan: Setiap hari pukul 15:00-17:00

2. Desa Sidomulyo


Source: izwanroslan

Boleh jadi, wisata lingkungan Malang adalah wisata lingkungan dalam arti yang sebenarnya. Alasannya, desa-desa yang ada di wilayah Malang seringkali merupakan perpaduan antara tradisi dengan keindahan pemandangan yang menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Desa yang terletak dekat dengan alun-alun kota Malang ini dapat menjadi salah satu tempat wisata lingkungan Malang yang paling ramai yang perlu Anda kunjungi, karena di desa ini, Anda akan menjumpai wisatawan-wisatawan lain dalam jumlah yang banyak.

Informasi

  • Nama: Desa Sidomulyo
  • Alamat: Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kabupaten Batu
  • Akses: Alun-alun kota Malang, berbagai macam bunga yang indah di sekitar pedesaan dan Pasar Bunga Sekar Mulyo
  • Waktu Kunjungan Terbaik: Senin-Kamis pukul 15:00-17:00

3. Wisata Selecta

Meskipun Selecta bukanlah wisata perkampungan, namun wisata Selecta di Malang cukup memiliki reputasi yang baik serta terkenal sebagai salah satu tempat wisata lingkungan Malang. Sebagaimana tempat wisata lingkungan Malang lainnya, Selecta memiliki perpaduan yang indah antara lingkungan pemandangan yang bersih nan indah serta arsitektur bangunan dan penamaan tiap kamarnya yang begitu khas Indonesia. Dengan wisata Selecta sebagai wisata lingkungan Malang, kita akan semakin mengenal ciri khas masyarakat di daerah Selecta yang dekat dengan puncak gunung.

Informasi

  • Nama: Wisata Selecta
  • Alamat:  Kota Wisata Batu, Jl. Raya Selecta No. 1, Desa Tulung Rejo, Bumiaji, Kota Batu
  • Akses: Taman wisata, outbound, penginapan, aula, kolam renang
  • Jam Buka: Setiap hari pukul 06:00-18:00
  • Waktu Terbaik Kunjungan: Setiap hari pukul 13:00-15:00

4. Wisata Singosari

Berbicara mengenai Singosari, hal satu ini memang identik dengan lingkungan Malang. Di tengah-tengah banyaknya jumlah tempat wisata lingkungan yang ada dan dapat dijadikan tempat wisata lingkungan Malang, wisata Singosari merupakan salah satu yang wajib untuk Anda kunjungi dalam rangka wisata lingkungan Malang. Dengan berkunjung ke sekumpulan tempat yang menjadi perbatasan antara Surabaya dengan Malang ini, kita akan dapat melihat pemandangan Gunung Arjuno lewat langit biru yang cerah. Jangan lupa juga kalau Candi Singosari yang terkenal itu juga merupakan bagian dari wisata Singosari.

Informasi

  • Nama: Wisata Singosari
  • Alamat: Desa Singosari, Kabupaten Malang
  • Akses: Candi Singosari, Gunung Arjuno, Arca Dwirapala
  • Waktu Kunjungan Terbaik: Setiap hari mulai pukul 10:00-15:00 atau pukul 18:00-22:00

5. Desa Ngadas Di Poncokusumo

Sebagai juara dalam hal penginapan, Malang memiliki keunikan dalam hal keramahan dan utilitas fasilitas masing-masing desa, sehingga meskipun desanya sederhana, tetap saja desa-desa di Malang dapat menjadi tujuan berwisata lingkungan Malang yang sangat potensial. Salah satu potensi desa yang dapat menjadi tujuan wisata lingkungan Malang Anda berikutnya adalah Desa Ngadas di Poncokusumo, yang dekat dengan Gunung Bromo dan Gunung Semeru. Desa ini juga merupakan salah satu desa kediaman suku Tengger di Malang, sehingga sangat sayang kalau Anda melewatkan kehidupan asli masyarakat suku Tengger yang bermukim di Malang.

