10 Jenis Sayur dan Manfaatnya untuk Ibu Hamil

By |2018-11-08T05:36:32+00:00February 14th, 2017|Family, Health|Comments Off on 10 Jenis Sayur dan Manfaatnya untuk Ibu Hamil

Source: Lum3n.com – Snufkin

Ketika hamil, seorang perempuan harus menjaga kesehatan dengan berolahraga, istirahat teratur dan tentu saja makan makanan bergizi. Sayur dan buah-buahan dipercaya dapat memberi manfaat bagi siapa saja, terutama untuk Ibu yang sedang berbadan dua. Berikut ini adalah daftar 10 sayuran dan manfaatnya bagi ibu hamil.

1. Daun Katuk

Bagi ibu yang habis melahirkan, daun katuk telah lama dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI. Ternyata, daun katuk juga baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Daun katuk memiliki kandungan fosfor, protein, kalsium, dan berbagai macam vitamin yaitu A, B dan C. Kandungan nutrisi tersebut berguna untuk menyehatkan tulang dan mata, menambah energi, melancarkan metabolisme tubuh dan mencegah anemia. Daun katuk juga dapat membantu pembentukan plasenta yang sangat bermanfaat bagi perkembangan janin.

2. Bayam


Source: Kaboompics // Karolina

Bayam juga mengandung banyak manfaat, baik untuk ibu yang sedang hamil muda maupun tua. Dalam bayam, terdapat kandungan asam folat yang berguna untuk mengurangi resiko bayi lahir cacat. Bayam juga mengandung kalsium yang baik untuk memperkuat tulang dan sendi Ibu, terlebih karena bertambahnya beban selama kehamilan. Zat besi yang terkandung dalam bayam bermanfaat untuk mengatasi anemia. Walaupun begitu, mengkonsumsi bayam secara berlebihan juga tidak baik karena dikhawatirkan dapat meningkatkan resiko batu ginjal dan gangguan pencernaan.

3. Brokoli


Source: Zamani Sahudi

Beberapa kandungan brokoli yang sangat bermanfaat untuk kehamilan adalah omega 3, asam folat dan kolin. Omega 3 bermanfaat untuk perkembangan otak janin yang dipercaya dapat meningkatkan kecerdasannya kelak. Sementara itu kolin bermanfaat untuk meminimalisir kemungkinan anak terkena penyakit seperti diabetes pada saat dia dewasa kelak. Untuk si ibu, brokoli dipercaya bisa menurunkan kadar gula dalam darah sehingga baik dikonsumsi terutama oleh ibu yang mengidap diabetes. Cara memasak brokoli paling baik adalah dengan dikukus atau dimasukkan dalam sup.

4. Sawi Hijau

Selain brokoli, sawi hijau juga mengandung kolin. Kandungan kolin pada sawi dapat membuat ibu tidur lebih nyenyak terutama ketika kehamilan memasuki trimester ketiga. Pada saat trimester ketiga, ibu hamil akan sering mengalami insomnia karena posisi sendi tubuh yang berubah (yang menyebabkan tidur menjadi tidak nyaman). Kolin di sini berguna untuk melemaskan persendian dan mengurangi rasa nyeri. Selain itu sawi hijau juga mengandung asam folat yang tidak hanya baik untuk bayi, melainkan juga dipercaya dapat mencegah stress pada si ibu.

5. Terong


Source: Peter Hershey

Banyak mitos yang beredar bahwa makan terong saat hamil akan membuat ibu mengandung anak laki-laki. Walaupun khasiat tersebut diragukan, ada manfaat terong lain yang sudah teruji kebenarannya. Terong memiliki kandungan vitamin C dan anti oksidan yang tinggi sehingga bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu terong juga memiliki kandungan fosfor dan magnesium yang baik bagi tulang dan gigi ibu. Manfaat terong yang cukup penting adalah menurunkan tekanan darah tinggi yang jika tidak diatasi bisa menyebabkan preeklampsia (keracunan kehamilan) yang bisa berbahaya baik bagi ibu maupun bayi.

