15 Fakta dan Tips Tentang Pulau Tunda

By |2018-11-08T23:17:30+00:00May 3rd, 2017|Trip and Travel|Comments Off on 15 Fakta dan Tips Tentang Pulau Tunda


@visit_banten

Sedang penat dan ingin melarikan diri sejenak dari rutinitas pekerjaan yang melelahkan? Rindu dengan hawa laut yang segar dan menenangkan tapi jika harus pergi ke Bali budget dan waktu tidak mencukupi? Tak perlu jauh-jauh ke Bali untuk mendapatkan destinasi wisata bahari yang tak kalah ciamik dengan pantai cantik dan suasana khas kepulauannya. Pulau Tunda yang ada di Kabupaten Serang, Banten ini bisa menjadi alternatif saat kamu ingin berlibur dan merasakan segarnya hawa laut serta denyut suasana tenang khas pulau. Kebanyakan pulau-pulau yang ada di Provinsi Banten memang tidak berpenghuni, namun di Pulau Tunda ada sebuah desa bernama desa Wargasara yang mendiami kawasan pulau ini. Penduduknya sangat ramah dan menyambut dengan baik wisatawan yang berkunjung ke daerah mereka. Nah, berikut 15 alasan kenapa kamu harus pergi ke Pulau Tunda di akhir pekan ini.

1. Asal Muasal Nama yang Unik


@imembenjol

Nama Pulau Tunda tidak sembarang diberikan, ada sebuah sejarah tersendiri dibalik nama pulau yang unik ini. Dahulu, pada masa kerajaan Banten masih berdiri, pulau ini adalah tempat persinggahan bagi Sultan Hasanuddin yang merupakan ayahanda dari Sunan Gunung Djati (salah seorang wali songo) yang hendak melanjutkan perjalanan ke Cirebon. Perjalanan mereka harus tertunda dan mereka menunggu di pulau itu karena cuaca yang buruk. Inilah asal mula kenapa nama pulau ini lantas disebut dengan Pulau Tunda.

2. Dekat dengan Jakarta dan Sekitarnya


@explorepulautunda

Bagi warga ibukota, pelesir ke pulau di akhir pekan saat ini kian menjadi gaya hidup yang digemari. Maklum, ritme pekerjaan dan denyut kehidupan yang begitu hiruk pikuk di Jakarta membuat banyak orang sangat penat dan ingin merasakan segarnya udara sejuk alam yang bisa dijangkau dengan cepat tanpa memakan waktu perjalanan yang terlalu lama. Warga Jakarta dan sekitarnya dapat pergi ke Pulau Tunda di Banten melalui tol Kebun Jeruk-Merak yang menembus tol Serang Timur. Perjalanan selanjutnya menuju ke dermaga Karangantu. Dari dermaga ini, wisatawan harus menaiki kapal untuk sampai ke Pulau Tunda. Total perjalanan sekitar 3-4 jam tergantung kepadatan arus tol dan cuaca.

3. Dapat Ditempuh dengan Kapal


@wisatapulautunda

Pergi ke Pulau Tunda berarti harus siap melakukan perjalanan laut. Ada pilihan kapal dan kapal motor penyebrangan yang bisa kamu pilih saat hendak pergi ke pulau ini. Semuanya berangkat dari dermaga Karangantu sehari sekali pada jam yang telah ditentukan yakni pukul 13.00 WIB. Dibutuhkan waktu 2 jam saat ombak tenang untuk menuju pulau cantik ini.

4. Tidak Komersial, Nuansa Alami Sangat Terasa


@e_aimanudin

Tidak seperti halnya pulau-pulau lain di sekitar Jakarta seperti Pulau Seribu dan Pulau Umang yang ditata dan dikelola sebagai pulau wisata lengkap dengan segala pernik-perniknya, Pulau Tunda tidak didesain demikian. Pulau ini adalah pulau asri dan bernuansa alam yang masih alami tanpa banyak dibangun sarana prasarana wisata yang komersial. Semua wisatawan yang datang akan disambut oleh warga desa dan begitupun semua fasilitas yang dibutuhkan seperti penginapan, toilet, rumah makan semuanya dilakukan di perkampungan rumah-rumah warga desa. Disinilah letak keunikan dan keramahan khas Pulau Tunda yang tak bisa kamu temukan di pulau lain.