Informasi

  • Nama: Desa Ngadas (di Poncokusumo)
  • Alamat: Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang
  • Akses: Gunung Bromo, Gunung Semeru, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
  • Waktu Kunjungan Terbaik: Senin-Sabtu di atas pukul 15:00

6. Jemplang


Source: Robertus B. Herdiyanto

Masih di daerah Poncokusumo, Jemplang merupakan satu lagi tempat wisata lingkungan yang dapat kita kunjungi selama di Malang. Dibandingkan dengan tempat wisata lingkungan Bandung yang cenderung ramai dan banyak dijumpai orang-orang, wisata lingkungan Malang cenderung memiliki suasana yang lebih tenang, dan ini dapat dibuktikan dengan berbagai foto yang beredar mengenai Jemplang. Kendati demikian, Jemplang tetaplah tempat lingkungan Malang di mana kita dapat mengenali orang-orang yang ada pada lingkungan sekitar Jemplang.

Informasi

  • Nama: Jemplang
  • Alamat: Jalan Bromo Semeru, Ngadas, Poncokusumo
  • Akses: Warung, Gunung Bromo, lereng bukit Teletubbies
  • Waktu Kunjungan Terbaik: Setiap hari mulai pukul 16:00

7. Desa Wisata Pujon Kidul

Bukti bahwa makin banyak desa di Indonesia yang menjadi jujugan wisata turis-turis lokal maupun mancanegara adalah adanya desa wisata yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia, termasuk Malang. Sebagai desa wisata, Pujon Kidul sangat menawan apabila dijepret melalui sudut pandang bird view dari kamera canggih berkualitas tinggi seperti Canon atau GoPro Hero. Sebagai tambahan, kita juga dapat menikmati oksigen yang mengalir di sekitar hutan desa dan bermain parasut sebagai kegiatan wisata lingkungan yang kita dapat lakukan.

Informasi

  • Nama: Desa Wisata Pujon Kidul
  • Alamat: Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang
  • Akses: Hortikultura, pemandangan alam yang hijau, dan anak-anak tangga yang menguji nyali
  • Waktu Kunjungan Terbaik: Senin-Kamis pukul 12:00-15:30, Jum’at pukul 13:30-15:30

8. Desa Bandungrejo

Begitu banyaknya keragaman budaya Indonesia, sehingga satu nama saja dapat berlaku untuk beberapa area yang berbeda-beda. Misalnya saja, “Bandung”. Untuk kita yang tidak familiar dengan Bandung, kita akan berpikir kalau itu mungkin adalah salah satu nama kota besar di Indonesia atau minuman (es Bandung), namun ternyata, Bandung juga merupakan salah satu nama desa di Malang. Ya, desa Bandungrejo dengan kebersihan dan keteraturan sebagai ciri khas kepribadiannya adalah salah satu tempat wisata lingkungan Malang yang perlu Anda semua kunjungi. Di desa ini juga, kita dapat melihat rumah permukiman penduduk yang bentuk atapnya unik.

Informasi

  • Nama: Desa Bandungrejo
  • Alamat: Jalan Ahmad Yani No.5, Bandungrejo, Bantur
  • Akses: Sungai, pantai, dan permukiman penduduk yang dekat dengan alam
  • Waktu Kunjungan Terbaik: Setiap Senin-Jum’at pukul 08:00-19:30

9. Desa Wisata Oro Oro Ombo

Inilah tempat wisata legendaris Malang sejak beberapa dekade silam. Namun, keberadaan Oro Oro Ombo sebagai desa wisata tempat wisata lingkungan yang dapat membuat kita lebih mengenal aktivitas sekitar warga Malang baru disadari oleh masyarakat sekitar beberapa tahun belakangan ini. Sebagai desa wisata yang reputasinya sudah tidak diragukan lagi, desa wisata Oro Oro Ombo menawarkan lebih dari sekedar pengalaman berwisata, namun juga permukiman yang membuat kita lebih dekat dengan kehidupan penduduk setempat.

