10 Fakta Pernikahan Beda Agama Yang Mungkin Belum Anda Ketahui

By |2018-11-07T02:58:41+00:00January 11th, 2017|Family|Comments Off on 10 Fakta Pernikahan Beda Agama Yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Source : Oleyssa

Menikah dan memiliki keluarga yang bahagia adalah impian setiap orang. Pernikahan biasanya dilakukan atas dasar cinta dan kasih sayang dan tak jarang cinta diantara dua orang insan yang berbeda keyakinan dapat berujung pula pada suatu pernikahan. Pernikahan yang dilakukan oleh mempelai yang berbeda agama dan keyakinan sering disebut dengan istilah pernikahan beda agama. Lalu apa sajakah fakta menarik yang mungkin belum kita ketahui mengenai pernikahan beda agama tersebut? Simak ulasannya berikut ini.

1. Semakin Banyak Dilakukan

Source : Blickpixels

Berdasarkan penelitian dan survey yang dilakukan dibeberapa negara termasuk di Amerika Serikat, jumlah pasangan beda agama yang menikah semakin banyak termasuk para muslim yang berasimilasi dengan masyarakat setempat atau sekitar 42% dari pernikahan yang ada dinegara tersebut. Jumlah pasangan beda agama yang menikah jumlahnya juga lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak menikah. Di Indonesia sendiri, pernikahan beda agama juga kerap dilakukan terutama mereka yang beragama muslim dengan non-muslim, disebabkan adanya keyakinan bahwa seorang pria muslim bisa menikahi wanita Kristen, atau yahudi meskipun masih ada pertentangan mengenai hal tersebut.

2. Rentan Perceraian

Source : Unsplash

Pernikahan beda agama dan kepercayaan biasanya akan menghasilkan rumah tangga yang kurang harmonis dan tidak lebih bahagia dibandingkan pasangan yang menikah dengan agama atau keyakinan yang sama. Sebagian besar pasangan yang menikah beda agama justru berpisah pada akhirnya dan hal tersebut dipicu oleh perbedaan diantara keduanya. Oleh sebab itu, sebelum menikah pasangan harus benar-benar mengerti bagaimana hubungan mereka akan berjalan agar tidak mengalami perceraian dikemudian hari.

3. Anak Lebih Mengikuti Agama Ibu

Source : Unsplash

Anak-anak yang lahir dalam keluarga pasangan beda agama biasanya akan cenderung mengikuti agama ibunya. Hal ini dikarenakan ibu adalah sosok penting yang mengajari, membacakan kitab suci, menyekolahkan dan mendidik anak-anaknya sesuai dengan ajaran agamanya. Selain itu ibu juga memiliki waktu yang lebih banyak dibandingkan ayah sehingga tidak heran jika anak lebih mengikuti ibunya meskipun tidak berarti tidak ada anak yang akan mengikuti agama ayahnya.

4. Toleransi Yang Tinggi

Source : Cherryholt

Pasangan yang menikah beda agama memiliki toleransi yang tinggi satu sama lain misalnya dalam hal merayakan hari raya. Anak-anak dalam pernikahan beda agama tersebut juga diajari untuk merayakan dua hari raya yang berbeda dan saling menghormati agama serta kepercayaan yang dianut oleh anggota keluarga lainnya. Tak jarang mereka bersama-sama menyiapkan hari raya meskipun hal tersebut sebenarnya tidak dianjurkan khususnya dalam ajaran agama islam.

5. Pengaruh Pasangan

Source : Olessya

Tidak jarang ditemukan beberapa pasangan yang awalnya menikah beda agama justru pada akhirnya memiliki satu agama dan keyakinan yang sama. Pengaruh yang kuat dari salah satu pasangan terkadang membawa perubahan pada pasangan lainnya. Selama hidup bersama, keduanya akan saling mengamati praktek agama masing-masing dan jika merasa bahwa ajaran agama yang dianut pasangannya adalah agama yang benar dan didasari rasa cinta yang kuat, bisa saja salah satu diantara keduanya masuk agama dan kepercayaan pasangannya.

6. Pengaruh Usia

Source : Printerzug

Penelitian yang dilakukan oleh Naomi Riley, seorang kepala editor Wall Street Journal pada bulan Juli 2010 menyimpulkan bahwa kebanyakan pasangan yang menikah beda agama adalah mereka yang sudah tidak muda lagi atau intinya, semakin tua seseorang kemungkinan menikah beda agama juga semakin besar. Sebanyak 67% pasangan yang menikah beda agama berada direntang usia 36 hingga 45 tahun. Hal ini bisa disebabkan karena mereka yang tidak lagi muda cenderung memiliki kemandirian dan kemapanan dalam menetukan pilihan sehingga tidak lagi diatur oleh orangtua atau keluarganya.

7. Perbedaan Hukum Negara

Source : Stevepb

Beberapa negara seperti Indonesia tidak memberlakukan pernikahan beda agama dan apabila pasangan beda agama ingin menikah, hal tersebut tidak bisa dilakukan oleh kantor pencatatan sipil atau KUA dikarenakan tidak sesuai dengan Pasal 2 ayat (1) UU No. 1 tahun 1974. Oleh sebab itu, pasangan beda agama yang ingin menikah biasanya akan melakukan proses pernikahan diluar negeri seperti Singapura dan Australia dan catatan yang diambil dinegara tersebut kemudian baru bisa disimpan sebagai arsip atau dokumen nikah saat kembali ke Indonesia.

8. Resiko Menimbulkan Konflik Dan Rasa Bersalah

Source : Wokandapix

Seseorang yang menikah dengan orang yang tidak sama agama dan kepercayaannya biasanya akan mendapatkan pertentangan dari keluarganya. Hal ini cenderung menimbulkan konflik dan membuat hubungan keluarga terutama anak dan orangtuanya menjadi renggang. Tidak hanya itu, jika pernikahan tetap dilaksanakan tanpa ijin atau restu orangtua maka akan menimbulkan rasa bersalah pada individu tersebut dikemudian hari terutama apabila pernikahan berakhir dengan perceraian.

9. Negara Pilihan Untuk Menikah

Source : Akenarinc

Tidak semua negara mendukung pernikahan beda agama termasuk negara-negara islam dan juga di Indonesia. Karena terbentur masalah pasal yang mengatur pernikahan dan berdasarkan pasal tersebut seseorang hanya dapat melakukan pernikahan dengan agama yang sama. Oleh karena itu beberapa negara menjadi pilihan untuk menikah seperti Singapura. Di negara tetangga ini baik pernikahan beda agama atau beda kewarganegaraan dapat dilakukan dengan sangat mudah tanpa perlu repot mengurus berbagai macam dokumen. Sementara itu, jika ingin menikah beda agama jangan memilih negara India karena di negara ini pernikahan beda agama sangat sulit dilakukan dengan prosedur yang berbelit-belit.

10. Ditentang Beberapa Pihak

Source : Pexels 

Tidak hanya rentan mengalami konflik, pernikahan beda agama juga ditentang oleh beberapa pihak seperti halnya MUI atau Majelis Ulama Indonesia. Dengan melihat kenyataan dan berpedoman pada kitab suci Alqur’an umat muslim, MUI bahkan sampai mengeluarkan fatwa bahwa haram hukumnya pria maupun wanita muslim menikah dengan pasangan yang berbeda agama.

Demikian beberapa fakta mengenai pernikahan beda agama yang bisa diketahui dan jika Anda berniat melakukannya, sebaiknya pertimbangkan dengan matang dan pikirkan juga cara untuk mengatasi masalah yang bisa muncul dikemudian hari.

“Always keep your faith, Buddy”