5. Punya Banyak Potensi Wisata Tersembunyi


@explorepulautunda

Satu lagi ciri khas Pulau Tunda yang tak bisa ditemukan di pulau lain adalah potensi wisatanya yang begitu beragam namun tidak dikelola oleh investor untuk dikomersialkan. Berkunjung ke pulau ini tidak akan terasa seperti kamu sedang berwisata melainkan lebih seperti ada di sebuah desa dengan topografi kepulauan yang cantik dengan nuansa alam yang masih asri dan jauh dari hiruk pikuk wisatawan khas pulau wisata. Laut di Pulau Tunda punya potensi yang bisa dieksplor lebih jauh, sebut saja dengan aktivitas snorkeling, menyelam, berlayar dengan perahu dan berjumpa lumba-lumba di tengah laut, menikmati matahari terbenam di sore hari dan sebagainya. Semuanya bisa kamu nikmati dengan bantuan warga desa sehingga nuansa alaminya masih sangat terasa.

6. Pantainya Kerap Dikunjungi Lumba-Lumba


@bumiiadv

Tak perlu jauh-jauh ke pantai Lovina di Bali untuk menyaksikan lumba-lumba di lautan lepas. Pulau Tunda beruntung karena kerap disinggahi lumba-lumba yang kerap kali muncul ke atas permukaan laut dan cukup jinak untuk didekati wisatawan dengan perahu. Biasanya, pagi hari setelah matahari terbit adalah waktu yang paling baik bagi para wisatawan bila ingin berjumpa dengan lumba-lumba. Siap-siap bangun pagi ya!

7. Sensasi Menginap di Homestay ala Perkampungan


@kvnkxte

Karena tidak dikelola oleh investor, pulau Tunda menjadi aset wisata pemerintah Banten yang benar-benar dipelihara oleh kearifan lokal penduduknya. Salah satunya adalah fasilitas penginapan atau homestay yang dibangun dan dibuka oleh penduduk lokal. Ciri khas homestay ini unik karena berada di areal perkampungan penduduk dan terasa lebih membumi suasananya. Uniknya lagi, listrik di Pulau Tunda masih suka mati sehingga fasilitas seperti AC tidak bisa kamu dapatkan di semua homestay. Justru disinilah keunikannya, kapan lagi bisa menikmati hawa segar khas pantai langsung dari jendela kamarmu bukan?

8. Snorkeling Tanpa Repot Bawa Alat


@explorepulautunda

Meski banyak yang lebih suka membawa sendiri peralatan snorkeling atau diving, bagi kamu yang belum terbiasa dan bahkan baru pertama kali snorkeling di pantai, tak perlu khawatir. Penduduk desa menyediakan alat-alat snorkeling yang bisa kamu sewa. Bahkan, kamu juga bisa minta diajari oleh mereka cara snorkeling yang baik dan aman di tepi pantai. Mereka sama jagonya lho dengan instruktur professional. Manfaatkan keramahan mereka dengan menggali banyak hal seputar kearifan lokal pulau ini dan menjalin persahabatan yang tulus dengan penduduk lokal.

9. Biota Laut Masih Murni dan Alami

@explorepulautunda

Efek negatif dari komersialisasi sebuah pulau yang kemudian ramai dikunjungi wisatawan adalah kerusakan biota laut akibat seringnya dijamah oleh manusia. Koral dan hewan-hewan laut memang rentan stress dan mati bila terlalu banyak aktivitas manusia yang menggangu kehidupan mereka. Di Pulau Tunda, kamu tidak akan menjumpai hal ini. Sebaliknya, biota laut yang ada di pulau ini masih sangat terjaga. Koral-koral dan hewan-hewan lautnya sangat cantik dan lincah berenang kesana kemari dan bisa kamu nikmati saat snorkeling dan diving. Saat laut tenang, lumba-lumba pun akan hadir ke pantai dan menjadi suguhan atraksi alam gratis yang menakjubkan.

