10 Alasan Mengunjungi Wisata Unik Muncak Tirtayasa

By |2018-11-07T02:05:50+00:00March 2nd, 2017|Trip and Travel|Comments Off on 10 Alasan Mengunjungi Wisata Unik Muncak Tirtayasa


Source: Der_Typ_Von_Nebenan

Kota Bandar Lampung ternyata banyak menyimpan potensi-potensi wisata unik yang masih asri dan luar biasa indah. Teropong laut Muncak Tirtayasa adalah salah satunya. Di balik rimbunnya kebun-kebun coklat milik warga, ternyata tersembunyi viewing platform yang lucu-lucu langsung menghadap ke Teluk Lampung. Mau tahu apa saja keistimewaan tempat ini? Berikut 10 alasan mengapa kamu harus segera berkunjung ke Muncak Tirtayasa.

1. Akses Mudah

Desa Muncak Tirtayasa terletak di Kabupaten Pesawaran yang bisa ditempuh sekitar 30-40 menit dari pusat kota Bandar Lampung. Untuk kondisi jalan bisa dibilang cukup layak untuk dilalui, walau beberapa penggal masih perlu perbaikan. Sesampainya di desa Muncak, pengunjung tidak perlu khawatir bakal tersesat, karena oleh pengelolanya sudah diberi banner petunjuk jalan yang besar di sekeliling desa.

2. Murah Meriah


Source: Farhan Perdana

Tiket masuk ke Muncak Tirtayasa tergolong sangat murah, hanya Rp.5.000 rupiah per orang. Dengan membayar tiket tersebut pengunjung sudah bisa puas menikmati semua viewing platform yang ada. Pengelola memastikan tidak ada biaya tambahan atau pungutan liar macam-macam di tempat wisata, selain untuk parkir dan membeli keperluan pribadi.

3. Pemandangan Tak Terlupakan

Dengan lokasi yang pas menghadap Teluk Lampung, pengunjung akan disajikan pemandangan yang lapang tanpa batas sampai ke lautan. Karena itulah, tempat ini juga disebut teropong laut. Penggemar fotografi pasti terpuaskan oleh objek-objek cantik dari alam sekitar dan landscape kota Bandar Lampung yang mengaggumkan. Bagi penggemar selfie, latar belakang super hits banyak bertaburan di sini. Beberapa rumah pohon juga telah dibangun untuk memudahkan melihat-lihat dan pastinya bakal menjadi foto-foto keren dan Instagenik.

4. Menikmati Kerlip Lampu Kota

View this post on Instagram

(New Day=New Hair) 👉 Udah tau rasanya Kalah dari sosok Tampan , Ditinggalin karena datang seseorang yang lebih Baik, Dilupain karena hadir orang yang lebih Asik dan Menyenangkan.. Terima Kasih udah datang lalu pergi, jodoh siapa yang tau, dari situ tau rasanya kalah dan suatu saat nanti saat menemukan seseorang yang mau menjalani hubungan dan menemani mendaki hingga puncak ketika hadir sosok cantik jelita, baik, atau asik dan menyenangkan.. ☝tidak akan berpaling pergi karna tau rasanya Kalah. ☝percaya waktu akan menumbuhkan rambut pada kepala yang pelontos dari situ juga, ☝percaya waktu akan menyembuhkan hati yang keropos.. #sepihatiini #jodohpastibertemu #salamjomblo #kalakkaro #zonaimpal #like4like #likeforlike #himaperdata #mahasiswaakhirsemester #lampunginsta #muncaktirtayasa

A post shared by Ridho Ginting (@ridho_gintingm) on

Apabila berkunjung ke Muncak Tirtayasa di malam hari, maka pengunjung bisa melihat kerlap kerlip lampu kota dan hingar bingar pelabuhan di bawah sana. Ditemani dengan nyanyian serangga, langit cerah dan kerlipan lampu, tentu akan membuat perasaan ikut tenang dan damai. Apalagi jika pergi bersama orang tersayang, tentunya membuat suasana kencan semakin romantis

5. Udara Segar di Alam Hijau


Source: Hans

Lingkungan alam Desa Muncak masih alami dan bebas polusi. Cocok sekali untuk mengistirahatkan jiwa dan raga dari bising dan polusi di perkotaan. Alamnya juga masih hijau, indah dan terawat, membuat liburan ke sini semakin menyehatkan dan menyenangkan. Disekitar zona wisata juga cukup teduh dan masih banyak dihuni pohon-pohon rindang.

6. Lingkungan Bersih

Pengelola Teropong Laut sangat memperhatikan kebersihan zona wisata. Rumah-rumah pohon di cat natural dan apik. Jalan-jalan dan area pesanggrahan juga tidak ada sampah berserakan. Hal ini juga harus diingat oleh para pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan, apalagi mencorat-coret zona wisata Muncak Tirtayasa

7. Dikelola dengan Baik

Tak hanya masalah kebersihan, pengelola juga berupaya menjaga keselamatan pengunjung. Rumah-rumah pohon di bangun dengan kuat dan diberi pagar pengaman. Tertulis juga batas maksimum pengunjung yang bisa naik di satu rumah pohon. Tentu saja, apabila sedang ramai, maka harus rela bergantian dan mengantri untuk berfoto ria. Pengelola sudah menghimbau agar setiap sesi berdurasi 10 menit, yang semoga saja selalu dijalankan dengan kesadaran diri oleh pengunjung.

8. Terus Dikembangkan

Awal dibuka, teropong laut muncak Tirtayasa hanya mempunyai 2 rumah pohon sederhana. Namun sekarang sudah dibangun beberapa rumah pohon dan spot-spot foto lainya. Platform-plarform tersebut dibentuk beragam dan di cat warna-warni. Pengelola juga mengusahakan membangun spot-spot baru dari bahan yang lebih kuat serta menambah fasilitas demi kenyamanan pengunjung.

9. Fasilitas Lengkap


Source: Omelli

Apabila sudah puas berfoto tetapi masih ingin bersantai-santai disana, Muncak tirtayasa menyediakan tempat-tempat duduk  dari kayu yang cantik untuk beristirahat. Kafe-kafe juga sudah mulai dibangun yang menjual berbagai penganan ringan seperti gorengan, mie instant dan minuman. Pengunjung bisa menyantapnya sambil lesehan di pondokan kayu kecil di sekeliling zona wisata. Selain itu toilet, tempat wudhu dan mushola juga sudah dibangun tidak jauh dari pondokan.

10. Menyulam Kenangan

View this post on Instagram

#muncaktirtayasa#lampung#lampungyay

A post shared by IRUNKAMSUL (@mat.kir) on

Karena pemandangannya yang sangat mempesona dengan spot-spot foto kekinian yang asyik, teropong laut Muncak Tirtayasa akan menjadi tempat yang tepat untuk berbagi kenangan. Berbagi wefie konyol dengan teman terdekat atau mengabadikan matahari senja di jembatan cinta bersama kekasih pastinya bakal jadi kenangan yang berharga. Setiap kunjungan ke Muncak bersama orang tersayang akan menjadi momen-momen yang tak terlupakan. Apalagi foto-fotomu pasti sangat mengesankan dilatari pesona alam Teluk Lampung.

Nah, tunggu apalagi? Segera ajak orang-orang terdekatmu untuk mengunjungi wisata alam unik dan cantik Muncak Tirtayasa!