10 Fakta tentang Kehamilan 28 Minggu yang Harus Anda Ketahui

By |2018-11-07T22:10:06+00:00February 7th, 2017|Family|Comments Off on 10 Fakta tentang Kehamilan 28 Minggu yang Harus Anda Ketahui

Source: Vladimir Pustovit

Bila Anda sedang hamil 28 minggu, berarti Anda sudah berada di trimester terakhir kehamilan. Saat-saat ini pasti menyenangkan sekaligus menegangkan karena sudah mendekati kelahiran. Walaupun begitu Anda sebenarnya masih punya sedikit waktu untuk bersiap-siap menyambut si bayi. Anda pasti merasakan banyak perubahan dalam tubuh, tapi apa ya yang sebenarnya sedang terjadi ketika Anda hamil 28 minggu?

1. Bayi Mulai Sensitif terhadap Cahaya

Source: WilPrZ

Ketika usia kehamilan 26 minggu, kelopak mata bayi akan mulai terbuka. Sejak saat itu retinanya mulai berkembang. Di usia ke-28 minggu ini, ia semakin sensitif terhadap cahaya dan bereaksi terhadap sinar-sinar yang terang. Si bayi juga sudah bisa berkedip, lho. Perlu diketahui, berkedip adalah sebuah refleks yang penting saat ia sudah lahir nanti. Pada usia ini juga sudah terdeteksi rapid eye movement ketika bayi tidur sehingga itu berarti ia sudah bisa bermimpi. Mungkin saja ia bermimpi tentang Anda!

2. Ukuran dan ‘Keahlian’ lain Si Bayi

Source: Larisa-K

Saat usia 28 minggu bayi Anda seharusnya sudah tumbuh sebesar sebuah terong. Beratnya 1 kilogram dengan panjang 37,6 cm. Detak jantungnya yang tadinya sangat cepat sekarang melambat menjadi 140 kali per menit, dua kali lebih cepat daripada detak jantung Anda. Si kecil juga sudah bisa batuk, menghisap, cegukan dan yang paling penting: bernafas dengan lebih baik. Bayi juga sudah mulai turun ke bagian bawah panggul dan sudah dalam posisi siap dilahirkan (kepala di bawah). Bila bayi belum dalam posisi ini biasanya dokter akan meminta Anda untuk melakukan gerakan menungging di pagi hari setelah bangun tidur.

3. Perkembangan Otak dan Tubuh Bayi

Source: geralt

Seperti sudah dikatakan sebelumnya, si bayi sudah berukuran cukup besar. Bentuknya pun sudah benar-benar menyerupai bayi sempurna, namun tetap saja ukurannya masih terlalu kecil. Saat ini otaknya sedang berkembang dengan pesat. Bagian otak yang bernama thalamocortical complex sedang aktif-aktifnya. Bagian otak ini penting untuk membangun kesadaran nantinya dan merupakan fase yang penting dalam keseluruhan pertumbuhannya.

4. Bayi Tidur dan Bangun secara Teratur

Source: skitterphoto

Anda mungkin sudah merasakan bayi bergerak di dalam perut sebelum usia kehamilan 28 minggu. Namun pada usia kehamilan ini, Anda mulai bisa merasakan bahwa si bayi bergerak dan diam dalam siklus yang lebih tearatur. Biasanya ada jam-jam di mana ia diam cukup lama, itu artinya dia sedang tidur dan ketika dia bangun, Anda akan kembali merasakan gerakannya. Ada yang mengatakan bahwa siklus tidur bayi di dalam kandungan akan terbawa sampai bulan-bulan pertama hidupnya.

5. Stretchmark Pada Perut

Source: arutina

Seiring bertambah besar ukuran bayi, perut Anda juga pasti akan membesar. Peregangan kulit perut tentu saja terjadi. Hal inilah yang menyebabkan timbulnya stretchmark. Biasanya saat kulit mulai nampak retak, Anda juga akan merasakan gatal. Sebaiknya jangan digaruk karena konon akan menimbulkan bekas yang tidak Anda inginkan di kemudian hari. Jika rasa gatal sangat mengganggu dan retakan kulit sangat parah, konsultasikanlah ke dokter kandungan. Biasanya dokter akan meresepkan krim untuk meredakan gejala tersebut.

