10 Fakta Seputar Kehamilan 37 Minggu

By |2018-11-07T05:27:15+00:00January 20th, 2017|Family|Comments Off on 10 Fakta Seputar Kehamilan 37 Minggu


Source: Ritinhacorain

Kehamilan 37 minggu merupakan masa-masa menjelang persalinan. Pada masa ini, tanda-tanda kehamilan akan terlihat cukup jelas. Perut semakin membesar, kondisi janin tampak lebih sempurna, dan biasanya ibu mulai merasakan kontraksi dan nyeri sekitar panggul. Nah, berikut ini beberapa fakta seputar kehamilan 37 minggu. Check itu out!

1, Berat Janin Melebihi 2,5 Kilogram


Source: dw-lifestylefotografie

Ketika memasuki usia kehamilan 37 minggu, biasanya bobot janin telah mencapai ukuran bayi normal yakni berkisar 2,8 hingga 3 kilogram. Dengan panjang sekitar 48-50 cm. Hal ini menunjukkan bahwa bayi siap dilahirkan ke dunia.

2. Rambut-Rambut Halus (Lanugo) Mulai Menghilang


Source: TaniaVdB

Lanugo merupakan rambut-rambut halus tak berpigmen yang menyelubungi tubuh bayi mulai dari kepala hingga kaki. Umumnya, lanugo akan muncul ketika usia kehamilan 20 minggu dan menghilang saat bulan ke-7 hingga ke-9 dengan diikuti hilangnya vernix caseosa  (cairan pelindung kulit).

Keberadaan lanugo ini berfungsi melindungi tubuh bayi dari cairan ketuban yang ada dalam rahim. Biasanya seorang bayi yang lahir premature (kurang dari 9 bulan) masih memiliki lanugo di sekujur tubuhnya.

3. Tumbuh Rambut di Kepala


Source: Jacobking85

Sebagian besar bayi dalam usia 37 minggu telah memiliki rambut di kepala mereka. Biasanya panjang rambut 3,5 cm. Meski demikian hal tersebut tidak bisa dijadikan acuan, sebab kondisi tiap bayi berbeda-beda. Ada yang berambut lebat, dan adapula bayi yang terlahir tanpa rambut sedikitpun.

4. Memiliki Antibodi


Source: Jakob Montrasio

Selain tumbuhnya rambut di kepala, pada minggu ke-37 tubuh bayi juga mulai mempunyai zat antibodi dari sang ibu yang disalurkan lewat tali pusarnya. Antibodi tersebut berguna untuk melindungi bayi dari infeksi kuman dan bakteri ketika ia telah dilahirkan ke dunia kelak.

5. Organ-Organ Berfungsi Dengan Baik


Source: Skitterphoto

Mengingat kehamilan 37 minggu sudah mendekati detik-detik persalinan, maka tak heran jika organ-organ bayi pada saat itu telah terbentuk sempurna dan berfungsi dengan baik. Otak bayi juga mulai memberikan respon terhadap rangsangan dari lingkungannya. Namun paru-paru masih belum terlalu matang. Biasanya bayi masih belajar membiasakan diri untuk bernafas.

6. Pergerakan Anggota Badan


Source: Godsgirl_Madi

Kemampuan janin di minggu-minggu terakhir kehamilan tentunya semakin meningkat. Bayi mulai belajar menggerakan kepala, mengerjapkan mata, menendang dengan kaki, menutup dan membuka telapak tangan. Di samping itu, bayi juga melakukan gerakan menghisap jempol sebagai permulaan latihan untuk menyusui payudara ibu.

7. Kepala Janin Menurun Ke Bawah Perut


Source: MedicalPrudens

Jika semula posisi banyi berada di perut bagian tengah, saat memasuki minggu ke-36 atau ke-37, bayi mulai menggeser kepalanya ke bagian bawah. Tepatnya ke dalam lubang panggul. Kondisi ini ditandai  dengan rasa nyeri dan keinginan buang air kecil yang tidak bisa dikontrol. Jika anda telah mengalami tanda-tanda tersebut, kemungkinan waktu persalinan telah dekat.

8. Kontraksi


Source: trestletech

Gejala umum yang dialami oleh setiap ibu hamil tua adalah terjadinya kontraksi, yang ditandai dengan perut terasa kram dan kencang dibagian pusar hingga ke area bawah. Umumnya, terdapat 2 jenis kontraksi yang dirasakan ibu hamil tua, diantaranya:

Kontraksi Palsu (Braxton-Hicks)

Kontraksi palsu atau dunia medis dikenal sebagai kontraksi Braxton Hick merupakan kontraksi yang dialami oleh ibu hamil sebagai akibat mengerasanya otot-otot rahim. Gejala ini tidak menimbulkan rasa sakit berlebihan. Waktunya juga tidak menentu, terkadang muncul lalu menghilang begitu saja. Umumnya kontraksi palsu mulai dirasakan saat usia kehamilan memasuki minggu ke-6.

Kontraksi Persalinan

Berbeda dengan kontraksi palsu, gejala kontraksi persalinan lebih menyakitkan. Perut terasa kram, bahkan melebihi rasa sakit ketika menstruasi. Di samping itu, ibu juga akan mengalami nyeri pada bagian perut dan punggung. Biasanya, durasi kontraksi terjadi sekitar 1 menit dengan jeda antar kontraksi yang teratur, yakni 1-2 jam. Kontraksi akan semakin kuat dan terasa hingga menjelang persalinan.

9. Perubahan Kondisi Sang Ibu


Source: Pedroserapio

Ketika memasuki kehamilan 37 minggu, sang ibu cenderung mengalami perubahan-perubahan pada fisiknya. Mulai dari perut yang semakin membesar, payudara membesar, keluarnya cairan kolostrum, serta munculnya stretch mark di sekitar payudara. Di samping itu, ibu juga mulai merasakan lelah berlebihan, nyeri, dan emosi tidak stabil.

10. Kemungkinan Kelahiran Bayi


Source: 2554813

Meskipun kebanyakan orang mengalami persalinan di minggu ke-38 hingga ke-40, namun ada juga beberapa wanita yang melahirkan ketika usia kehamilannya masih 37 minggu. Sebenarnya kondisi tersebut cukup normal, dan bukan golongan kelahiran bayi prematur. Sebab di minggu ke-37, janin telah berkembang sempurna sehingga bisa dikatakan minggu ini adalah waktu aman untuk melahirkan.

Itulah beberapa fakta seputar kehamilan 37 minggu. Di usia ini, wanita hamil sangat disarankan berhati-hati dalam menjaga kandungannya dengan cara tidak melakukan pekerjaan yang berat dan mencukupi asupan nutrisi bagi tubuh.

Semoga bermanfaat.