Informasi

  • Nama: Desa Wisata Oro Oro Ombo
  • Alamat: Jalan Kenangan No.197, Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu
  • Akses: Pemandangan alam, Eco Green Park, Batu Night Spectacular (BNS), taman bunga Batu, karnaval atau upacara selamatan warga, air terjun
  • Jam Buka: Setiap hari pukul 08:00-18:00
  • Waktu Terbaik Kunjungan: Setiap hari pukul 08:00-10:00

10. Kampung Cempluk

Salah satu ciri wisata lingkungan yang sekarang ini sedang naik daun adalah mengunjungi perkampungan-perkampungan atau daerah-daerah lain yang menunjukkan kehidupan asli warga, tidak hanya sekedar untuk jalan-jalan dan memuaskan diri saja, melainkan juga untuk mengenal lebih dekat kehidupan rakyat di tempat yang kita kunjungi. Ternyata selain pedesaan, Malang juga memiliki perkampungan kreatif layaknya Bandung sebagai tempat wisata lingkungan. Kampung Cempluk adalah salah satu yang terbaik di Malang, di mana kampung yang terletak di daerah Dieng ini menawarkan berbagai macam program kesenian seperti bernyanyi dan melantunkan sastra.

Informasi

  • Nama: Kampung Cempluk
  • Alamat: Jalan Dieng Atas, Kalisongo, Dau
  • Akses: Panggung kampung, berbagai festival kesenian, program kesenian, TV komunitas
  • Waktu Kunjungan Terbaik: Setiap hari, makin malam makin baik (kira-kira di atas jam 20:00)

11. Kampung Wisata Pandean

Fakta bahwa Malang memiliki lebih dari 1 kampung kreatif yang dapat dijadikan tempat wisata lingkungan mungkin merupakan fakta yang menggoncang sebagian di antara kita yang membaca. Lagipula, rumah-rumah penduduk yang kita lalui saat melewati berbagai titik berhenti wisata dalam kota Malang sering kita lewatkan, padahal siapa tahu, itu adalah kampung wisata Pandean yang terkenal? Kampung wisata ini memiliki ciri khas berupa sepeda kuno yang menjadi perhatian wisatawan lokal maupun asing. Selain itu, warga kampung Pandean juga terkenal kreatif dan inovatif dalam meluncurkan produk minuman.

Informasi

  • Nama: Kampung Wisata Pandean
  • Alamat: Kampung Pandean, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing
  • Akses: Sepeda kuno, stan sepatu buatan warga, produk minuman khas warga Pandean, warung, dan festival Kampung Pandean yang mendunia
  • Waktu Terbaik Kunjungan: Setiap hari mulai pukul 11:00

12. Kampung Budaya Polowijen

Inilah kampung budaya yang baru-baru ini diresmikan oleh walikota Malang. Kita patut berbangga karenanya, sebab dengan kehadiran kampung budaya Polowijen, semakin banyak eksposur kota Malang di mata wisatawan luar negeri. Tidak hanya tentang tempat wisata lingkungannya yang sarat akan kegiatan alam, adanya Kampung Budaya Polowijen sebagai tempat wisata lingkungan Malang yang terbaru juga memberitahu pada dunia keahlian warga Malang dalam mengelola beragam nilai kebudayaan yang menjadi ciri khas kota Malang.

Informasi

  • Nama: Kampung Budaya Polowijen
  • Alamat: Polowijen, Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing
  • Akses: Kesenian tari topeng, Sumur Windu Ken Dedes, dan berbagai hasil buah tangan warga seperti keripik buah yang sangat terkenal hingga ke seluruh penjuru kota Malang
  • Waktu Terbaik Kunjungan: Setiap hari pukul 08:00-12:00

13. Kampung Coklat


Source: micro.cosmic

Bukan wisata lingkungan Malang namanya kalau tidak berkunjung ke tempat-tempat yang unik untuk kampungnya. Salah satu kampung yang unik dan memiliki tema yang spesifik di Malang adalah Kampung Coklat, di mana seperti namanya, kampung yang terletak di daerah Kelurahan Arjowinangun ini adalah surganya pecinta cokelat. Kita akan dimanjakan tidak hanya cokelat dalam bentuk olahan jadi saja, namun juga pemandangan pohon dengan buah-buahan cokelat yang sangat jarang kita temui di kota-kota lain. Oh, ya, untuk wisatawan lingkungan Malang, jangan lewatkan juga acara siraman di mana penduduknya memakai baju cokelat.