6. Tauge

Tauge adalah sayuran yang sudah lama dipercaya dapat meningkatkan kesuburan. Tapi setelah Anda hamil, sebaiknya jangan berhenti makan tauge, ya. Tauge juga mengandung zat yang bernama saponin. Zat ini berguna untuk mengurangi kolesterol jahat dengan tetap mempertahankan kadar kolesterol baik. Kadar kolesterol yang normal sangat penting untuk ibu hamil agar terhindar dari serangan jantung dan stroke. Tauge juga dipercaya dapat membuat kulit menjadi lembab sehingga iritasi kulit yang sering dialami ibu hamil bisa diminimalisir.

7. Kangkung

Kangkung ternyata mengandung asam folat yang cukup tinggi sehingga bermanfaat untuk perkembangan janin. Selain itu, kangkung juga mengandung vitamin C yang sangat berguna untuk penyerapan nutrisi. Mengkonsumsi kangkung juga bisa membuat ibu hamil terhindar dari masalah pencernaan. Seperti yang kita ketahui, banyak ibu hamil mengalami konstipasi. Nah, mengkonsumsi kangkung bisa menjadi salah satu solusinya. Namun Ibu tetap harus berhati-hati dalam mengkonsumsi sayuran ini. Kangkung dipercaya dapat membuat tubuh merasa lemas dan mengantuk, sehingga sebaiknya tidak dikonsumsi saat akan melakukan kegiatan di luar rumah.

8. Daun Pepaya

Daun pepaya mengandung banyak zat besi dan juga vitamin D. Zat besi berguna untuk mencegah anemia pada ibu sedangkan vitamin D bermanfaat untuk menunjang pertumbuhan tulang pada janin. Walaupun memiliki rasa yang cukup pahit, namun daun pepaya ternyata dapat meningkatkan nafsu makan, lho! Walaupun daun pepaya banyak manfaatnya, namun tidak disarankan bagi ibu hamil dengan hipertensi untuk mengkonsumsi daun ini. Hal ini disebabkan karena daun pepaya dapat meningkatkan tekanan darah.

9. Kacang Panjang

Bagi ibu yang khawatir akan mengalami kesulitan saat persalinan, banyak-banyaklah makan kacang panjang. Kacang panjang dipercaya dapat meminimalisir rasa nyeri saat melahirkan dan menghindarkan ibu dari komplikasi. Selain itu, di awal kehamilan, mengkonsumsi kacang panjang dapat mengurasi rasa mual. Sehingga bisa dikatakan inilah sayuran yang mungkin paling dicari oleh ibu yang sedang hamil muda maupun tua. Kacang panjang juga baik untuk mencegah osteoporosis dan mengendalikan kandungan gula dalam tubuh.

10. Buncis

Buncis baik dikonsumsi ibu hamil untuk melancarkan pencernaan. Seperti juga beberapa sayuran lain, buncis memiliki kandungan asam folat dan vitamin K yang tinggi sehingga berguna untuk pertumbuhan janin. Untuk mengurangi stress pada ibu hamil, buncis dapat sangat membantu. Hal ini disebabkan karena buncis memiliki kandungan hipoglikemik yang bisa membantu seseorang menjadi lebih tenang. Kandungan vitamin B6 dalam buncis juga penting untuk perkembangan otak janin.

Pada dasarnya semua sayuran baik dikonsumsi oleh ibu hamil, asal dalam porsi yang wajar. Jika Ibu termasuk tipe orang yang kurang suka makan sayur, hal itu bisa disiasati dengan membuat smoothies yang dicampur dengan yoghurt atau susu sesuai selera. Sebaiknya Ibu juga mengganti-ganti jenis sayuran yang dimakan agar semakin banyak jenis asupan nutrisi untuk si jabang bayi.