6. Tes Kesehatan Ulang

Source: DarkoStojanovic

Tergantung dari seberapa besar faktor resiko kehamilan Anda, dokter biasanya akan melakukan tes ulang pada minggu ini. Beberapa tes tersebut diambil untuk mengetahui secara lebih awal apabila Anda mengidap sebuah penyakit atau adanya gangguan pada pertumbuhan janin. Beberapa tes yang biasanya dilakukan adalah untuk HIV dan sifilis. Anda tidak perlu khawatir apabila memang selama ini Anda berupaya untuk hidup sehat. Mengetahui kelainan pada janin secara lebih dini juga akan lebih baik.

7. Rasa Menggelitik pada Kaki Anda

Source: breakingpics

Jangan kaget apabila Anda merasakan sensasi aneh pada kaki. Gejala yang Anda rasakan biasanya berupa keinginan untuk selalu menggerakkan kaki, kedutan dan ingin menendang. Hal ini wajar terjadi pada usia kehamilan 28 minggu. Rasa ini memang tidak nyaman karena membuat Ibu merasa ingin selalu bergerak dan tidak bisa beristirahat dengan tenang. Berolahragalah secara teratur di pagi dan siang hari agar rasa ini berkurang. Olah raga pada ibu hamil memang sangat disarankan. Selain untuk memperlancar kelahiran, olah raga juga bisa mencegah kaki bengkak.

8. Hidung Tersumbat dan Gusi Berdarah

Source: pixabay

Tingginya hormon estrogen dan progesteron menyebabkan aliran darah ke membran lendir di hidung meningkat. Hal tersebutlah yang menyebabkan hidung Anda rasanya penuh. Jika sudah benar-benar mengganggu sampai membuat susah tidur, siapkan selalu inhaler di samping Anda. Hormon yang tinggi juga bisa menyebabkan gusi bengkak dan berdarah. Hal itu menyebabkan Anda lebih rentan terhadap infeksi kuman di mulut. Ketika menggosok gigi, pastikan Anda juga menggosok lidah dan gusi dengan lembut untuk meminimalisir bertumpuknya kuman.

9. Timbulnya Chloasma

Source: Andreas160578

Jika Anda melihat bahwa kulit wajah semakin menggelap, maka artinya Anda mengalami Chloasma. Chloasma terjadi karena estrogen menstimulasi produksi melanin (disebut juga dengan hyperpigmentation). Bagian tubuh lain juga mungkin menggelap yaitu pada: areola, ketiak, leher, perut dan kaki. Kabar baiknya, kulit Anda akan kembali seperti semula setelah melahirkan atau selesai menyusui. Untuk mengurangi kadar chloasma ini, sebaiknya hindari paparan sinar matahari langsung dan gunakan krim wajah yang mengandung SPF (dengan saran dokter).

10. Mulailah Mengikuti Kursus Melahirkan

Source: dw-lifestylefotografie

Dengan semakin dekatnya saat-saat kelahiran, ada baiknya Anda dan suami mulai mengikuti kelas-kelas khusus yang biasanya tersedia di rumah sakit. Dalam kelas ini Anda akan belajar bagaimana cara mengatur nafas dan mengejan yang benar. Suami juga akan belajar bagaimana menghadapi Anda yang kemungkinan besar akan mengalami kesakitan pada saat melahirkan. Latihan seperti ini sangat penting agar proses kelahiran kelak menjadi lebih nyaman. Mengikuti kelas seperti ini juga akan menambah keintiman Anda dan suami.

Di minggu-minggu ini, Anda disarankan untuk beristirahat lebih banyak. Artinya kurangilah stress tapi tetap rajin bergerak. Rencanakanlah hal-hal yang menyenangkan bersama suami. Misalnya tentang bagaimana Anda berdua akan mendokumentasikan kelahiran si bayi. Baik juga untuk mulai menulis jurnal (bila belum) dan mencatat apa yang Anda rasakan di awal trimester ketiga ini. Pastikan juga tas untuk kebutuhan melahirkan nanti sudah siap. Selamat memulai trimester ketiga ya, Moms!