10. Sayangnya, Sering Kebagian Sampah Bawaan Pulau Seribu


@alliyya

Dibalik segala kemurnian dan keindahan alam Pulau Tunda, ada satu hal yang cukup memprihatinkan. Letak pulau Tunda ada di sebalah barat Kepulauan Seribu, hal ini membuat Pulau Tunda sering kebagian sampah-sampah laut yang terbawa arus akibat ulah wisatawan yang tidak peduli lingkungan dan membuang sampah sembarangan di laut. Sedih bukan. Nah, bila kamu berkujung ke pantai ini, selain menikmati keindahan panorama alamanya, kamu juga bisa berkontribusi menjaga alam dengan cara menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke air laut.

11. Ada Taman Bacaan


@tamanbacaan_pulautunda

Selain keindaan alam, ternyata ada unsur edukatif lain di Pulau Tunda yang pasti membuatmu makin terkagum. Ya, pulau ini memiliki sebuah taman bacaan yang khususnya ditujukan bagi anak-anak di perkampungan. Letak pulau mereka yang jauh dari daratan membuat akses informasi dan ilmu tidak sepesat di kota-kota besar. Maka, buku adalah jendela dunia yang sangat mereka dambakan. Nah, bila kamu berkunjung kemari, jangan lupa bawa beberapa buku yang layak baca untuk disumbangkan ke taman bacaan ini ya.

12. Jalan Setapak yang Rapi dan Bersih


@explorepulautunda

Selain kegiatan utama menikmati wisata bahari di pantai, wisatawan yang enggan menyentuh air laut masih punya pilihan aktivitas lain di darat yang tak kalah menyenangkan. Berjalan-jalan di sekitar pulau sambil menikmati panorama pantai dan tumbuhan bakau khas daerah kepulauan adalah sisi lain wisata pulau Tunda yang bisa kamu coba. Jalan-jalan setapak di pulau Tunda sangat rapi dan bersih sehingga acara jalan kaki menjadi sangat menyenangkan.

13. Memancing Ikan dan Barbecue di Pinggir Pantai


@ramadhananjaya

Tak lengkap bila pergi ke daerah pantai tapi tidak mencicipi lezatnya kuliner seafood yang memanjakan lidah. Uniknya lagi, di Pulau Tunda kamu bisa mencicipi seafood lezat dan segar dari tangkapan langsung yang kamu dapat saat memancing. Ikan-ikan di pulau ini suka merubung koral di dekat pantai, jadi acara memancing pun tak perlu jauh-jauh ke tengah laut. Setelah dipancing, ikan-ikan itu bisa kamu bakar di tepi pantai. Wah, sungguh sedap dan mantap.

14. Pernah Jadi Tempat Syuting Film


@ninhajlovic

Bukan film modern masa kini melainkan film lama yang dibuat tahun 1971 silam. Saat itu, keindahan pulau Tunda masih sangat sedikit didengar orang luar dan kehidupan alami penduduknya pun masih sangat terjaga. Sebuah film berjudul Malin Kundang yang dibintangi oleh Rano Karno mengambil latar setting pulau ini sebagai bagian dari filmnya. Lihat, berarti memang sudah sejak lama pulau Tunda memiliki pemandangan indah dan menakjubkan bukan.

15. Penduduk Lokal Sangat Ramah


@explore_serang

Saat berwisata, kamu tentu tak hanya mencari pemandangan alam saja bukan. Ada sensasi menyenangkan saat bisa berkenalan dengan warga lokal dan merasakan kehidupan mereka sehari-hari. Di Pulau Tunda, semua itu bisa kamu dapatkan. Penduduk pulau ini sangat ramah dan menyambut baik kunjungan setiap wisatawan yang datang. Saatnya menjalin persahabatan baru dengan nuansa yang berbeda untuk melengkapi kisah unik perjalananmu.