Informasi

  • Nama: Kampung Coklat
  • Alamat: Kelurahan Arjowilangun, Kedungkandang
  • Akses: Cokelat dalam bentuk jadi (tentu saja!) dan pohon cokelat yang melimpah dengan buah-buahan cokelat serta acara siraman di mana penduduknya menggunakan baju cokelat saat menikah
  • Waktu Terbaik Kunjungan: Setiap hari pukul 10:00-17:30

14. Kampung Topeng Malang

Akhirnya, wisata lingkungan Malang pun juga dapat digabungkan dengan unsur horor. Salah satu buktinya adalah Kampung Topeng Malang, di mana pada tempat wisata lingkungan Malang satu ini, kita akan langsung dan terus-menerus dikagetkan dengan munculnya topeng-topeng raksasa tanpa ekspresi di sekeliling jalan kampung ini. Siang saja pemandangannya sudah seperti masuk ke wahana yang menguji adrenalin, apalagi kalau malam? Hmmm, berani menguji nyali diri, para wisatawan?

Informasi

  • Nama: Kampung Topeng Malang
  • Alamat: Kampung Desaku Menanti, Dusun Baran, Kecamatan Kedungkandang
  • Akses: Berbagai macam topeng yang mengagetkan, beragam bunga yang indah, pelatihan tari topeng untuk anak-anak, souvenir atau oleh-oleh karya warga sekitar
  • Waktu Terbaik Kunjungan: Setiap hari, makin malam makin baik (usahakan sekitar pukul 17:00-19:00)

15. Wisata Air Krabyakan

Masyarakat kota maupun pedesaan Malang sangat suka membaur dengan lingkungan alam sekitar, termasuk di antaranya bermain air. Karenanya, wajib ada tempat di mana mereka dapat bermain air bersih yang sangat menguntungkan bagi kesehatan mereka. Salah satu tempat bermain air yang mendekatkan kita dengan kehidupan warga Malang adalah Wisata Air Krabyakan, di mana orang-orang pada umumnya akan bermandi di sekitar tubuh air yang airnya sedang namun tidak terlalu dalam ini. Sambil berenang, kita dapat mengenalkan diri dan saling mengenal antar warga maupun wisatawan, karenanya ini juga termasuk tempat wisata lingkungan Malang yang perlu Anda kunjungi.

Informasi

  • Nama: Wisata Air Krabyakan
  • Alamat: Desa Sumber Ngepoh, Sumber Ngepoh, Lawang
  • Harga Tiket Masuk: Rp2.000,00 per orang
  • Akses: Kolam dewasa dan anak-anak yang dipisahkan, kolam untuk terapi ikan, tempat makan sekitar dengan spesialisasi masakan ikan segar
  • Jam Buka: Setiap hari pukul 06:55-17:00
  • Waktu Terbaik Kunjungan: Setiap hari selama jam buka, yang penting durasinya 1,5 jam

Kalau kita lihat-lihat lagi, secara keseluruhan, ciri wisata lingkungan Malang cukup berbeda dengan ciri wisata lingkungan Bandung. Kalau wisata lingkungan Bandung lebih menekankan pada aktivitas, kreativitas, dan inovasi tiap warganya, Malang lebih menitikberatkan pada aktivitas warganya yang lebih dekat dengan alam. Demikian juga dengan permukiman penduduknya, kita pun dapat merasakan perbedaan yang cukup jauh antara wisata lingkungan Bandung yang lebih menekankan pada karya di luar dibandingkan permukiman yang cenderung “diam”, sementara wisata lingkungan Malang lebih cenderung menitikberatkan permukimannya yang “dari dulu emang juara”.

Kesimpulannya, kita bisa melihat tempat wisata lingkungan Malang, Bandung, ataupun wisata lingkungan kota-kota besar lainnya dari kacamata yang tidak boleh kita lupakan, yakni dari warga yang mendiami suatu daerah itu sendiri. Ini baru wisata lingkungan yang sejati!